BERITA TERKINI, DUNIA DALAM BERITA, SEPUTAR INFORMASI TERPECAYA

Cara Cari Uang Gampang Dan Halal

Mengurangi Stres Keuangan Masalah keuangan adalah salah satu penyebab utama stres dalam kehidupan. Pemahaman keuangan yang baik memungkinkan Anda menghindari masalah keuangan yang tidak perlu, mengurangi stres, dan meningkatkan kualitas hidup Anda.

Showing posts with label Kisah Inspiratif. Show all posts
Showing posts with label Kisah Inspiratif. Show all posts

Tuesday, 22 September 2026

Curahan Hati Ida Yulidina Usai Purbaya Dicopot, Singgung Orang Jahat dan Kebenaran

Curahan Hati Ida Yulidina Usai Purbaya Dicopot, Singgung Orang Jahat dan Kebenaran


 

BLOG ORANG DESA – Curahan hati Ida Yulidina, istri mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, menjadi perhatian warganet setelah suaminya resmi dicopot dari jabatan Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Purbaya digantikan oleh Suahasil Nazara dalam perombakan kabinet yang diumumkan pada Senin, 14 September 2026. Suahasil sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan.

Di tengah perhatian publik terhadap pergantian tersebut, Ida Yulidina turut menyampaikan isi hatinya melalui media sosial.

Ida Yulidina Singgung Kondisi Negara

Dalam unggahannya pada Senin (14/9/2026), Ida menuliskan pernyataan yang kemudian menarik perhatian warganet. Ia menyinggung kondisi Indonesia dengan kalimat yang dianggap oleh sejumlah warganet sebagai bentuk kekecewaan.

“Emang negara kita tidak bisa diperbaiki, kebanyakan orang jahatnya daripada yang jujur.”

Unggahan tersebut kemudian mendapat berbagai respons. Sebagian warganet mempertanyakan maksud pernyataan tersebut dan mengaitkannya dengan pencopotan Purbaya dari kursi Menteri Keuangan. Namun, pernyataan tersebut tidak secara langsung menjelaskan siapa yang dimaksud Ida sebagai “orang jahat”.

Ida Bela Kinerja Purbaya

Ida juga terlihat membalas sejumlah komentar yang muncul dalam unggahannya. Dalam salah satu tanggapannya, ia menyampaikan bahwa Purbaya telah berusaha menjalankan tugasnya dengan sebaik mungkin.

“Sudah berusaha sebaik mungkin. Maaf kalau masih mengecewakan.”

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Ida memberikan dukungan terhadap apa yang telah dilakukan suaminya selama menjabat sebagai Menteri Keuangan.

Sementara itu, Purbaya sendiri sebelumnya menyebut bahwa pergantian Menteri Keuangan merupakan hak prerogatif Presiden. Ia juga mengatakan tidak ada masalah “gesekan” dalam proses pergantian tersebut.

Purbaya juga mengakui bahwa dirinya sudah memperkirakan kemungkinan dicopot dari jabatan tersebut, meski kepastian mengenai pergantian itu baru diketahuinya setelah mendapat telepon dari Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

“Insya Allah Kebenaran Akan Terungkap”

Ida kemudian menuliskan kalimat lain yang kembali mengundang perhatian publik.

“Insya Allah kebenaran akan terungkap.”

Kalimat tersebut membuat sebagian warganet semakin penasaran mengenai apa yang sebenarnya terjadi di balik pergantian Purbaya dari posisi Menteri Keuangan.

Di sisi lain, Purbaya menyebut bahwa perombakan sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan menjadi salah satu hal yang berkaitan dengan pencopotannya. Namun, ia tetap menegaskan bahwa pergantian menteri merupakan hak prerogatif Presiden.

Hingga kini, pernyataan Ida tersebut masih menjadi bahan perbincangan di media sosial. Makna sebenarnya dari unggahan tersebut juga tidak dijelaskan secara rinci oleh Ida.


Bagaimana menurut Anda?
Apakah pernyataan Ida Yulidina tersebut hanya merupakan bentuk curahan hati seorang istri yang sedang memberikan dukungan kepada suaminya?
Atau menurut Anda, ada pesan lain yang ingin disampaikan melalui kalimat “Insya Allah kebenaran akan terungkap”?

Tulis pendapat Anda di kolom komentar. Mari berdiskusi dengan tetap menghargai pendapat masing-masing.

Catatan Redaksi: Artikel ini menyajikan pernyataan yang disampaikan di media sosial dan informasi mengenai pergantian Menteri Keuangan berdasarkan pemberitaan yang tersedia. Makna pribadi dari unggahan Ida Yulidina tidak dapat dipastikan tanpa penjelasan langsung darinya.

Redaksi Blog Orang Desa

Share:

Sunday, 17 August 2025

Kisah Haru Ibu Penjual Jagung Bakar dari Maumere, Anaknya Lolos Paskibraka Nasional 2025

Kisah Haru Ibu Penjual Jagung Bakar dari Maumere, Anaknya Lolos Paskibraka Nasional 2025

Kisah Haru Ibu Penjual Jagung Bakar dari Maumere, Anaknya Lolos Paskibraka Nasional 2025

Ditulis oleh: Mustopa
Blog: Kedungmunduk RW
Tanggal: Minggu, 17 Agustus 2025
Magdalena Juliana bersama putranya Paulus Gregorius Afrizal (Sumber: Tribunnews.com)

Maumere, NTT - Sebuah kisah inspiratif datang dari Kampung Iligetang, Kelurahan Beru, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka. Magdalena Juliana (40), seorang ibu single parent yang berjualan jagung bakar di pinggir jalan, tak kuasa menahan air mata bahagia ketika putra sulungnya, Paulus Gregorius Afrizal, berhasil lolos seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2025.

Momen Penentuan yang Penuh Drama

Juliana menceritakan dengan detail momen menegangkan saat menunggu pengumuman seleksi Paskibraka pada Rabu, 2 Juli 2025.

"Waktu itu saya sedang memanggang jagung seperti biasa. Paulus bilang pengumuman jam 12 siang, tapi ternyata ditunda sampai jam 6 sore," kenang Juliana sambil tersenyum.

Paulus yang grogi memilih untuk berdoa di Gereja Paroki Beru. "Dia bilang mau adorasi dulu. Saya di rumah cuma bisa pasrah dan terus berdoa Rosario," tambahnya.

Tepat pukul 18.15 WITA, telepon dari Paulus akhirnya datang. "Suaranya gemetar, 'Ibu... nama saya disebut! Saya yang mewakili NTT!' Saya langsung nangis di depan gerobak jagung," ujar Juliana dengan mata berkaca-kaca.

Prestasi yang Menembus Batas Ekonomi

Sebagai penjual jagung bakar keliling dengan penghasilan tak menentu, Juliana mengaku sempat khawatir dengan biaya yang harus dikeluarkan.

"Satu kilo jagung saya jual Rp15.000. Untungnya ada bantuan dari sekolah dan Pemda yang menanggung transportasi ke Jakarta," jelasnya.

Paulus sendiri adalah siswa berprestasi di SMA Negeri 1 Maumere. Selain aktif di Paskibra, dia juga juara lomba pidato bahasa Inggris tingkat kabupaten.

Dukungan Masyarakat Mengalir Deras

Kabar lolosnya Paulus langsung viral di media sosial NTT. Banyak warga yang sengaja datang ke tempat Juliana berjualan hanya untuk memberi selamat.

"Ada yang beli jagung lalu kasih uang lebih. Ada juga yang nawarin bantuan seragam. Saya sampai malu dapat perhatian begini," tutur Juliana tersipu.

Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, bahkan menjanjikan beasiswa untuk Paulus jika ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Persiapan Menuju Istana Negara

Saat ini Paulus sedang menjalani karantina intensif di Jakarta bersama 68 anggota Paskibraka lainnya. Dalam percakapan singkat via video call, dia berpesan:

"Buat teman-teman di Maumere, jangan pernah menyerah. Asal ada kemauan dan doa, kita bisa meraih mimpi sekalipun dari keluarga sederhana."
Tentang Penulis:
Mustopa adalah kontributor tetap blog Kedungmunduk RW yang fokus pada kisah-kisah inspiratif dari pelosok Indonesia.
Share:

Sunday, 10 August 2025

Kisah Enuh Nugraha Alumni ITB yang Viral: Dari Lulusan Teknik ke Jalanan

Kisah Enuh Nugraha Alumni ITB: Dari Teknik Kelautan ke Jalanan

Kisah hidup Enuh Nugraha menyentuh hati banyak orang. Lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) jurusan Teknik Kelautan angkatan 1997 ini viral setelah ditemukan hidup sebagai gelandangan. Perjalanan hidupnya menjadi pengingat bahwa nasib seseorang bisa berubah drastis, dan pentingnya dukungan sosial di saat terpuruk.

Siapa Enuh Nugraha?

Enuh Nugraha lahir di Bandung pada 1 November 1977, anak kelima dari enam bersaudara dari keluarga petani sederhana. Berkat kecerdasan dan ketekunannya, ia berhasil masuk ITB pada tahun 1997. Setelah lulus, Enuh sempat bekerja, namun kehidupannya berubah drastis ketika ia mengalami depresi berat.

Foto kenangan Enuh Nugraha bersama Alumni ITB
Foto: Dokumentasi Alumni Teknik Kelautan ITB Angkatan 1997

Awal Kisah Viral

Pada 12 Oktober 2023, seorang YouTuber bernama Sukaryo Adiputra atau Adi dari kanal Sinau Hurip menemukan Enuh hidup di pinggir jalan kawasan Demak, Jawa Tengah. Video pertemuan tersebut diunggah ke media sosial, langsung viral, dan menarik perhatian rekan-rekan almamaternya.

Mengapa Bisa Hidup Menggelandang?

Dari keterangan orang terdekat, depresi Enuh dipicu oleh kegagalan hubungan asmara dengan seorang perempuan bernama Sri Endah. Kondisi mentalnya memburuk hingga memilih hidup berpindah-pindah di jalan tanpa tujuan pasti.

Penemuan di Rembang

Setelah videonya viral, banyak pihak turut membantu melacak keberadaannya. Enuh akhirnya ditemukan di Pasar Pentungan, Rembang, Jawa Tengah, pada awal November 2023. Pada 12 November 2023, teman-teman satu angkatan seperti Irfan Sandi dan Semedi Husrin (Edi) menjemputnya untuk dibawa ke tempat yang lebih layak.

Proses Pemulihan

Penjemputan berlangsung haru. Ia mendapat pakaian bersih, makanan, dan tempat tinggal sementara. Selanjutnya, Enuh menerima pendampingan medis serta dukungan psikologis untuk memulihkan kondisi mentalnya.

Pelajaran Penting

Kisah ini mengajarkan bahwa depresi bisa menimpa siapa saja, bahkan mereka yang berpendidikan tinggi. Dukungan keluarga, sahabat, dan lingkungan menjadi faktor penting untuk membantu seseorang bangkit kembali.

Baca sumber lengkap kisah ini di:
Detik.com | Liputan6.com

Share:

Mari Mengulurkan Tangan Hari Ini

Mari Mengulurkan Tangan Hari Ini
Kami mengajak Anda menjadi bagian dari solusi untuk meringankan beban sesama. Donasi kini lebih mudah cukup dengan memindai kode QRIS di bawah ini melalui aplikasi m-banking atau e-wallet Anda (GoPay, OVO, DANA, ShopeePay, dll.):

Popular Posts