Bijak Menyambut Tahun Baru Masehi: Catatan Penting untuk Muslim
Menyambut pergantian tahun Masehi sering kali diidentikkan dengan perayaan meriah, pesta kembang api, dan berbagai aktivitas hiburan. Namun bagi umat Muslim, momen ini seharusnya menjadi waktu untuk bersikap bijak dan melakukan introspeksi diri.
Tahun baru bukan sekadar pergantian angka, melainkan pengingat bahwa usia terus bertambah dan waktu terus berjalan. Islam mengajarkan agar setiap detik kehidupan dimanfaatkan untuk hal-hal yang bermanfaat dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Umat Muslim dianjurkan untuk menghindari perayaan yang berlebihan, apalagi yang mengandung unsur maksiat, hura-hura, atau melalaikan kewajiban ibadah. Sebaliknya, menyambut tahun baru dapat diisi dengan kegiatan positif seperti berdoa, berdzikir, membaca Al-Qur’an, serta melakukan evaluasi diri.
Momentum ini juga dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki niat, memperkuat keimanan, dan menyusun resolusi hidup yang lebih baik. Resolusi tersebut bukan sekadar target duniawi, tetapi juga peningkatan kualitas ibadah dan akhlak.
Dengan sikap yang bijak, pergantian tahun Masehi dapat menjadi sarana refleksi spiritual. Bukan ikut larut dalam euforia semata, melainkan menjadikannya sebagai titik awal untuk menjadi pribadi yang lebih baik di hadapan Allah SWT dan sesama manusia.
Sumber: Antara News






0 comments:
Post a Comment