BERITA TERKINI, DUNIA DALAM BERITA, SEPUTAR INFORMASI TERPECAYA

Cara Cari Uang Gampang Dan Halal

Mengurangi Stres Keuangan Masalah keuangan adalah salah satu penyebab utama stres dalam kehidupan. Pemahaman keuangan yang baik memungkinkan Anda menghindari masalah keuangan yang tidak perlu, mengurangi stres, dan meningkatkan kualitas hidup Anda.

Thursday, 1 January 2026

Bijak Menyambut Tahun Baru Masehi: Catatan Penting untuk Muslim

Bijak Menyambut Tahun Baru Masehi: Catatan Penting untuk Muslim

 


Menyambut pergantian tahun Masehi sering kali diidentikkan dengan perayaan meriah, pesta kembang api, dan berbagai aktivitas hiburan. Namun bagi umat Muslim, momen ini seharusnya menjadi waktu untuk bersikap bijak dan melakukan introspeksi diri.

Tahun baru bukan sekadar pergantian angka, melainkan pengingat bahwa usia terus bertambah dan waktu terus berjalan. Islam mengajarkan agar setiap detik kehidupan dimanfaatkan untuk hal-hal yang bermanfaat dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Umat Muslim dianjurkan untuk menghindari perayaan yang berlebihan, apalagi yang mengandung unsur maksiat, hura-hura, atau melalaikan kewajiban ibadah. Sebaliknya, menyambut tahun baru dapat diisi dengan kegiatan positif seperti berdoa, berdzikir, membaca Al-Qur’an, serta melakukan evaluasi diri.

Momentum ini juga dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki niat, memperkuat keimanan, dan menyusun resolusi hidup yang lebih baik. Resolusi tersebut bukan sekadar target duniawi, tetapi juga peningkatan kualitas ibadah dan akhlak.

Dengan sikap yang bijak, pergantian tahun Masehi dapat menjadi sarana refleksi spiritual. Bukan ikut larut dalam euforia semata, melainkan menjadikannya sebagai titik awal untuk menjadi pribadi yang lebih baik di hadapan Allah SWT dan sesama manusia.

Sumber: Antara News

Share:

Viral! Tradisi Makan 12 Anggur di Bawah Meja Saat Tahun Baru di Spanyol

Mengenal Tradisi Makan 12 Anggur di Bawah Meja Saat Tahun Baru di Spanyol, Benarkah Bisa Datangkan Jodoh?

Perayaan Tahun Baru selalu identik dengan harapan, resolusi, dan berbagai tradisi unik dari seluruh dunia. Salah satu yang paling menarik perhatian datang dari Spanyol, yakni tradisi makan 12 anggur tepat saat pergantian tahun. Uniknya, tradisi ini juga dipercaya bisa mendatangkan keberuntungan hingga jodoh, terutama jika dilakukan di bawah meja.

 


Asal-Usul Tradisi Makan 12 Anggur

Tradisi ini dikenal dengan sebutan Uvas de la Suerte atau anggur keberuntungan. Kebiasaan ini mulai populer pada awal abad ke-20, bertepatan dengan melimpahnya hasil panen anggur di beberapa wilayah Spanyol. Para produsen anggur kemudian mempromosikan konsumsi anggur saat malam Tahun Baru sebagai simbol keberuntungan.

Selain itu, ada pula yang meyakini tradisi ini terinspirasi dari budaya Prancis, di mana kalangan bangsawan merayakan Tahun Baru dengan anggur dan sampanye.

Sejarah Singkat Tradisi Makan 12 Anggur

Sejarah mencatat, tradisi makan anggur mulai dikenal sejak akhir abad ke-19 di Madrid. Saat itu, kaum borjuis merayakan malam Tahun Baru dengan jamuan anggur. Namun, kebiasaan ini kemudian diikuti masyarakat luas setelah muncul aksi simbolik warga yang berkumpul di Puerta del Sol pada malam 31 Desember.

Pada tahun 1909, tradisi ini semakin menguat ketika para pedagang anggur memasarkan produk mereka sebagai anggur keberuntungan. Sejak saat itu, memakan 12 anggur menjadi ritual tahunan yang melekat dalam budaya Spanyol.

Cara Melakukan Tradisi Makan 12 Anggur

Tradisi ini dilakukan tepat saat jam menunjukkan pukul 12 malam. Setiap orang harus memakan satu butir anggur pada setiap dentingan lonceng, hingga total 12 anggur dalam waktu 12 detik.

Meski terdengar sederhana, banyak orang mengaku kesulitan melakukannya. Namun, masyarakat percaya bahwa berhasil menghabiskan 12 anggur tepat waktu akan membawa keberuntungan sepanjang tahun.

Makna di Balik Tradisi Makan 12 Anggur

Setiap anggur melambangkan satu bulan dalam setahun. Masyarakat Spanyol percaya bahwa dengan memakan anggur tersebut, mereka mengundang keberuntungan, kelancaran rezeki, kesehatan, dan kebahagiaan.

Banyak pula yang menyertai ritual ini dengan doa atau harapan untuk masing-masing bulan di tahun yang baru.

Tujuan Makan Anggur di Bawah Meja

Belakangan, muncul kepercayaan unik lainnya, yakni makan 12 anggur di bawah meja. Tradisi ini diyakini dapat mendatangkan keberuntungan dalam urusan percintaan.

Mereka yang masih single percaya bahwa ritual ini dapat mempercepat datangnya jodoh atau bahkan pernikahan. Meski tidak memiliki dasar ilmiah, tradisi ini semakin populer setelah viral di media sosial.

Tradisi Unik Penuh Harapan

Terlepas dari benar atau tidaknya mitos tentang jodoh, tradisi makan 12 anggur tetap menjadi simbol harapan dan optimisme. Tradisi ini mengajarkan bahwa awal tahun adalah momen terbaik untuk menanam doa dan semangat baru.

Jadi, tertarik mencoba tradisi unik ini di malam Tahun Baru?

Share:

Tuesday, 30 December 2025

Ibu Muda Nekat Selundupkan Sabu 944 Gram ke Lapas Mojokerto, Disimpan di Alat Vital Demi Suami

Ibu Muda Nekat Selundupkan Sabu 944 Gram ke Lapas Mojokerto, Disimpan di Alat Vital Demi Suami

MOJOKERTO – Aksi nekat seorang ibu muda di Mojokerto berakhir di tangan aparat penegak hukum. Perempuan tersebut tertangkap saat mencoba menyelundupkan narkotika jenis sabu seberat 944 gram ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Mojokerto. Barang haram itu disimpan di alat vital dengan tujuan diberikan kepada suaminya yang sedang menjalani hukuman.

 


Kasus ini terungkap saat petugas lapas melakukan pemeriksaan ketat terhadap pengunjung. Gerak-gerik pelaku yang terlihat mencurigakan membuat petugas melakukan pemeriksaan lanjutan sesuai prosedur keamanan.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, petugas menemukan paket sabu dalam jumlah besar yang disembunyikan di bagian tubuh paling privat. Penemuan ini langsung diamankan dan dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan sementara, aksi penyelundupan ini dilakukan demi memenuhi permintaan suami pelaku yang saat ini tengah menjalani masa tahanan di Lapas Mojokerto. Aparat menduga kuat bahwa pelaku tidak bertindak sendiri dan kemungkinan terhubung dengan jaringan peredaran narkoba.

Dari sisi hukum, perbuatan ini tergolong tindak pidana narkotika berat. Pelaku terancam dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara belasan tahun hingga seumur hidup, serta denda miliaran rupiah.

Pihak Lapas Mojokerto menegaskan akan terus memperketat pengawasan terhadap seluruh pengunjung guna mencegah peredaran narkoba di dalam lembaga pemasyarakatan. Aparat juga masih mendalami asal-usul barang haram tersebut serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa narkoba dapat menghancurkan masa depan siapa saja, termasuk keluarga narapidana, serta menunjukkan betapa seriusnya ancaman peredaran narkotika di lingkungan lapas.

Share:

Disclaimer

Disclaimer
Ketentuan Penggunaan Konten di kedungmundukrw.blogspot.com