BERITA TERKINI, DUNIA DALAM BERITA, SEPUTAR INFORMASI TERPECAYA

Cara Cari Uang Gampang Dan Halal

Mengurangi Stres Keuangan Masalah keuangan adalah salah satu penyebab utama stres dalam kehidupan. Pemahaman keuangan yang baik memungkinkan Anda menghindari masalah keuangan yang tidak perlu, mengurangi stres, dan meningkatkan kualitas hidup Anda.

Wednesday, 7 January 2026

Presiden Prabowo Tiba di Cilebar Karawang, Gunakan Kendaraan Maung dan Disambut Ribuan Warga

KARAWANG – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, pada siang hari ini. Kedatangan Presiden dilakukan menggunakan helikopter yang mendarat di lokasi khusus dengan pengamanan ketat dari aparat keamanan.

 

Presiden Prabowo tiba di Cilebar Karawang
ig @info_karawang

Sejak pagi, ribuan warga telah memadati area sekitar lokasi pendaratan untuk menyaksikan langsung kehadiran orang nomor satu di Indonesia tersebut. Antusiasme masyarakat terlihat jelas saat Presiden Prabowo turun dari helikopter dan menyapa warga.

Usai mendarat, Presiden Prabowo melanjutkan perjalanan menuju lokasi kegiatan utama dengan menggunakan kendaraan taktis Maung, mobil buatan dalam negeri yang kerap digunakan dalam agenda kenegaraan. Dengan mengenakan pakaian lapangan, Presiden tampak menyapa warga di sepanjang jalur yang dilintasi.

Sorak sorai warga mengiringi iring-iringan Presiden. Banyak masyarakat mengabadikan momen tersebut menggunakan ponsel, menjadikan kedatangan Presiden Prabowo di Cilebar sebagai peristiwa bersejarah bagi warga setempat.

Dalam rombongan Presiden Prabowo Subianto turut hadir Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Kehadirannya juga mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang sejak pagi menantikan kedatangan Presiden.

Kunjungan Presiden Prabowo ke Cilebar, Karawang, ini menjadi momentum penting dan menunjukkan kedekatan pemimpin negara dengan masyarakat di daerah.

Share:

Tuesday, 6 January 2026

>Kronologi Istri Bos Paksa Karyawati Berhubungan Badan dengan Suaminya di Makassar

Kronologi Istri Bos Paksa Karyawati Berhubungan Badan dengan Suaminya di Makassar

 

Ilustrasi kasus kekerasan seksual Makassar
SCRENSOOT YT Tribunnews

 

Kasus kekerasan seksual kembali mengguncang publik. Kali ini menimpa seorang karyawati rumah makan nasi kuning di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Korban berinisial K (22) diduga dipaksa melakukan hubungan badan dengan majikannya sendiri, atas perintah dan paksaan sang istri majikan.

Pelaku diketahui merupakan pasangan suami istri, yakni SK (24) dan istrinya SM (39). Keduanya kini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Makassar.

Berawal dari Rasa Cemburu

Kasus ini bermula dari kecurigaan SM yang menuduh suaminya memiliki hubungan dengan K, karyawati yang baru bekerja sekitar tiga bulan di warung nasi kuning milik mereka. Karena kecurigaan itu, SM kemudian memaksa K dan suaminya masuk ke dalam kamar.

Di dalam kamar tersebut, K diinterogasi dan dipaksa mengakui dugaan perselingkuhan yang dituduhkan kepadanya. Meski korban membantah, kekerasan justru terjadi.

Disiksa hingga Dipaksa Berhubungan Badan

Korban mengaku mengalami penyiksaan fisik, mulai dari dipukul hingga ditendang. Dalam kondisi tertekan dan ketakutan, K dipaksa melakukan hubungan badan dengan SK, sang majikan laki-laki.

Korban sempat melawan dan menolak, namun kekerasan terus berlanjut hingga akhirnya aksi asusila itu terjadi secara paksa.

Yang lebih kejam, SM merekam kejadian tersebut. Rekaman pertama dilakukan secara diam-diam dengan ponsel yang disembunyikan di lemari, sementara rekaman kedua dilakukan secara terang-terangan.

Video Dijadikan Alat Pemerasan

Motif perekaman awalnya disebut untuk membuktikan dugaan perselingkuhan. Namun fakta lain terungkap, video tersebut dijadikan alat ancaman.

Korban diancam akan disebarkan video asusilanya jika tidak mau bekerja selama 15 tahun tanpa digaji. Ini menjadi bentuk pemerasan berat yang membuat korban semakin tertekan dan trauma.

Jam Kerja Panjang, Upah Tak Manusiawi

Selama bekerja, K harus menjalani jam kerja ekstrem, dari pukul 19.00 malam hingga 12.00 siang, namun hanya menerima upah Rp60.000 per hari. Selain itu, korban juga sempat disekap beberapa jam di rumah majikannya.

Korban membantah memiliki hubungan pacaran dengan SK. Ia mengakui sempat terjadi kontak fisik berupa ciuman, namun itu terjadi karena relasi kuasa antara bos dan pekerja, bukan atas dasar suka sama suka.

Korban Berhasil Kabur dan Melapor

Beruntung, korban akhirnya berhasil melarikan diri dan menghubungi keluarganya untuk dijemput. Didampingi Sekretaris Yayasan Pemerhati Masalah Perempuan (YPMP), Alita Karen, korban melapor ke SPKT Polrestabes Makassar pada Sabtu, 3 Januari 2026.

Pelaku Ditangkap, Dijerat UU TPKS

Kepolisian memastikan kedua pelaku telah ditangkap dan tidak memiliki gangguan kejiwaan. Barang bukti utama dalam kasus ini adalah rekaman video yang dibuat oleh pelaku.

Pasangan suami istri tersebut dijerat Pasal 6 huruf B dan C juncto Pasal 14 ayat (1) huruf A dan ayat (2) UU Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.

Ancaman hukuman maksimal:

  • Penjara hingga 12 tahun
  • Denda hingga Rp300 juta

Penutup

Kasus ini menjadi pengingat keras bahwa kekerasan seksual bisa terjadi karena penyalahgunaan kekuasaan, terutama terhadap pekerja rentan. Korban bukan hanya mengalami pemerkosaan, tetapi juga penyiksaan, penyekapan, dan pemerasan yang meninggalkan trauma mendalam.

Semoga proses hukum berjalan adil dan korban mendapatkan perlindungan serta pemulihan yang layak.

Share:

Friday, 2 January 2026

Man City Tertahan Sunderland, Arsenal Makin Jauh di Puncak Liga Inggris

Man City Tertahan, Arsenal Kian Menjauh di Puncak Klasemen

 


Manchester City kembali kehilangan momentum penting dalam persaingan gelar Liga Inggris. Bertandang ke Stadium of Light, The Citizens gagal memecah kebuntuan setelah ditahan imbang Sunderland dengan skor 0-0, Jumat (2/1/2026) dini hari WIB.

Hasil ini terasa menyakitkan bagi pasukan Pep Guardiola karena di saat bersamaan Arsenal terus melaju di puncak klasemen. Tambahan satu poin membuat City kini tertahan di posisi kedua dengan koleksi 41 poin, tertinggal empat angka dari The Gunners.

Sejak babak pertama, laga berjalan tidak mudah bagi Man City. Dominasi penguasaan bola tak selalu berbanding lurus dengan kontrol permainan. Sunderland justru beberapa kali mengancam lewat serangan balik cepat dan permainan direct.

City sempat membuka harapan ketika Bernardo Silva mencetak gol di babak pertama, namun wasit menganulirnya karena posisi offside. Tekanan meningkat di babak kedua, tetapi penyelesaian akhir menjadi masalah utama.

Beberapa peluang emas gagal dimaksimalkan. Savinho melepaskan tembakan yang melambung di depan gawang, sementara sundulan bebas Josko Gvardiol justru mengarah tepat ke pelukan kiper Sunderland. Bahkan satu peluang City hanya berujung membentur tiang.

Analisis Singkat

Hasil imbang ini kembali menegaskan satu masalah klasik Man City musim ini: efektivitas di sepertiga akhir lapangan. Meski unggul dalam jumlah peluang dan penguasaan bola, City kerap kesulitan menembus pertahanan tim yang bermain rapat dan disiplin.

Di sisi lain, Sunderland layak mendapat kredit. Keberanian mereka bermain tanpa rasa takut, dikombinasikan dengan transisi cepat, membuat City kesulitan menemukan ritme. Strategi ini terbukti efektif meredam lini serang tim juara bertahan.

Bagi Man City, jarak empat poin dengan Arsenal memang belum menentukan segalanya. Namun jika kegagalan memaksimalkan peluang terus berulang, tekanan akan semakin besar seiring padatnya jadwal dan konsistensi rival di puncak klasemen.

Pep Guardiola dan timnya kini dituntut untuk segera menemukan solusi, terutama dalam urusan finishing, jika tidak ingin peluang mempertahankan gelar semakin menjauh.

Share:

Disclaimer

Disclaimer
Ketentuan Penggunaan Konten di kedungmundukrw.blogspot.com

Popular Posts