BERITA TERKINI, DUNIA DALAM BERITA, SEPUTAR INFORMASI TERPECAYA

Thursday 5 May 2022

Wisata Kebon Jatidipala Keindahan Hutan Jati Karawang Utara

 

Kebon Jatidipala Teak Forest Tourism Destination Karawang /Karawangpost/AdeWahyu/

Ketika pikiran ditekan karena faktor eksternal, ide bisa muncul. Ade Wahyu, pendiri Kebon Jatidipala, juga merasakan hal yang sama di Kabupaten Karawang. Siapa sangka akan disulap dari hutan jati menjadi destinasi wisata populer baru di Karawang.

Pada 15 Juli 2020, Bupati Karawang meresmikan Wisata Kebon Jatidipala. Terletak di Desa Sumberjaya, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, di Dusun Belendung-3. Meski masih muda, keberadaan destinasi ini disambut antusias oleh masyarakat Karawang.

Ade Wahyu ditantang untuk mengubah Kebon Jatidipala, perkebunan pohon jati seluas 1,2 hektar, menjadi lahan dengan potensi nilai lebih besar karena kondisinya yang tidak terawat.

Tak butuh waktu lama kawasan ini disulap menjadi ruang terbuka hijau dengan puluhan spot selfie, wahana permainan anak, dan warung makan.

Selanjutnya, pihak pengelola menyediakan berbagai cinderamata bagi pengunjung. Tak heran jika kawasan ini populer di kalangan keluarga.

Kesejukan lingkungan, serta udara yang bersih menjadi dua hal yang paling menarik dan berkesan dari lokasi ini. Jika suasana di kawasan pegunungan bisa dibandingkan.

Tak hanya itu, lokasi ini memiliki suasana khas pedesaan yang membuat pengunjung rindu kampung halaman.

“Ide awal membuat tempat wisata yang juga merupakan unit usaha BUMDes Suburjaya ini berawal dari kepedulian saya terhadap situasi lingkungan yang dikenal sebagai kawasan zona merah dari segi keamanan,” kata Ade Wahyu yang juga Direktur BUMDes Suburjaya, dalam wawancara dengan matasapari pada Rabu, 17 Februari 2021.

Ia melanjutkan, Kebon Jatidipala berharap dapat mempengaruhi perkembangan mental dan karakter generasi muda tanah air. Harapannya, desa yang dulunya dikenal rawan kejahatan ini mampu mengubah citranya menjadi lebih baik.

Berapa biaya masuknya?

Destinasi ini memiliki harga tiket yang sangat rendah; anda hanya perlu membayar Rp. 5000,-/orang untuk masuk. Parkir untuk kendaraan roda dua adalah Rp. 3.000,- dan parkir untuk kendaraan roda empat sebesar Rp. 10.000,-. Itu wajar untuk tujuan dengan berbagai atraksi dan fasilitas.

Ia juga menyampaikan bahwa Kebon Jatidipala saat ini sedang mengembangkan beberapa kawasan untuk dijadikan wahana baru bagi pengunjung. “Saat ini kami sedang mengerjakan salah satu wahana baru yaitu mural corner atau pojok gambar,” jelasnya.

Dijelaskannya, konsep pembangunan terkelola akan semakin meluas dan melibatkan lebih banyak orang, sehingga masyarakat menjadi berdaya secara ekonomi.

"Tidak kurang dari 90 warga desa terlibat, tidak hanya sebagai pekerja, tetapi juga sebagai eksperimen di bidang yang mereka sukai dan kuasai." “Saya sangat senang karena bisa membantu dan berhasil memberikan lapangan pekerjaan bagi penduduk desa tanpa harus pergi ke kota untuk mencari pekerjaan,” pungkasnya. ***

Share:

0 comments:

Post a Comment

Blog Archive