BERITA TERKINI, DUNIA DALAM BERITA, SEPUTAR INFORMASI TERPECAYA

Cara Cari Uang Gampang Dan Halal

Mengurangi Stres Keuangan Masalah keuangan adalah salah satu penyebab utama stres dalam kehidupan. Pemahaman keuangan yang baik memungkinkan Anda menghindari masalah keuangan yang tidak perlu, mengurangi stres, dan meningkatkan kualitas hidup Anda.

Friday, 26 December 2025

Foto Italia Dikaitkan dengan RK dan AK, Kolom Komentar Instagram Mendadak Ditutup

Isu RK dan AK Ramai Dibahas: Foto Italia hingga Kolom Komentar Instagram Ditutup

Isu yang melibatkan inisial RK dan AK kembali menjadi sorotan publik. Perbincangan ini ramai di media sosial setelah beredarnya foto yang dikaitkan dengan keduanya serta keputusan AK menutup kolom komentar di akun Instagram pribadinya. Meski demikian, hingga kini isu tersebut masih berada pada ranah dugaan dan belum disertai bukti yang terverifikasi secara resmi.

 


Awal Mula Isu Beredar

Isu RK dan AK bermula dari unggahan sejumlah akun gosip yang menampilkan foto seorang pria dan wanita yang disebut-sebut berada di Italia. Foto tersebut kemudian dikaitkan oleh warganet dengan sosok RK dan artis berinisial AK. Unggahan ini dengan cepat menyebar dan memicu berbagai spekulasi di kolom komentar.

Sejumlah media melakukan penelusuran dan menyebutkan bahwa foto yang beredar bukanlah foto terbaru. Foto tersebut diketahui merupakan unggahan lama yang sebelumnya pernah muncul di media sosial. Hingga saat ini, tidak ada bukti visual yang secara jelas dan resmi mengonfirmasi bahwa foto tersebut menampilkan RK dan AK bersama.

Kolom Komentar Instagram Ditutup

Di tengah ramainya spekulasi publik, perhatian juga tertuju pada langkah AK yang menutup kolom komentar di akun Instagram miliknya. Penutupan ini memicu beragam tafsir dari netizen, mulai dari dugaan tertentu hingga anggapan bahwa hal tersebut merupakan bentuk klarifikasi tidak langsung.

Namun, sejumlah pengamat media sosial menilai bahwa penutupan kolom komentar merupakan langkah yang wajar bagi figur publik untuk menghindari komentar negatif, ujaran kebencian, serta spekulasi yang berlebihan. Langkah ini tidak dapat dijadikan bukti atas kebenaran isu yang beredar.

Bantahan dan Klarifikasi

Dalam beberapa pemberitaan, pihak AK telah menyampaikan bantahan terkait isu yang mengaitkan dirinya dengan dugaan perselingkuhan. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak RK maupun AK yang membenarkan adanya hubungan khusus seperti yang dituduhkan oleh warganet.

Kesimpulan

Berdasarkan rangkuman informasi dari berbagai sumber, isu RK dan AK masih sebatas dugaan yang berkembang di media sosial. Foto yang diklaim sebagai bukti belum terverifikasi, sementara penutupan kolom komentar Instagram tidak dapat dijadikan dasar kesimpulan atas isu tersebut.

Masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi viral dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan tanpa adanya klarifikasi resmi dari pihak terkait.

Sumber:

  • Popbela
  • Medcom.id
  • Sewaktu.com
  • Pikiran Rakyat
  • BeritaSatu
  • Okezone
Share:

IndiGo Batalkan 67 Penerbangan, Cuaca Buruk dan Kendala Operasional Jadi Penyebab

IndiGo Batalkan 67 Penerbangan, Cuaca Buruk dan Kendala Operasional Jadi Penyebab

Meta Deskripsi: Maskapai IndiGo membatalkan 67 penerbangan akibat cuaca buruk dan masalah operasional. Pembatalan terjadi saat IndiGo masih berada di bawah pengawasan DGCA India.

 


Ilustrasi: Gangguan penerbangan akibat cuaca ekstrem. Watermark: BLOGGER ORANG DESA

Maskapai penerbangan terbesar di India, IndiGo, pada Kamis (25/12/2025) membatalkan sebanyak 67 penerbangan. Dari jumlah tersebut, 63 penerbangan dibatalkan akibat perkiraan cuaca buruk, sementara 4 penerbangan lainnya karena kendala operasional.

Pembatalan penerbangan ini berdampak pada sejumlah bandara, termasuk Agartala, Chandigarh, Dehradun, Varanasi, dan Bengaluru. Cuaca ekstrem berupa kabut tebal menjadi tantangan utama dalam operasional penerbangan selama musim dingin.

Masih Dalam Pengawasan DGCA

Kondisi ini terjadi saat IndiGo masih berada di bawah pemantauan Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil India (DGCA) menyusul gangguan besar yang terjadi pada awal Desember lalu.

DGCA telah menetapkan periode musim kabut musim dingin yang berlangsung dari 10 Desember hingga 10 Februari. Dalam periode ini, maskapai diwajibkan menggunakan pilot dengan pelatihan khusus serta pesawat yang dilengkapi teknologi CAT-IIIB, yang memungkinkan pendaratan aman meskipun jarak pandang sangat rendah.

Jumlah Penerbangan Dikurangi

Saat ini, IndiGo juga mengoperasikan jumlah penerbangan yang lebih sedikit dari rencana awal. Maskapai tersebut awalnya dijadwalkan mengoperasikan 2.144 penerbangan domestik per hari. Namun, setelah pembatalan massal sekitar 1.600 penerbangan dalam satu hari, pemerintah memangkas jadwal operasional sebesar 10 persen.

Dengan kebijakan tersebut, IndiGo kini hanya diperbolehkan mengoperasikan sekitar 1.930 penerbangan domestik per hari.

Investigasi Masih Berlangsung

DGCA telah membentuk tim investigasi beranggotakan empat orang untuk menelusuri penyebab gangguan operasional yang terjadi. Tim ini telah memanggil dan meminta keterangan dari CEO IndiGo Pieter Elbers serta Chief Operating Officer Isidre Porqueras.

Laporan hasil investigasi tersebut dijadwalkan dirilis dalam waktu dekat dan akan menjadi dasar penentuan langkah lanjutan regulator terhadap maskapai.

IndiGo Klaim Kondisi Mulai Membaik

Melalui akun resminya di platform X, IndiGo menyatakan bahwa sejumlah keterlambatan penerbangan di Bengaluru disebabkan oleh kabut tebal dan jarak pandang rendah. Maskapai juga mengklaim bahwa kondisi operasional kini berangsur stabil setelah gangguan besar pada periode 1–9 Desember.

Manajemen IndiGo menyebut bahwa fase terburuk telah dilewati, meskipun pemantauan ketat terhadap operasional penerbangan masih terus dilakukan.

Share:

Thursday, 25 December 2025

Perbandingan QRIS Indonesia vs DuitNow QR Malaysia

QRIS Indonesia vs DuitNow Malaysia: Fakta Data Transaksi Global dan Realita di Eropa

Pembayaran digital berbasis QR semakin menjadi tulang punggung transaksi ritel di berbagai negara. Di Asia Tenggara, dua sistem yang paling sering dibandingkan adalah QRIS (Indonesia) dan DuitNow QR (Malaysia). Artikel ini membahas fakta data transaksi, konteks penggunaan di Eropa, serta perbandingan keduanya secara objektif dan berbasis data.

 


QRIS di Eropa: Bisa Digunakan, Tapi Bukan Sistem Resmi

Di beberapa negara Eropa seperti Jerman dan Belanda, wisatawan Indonesia kadang dapat menggunakan QRIS di toko tertentu, terutama milik pedagang Asia. Namun hal ini terjadi melalui payment gateway internasional, bukan karena QRIS diadopsi secara resmi oleh bank atau regulator Eropa.

Artinya, transaksi tersebut bersifat legal secara komersial melalui pihak ketiga, tetapi bukan sistem pembayaran nasional Eropa.

QRIS Indonesia: Skala Transaksi Sangat Besar

QRIS telah menjadi sistem pembayaran QR nasional Indonesia dengan pertumbuhan sangat pesat. Hingga pertengahan 2025, nilai transaksi QRIS telah mencapai sekitar Rp317 triliun dengan volume sekitar 6,1 miliar transaksi.

Besarnya angka ini didorong oleh jumlah penduduk Indonesia, adopsi UMKM, biaya transaksi rendah, serta kemudahan penggunaan bagi masyarakat.

DuitNow QR Malaysia: Dominasi Nasional

Malaysia memiliki sistem pembayaran QR nasional bernama DuitNow QR. Sistem ini sangat dominan di dalam negeri dengan lebih dari 2,6 juta merchant dan nilai transaksi QR domestik sekitar RM31,1 miliar per tahun.

DuitNow unggul dalam penetrasi nasional, integrasi antar bank, serta keterhubungan dengan berbagai dompet digital dan jaringan internasional.

QRIS vs DuitNow: Mana Lebih Besar Secara Global?

Jika dibandingkan secara global berdasarkan nilai dan volume transaksi domestik:

  • QRIS unggul dari sisi nilai dan volume transaksi karena skala ekonomi Indonesia yang jauh lebih besar.
  • DuitNow unggul dalam penetrasi nasional Malaysia dan efisiensi sistem di negara tersebut.

Di Malaysia sendiri, QRIS terasa dominan di area wisata karena banyak digunakan oleh wisatawan Indonesia. Namun secara nasional, DuitNow tetap menjadi sistem utama.

Kesimpulan

QRIS dan DuitNow bukan pesaing langsung yang saling menyingkirkan. Keduanya adalah sistem nasional yang saling terhubung dalam ekosistem pembayaran digital ASEAN. QRIS unggul dalam skala transaksi, sementara DuitNow unggul dalam penetrasi nasional Malaysia.

Klaim bahwa QRIS menguasai Malaysia atau Eropa secara nasional adalah tidak tepat. Namun fakta bahwa QRIS digunakan lintas negara merupakan pencapaian besar bagi sistem pembayaran Indonesia.

Sumber Referensi

Bank Indonesia – Data QRIS
Antara News – QRIS lintas negara
Bernama – DuitNow QR Malaysia
FintechNews Malaysia – QR Adoption

Share:

Blog Archive

Popular Posts