BERITA TERKINI, DUNIA DALAM BERITA, SEPUTAR INFORMASI TERPECAYA

Cara Cari Uang Gampang Dan Halal

Mengurangi Stres Keuangan Masalah keuangan adalah salah satu penyebab utama stres dalam kehidupan. Pemahaman keuangan yang baik memungkinkan Anda menghindari masalah keuangan yang tidak perlu, mengurangi stres, dan meningkatkan kualitas hidup Anda.

Wednesday, 25 December 2024

Hukum Mengucapkan Selamat Natal bagi Muslim: Pandangan dan Penjelasan Ulama

 




Hari ini, seluruh umat Kristiani dan Katolik di Indonesia merayakan Natal dengan penuh suka cita. Banyak masyarakat beragama non-Kristen turut mengucapkan selamat Natal kepada teman dan kerabatnya. Namun, bagi umat Muslim, pertanyaan tentang hukum mengucapkan selamat Natal sering muncul dan menimbulkan perdebatan. Bagaimana sebenarnya hukum mengucapkan selamat Natal dalam pandangan Islam? Berikut penjelasannya.

Perbedaan Pendapat di Kalangan Ulama

Hukum mengucapkan selamat Natal di kalangan umat Muslim memang menjadi isu yang sering dibahas. Terdapat perbedaan pendapat di antara para ulama, ada yang memperbolehkannya dan ada pula yang melarangnya.

1. Pendapat yang Membolehkan Salah satu ulama yang memperbolehkan adalah Husein Ja'far Al Haddar. Dalam sebuah video di kanal YouTube SALAAM Indonesia, ia menjelaskan bahwa memberikan ucapan selamat Natal kepada umat Kristiani diperbolehkan berdasarkan beberapa landasan:

  • Surat Maryam Ayat 33
    Ayat ini menyebutkan ucapan keselamatan atas kelahiran Nabi Isa AS, yang juga diyakini sebagai salah satu nabi dalam Islam:

    "Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku pada hari kelahiranku, hari wafatku, dan hari aku dibangkitkan hidup kembali." (QS Maryam: 33)

  • Hadits Tentang Penghormatan Rasulullah SAW
    Nabi Muhammad SAW pernah menghormati rombongan Yahudi yang membawa jenazah saat melewati masjid. Ketika ditanya alasannya, beliau menjawab bahwa meskipun keyakinannya berbeda, penghormatan tersebut dilakukan karena kita semua adalah manusia.

Husein Ja'far menegaskan bahwa ucapan selamat Natal tidak mengubah keyakinan seorang Muslim. Sebaliknya, ucapan tersebut mencerminkan penghormatan atas kelahiran Nabi Isa AS, yang juga merupakan nabi dalam Islam.

2. Pendapat yang Melarang Di sisi lain, Ustaz Adi Hidayat memiliki pandangan berbeda. Dalam kanal YouTube resminya, ia menyatakan bahwa mengucapkan selamat Natal tidak diperbolehkan. Alasannya adalah:

  • Natal dipahami sebagai bentuk ibadah yang melibatkan konsep ketuhanan yang tidak sesuai dengan ajaran Islam.

  • Mengucapkan selamat Natal dianggap bertentangan dengan prinsip “La ilaha illallah” (Tiada Tuhan selain Allah).

Beliau juga mengacu pada Surat Al-Kafirun ayat 6: "Untukmu agamamu, dan untukku agamaku," sebagai landasan bahwa toleransi sebaiknya diwujudkan dengan membiarkan umat Kristiani merayakan ibadah mereka tanpa campur tangan dari umat Muslim.

Kesimpulan dan Sikap yang Bijak

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa hukum mengucapkan selamat Natal bagi Muslim tergantung pada keyakinan masing-masing. Beberapa ulama seperti Husein Ja'far dan Quraish Shihab membolehkan dengan alasan menjaga hubungan baik antarumat beragama, sementara ulama lain seperti Ustaz Adi Hidayat melarang karena dianggap bertentangan dengan prinsip tauhid.

Perbedaan pendapat ini seharusnya tidak menjadi penyebab konflik atau perpecahan. Setiap Muslim bebas mengikuti pendapat yang sesuai dengan keyakinannya, selama tetap menjaga toleransi dan menghormati perbedaan. Pada akhirnya, menjaga keharmonisan antarumat beragama adalah hal yang utama.


Semoga artikel ini membantu menjawab pertanyaan terkait hukum mengucapkan selamat Natal bagi Muslim. Mari kita terus menjaga kedamaian dan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat. Selamat Natal bagi yang merayakan!

Share:

Friday, 20 December 2024

Film "NORMA: ANTARA MERTUA DAN MENANTU": Drama Keluarga Sarat Emosi dan Intrik

Film "NORMA: ANTARA MERTUA DAN MENANTU" langsung menjadi sorotan publik sejak pertama kali diumumkan. Diadaptasi dari kisah nyata yang penuh tragedi, film ini menghadirkan drama keluarga yang tidak biasa, menyajikan konflik rumah tangga yang melibatkan pengkhianatan dan hubungan terlarang. Kisah emosional ini menawarkan pelajaran hidup yang mendalam, sekaligus mengundang perhatian karena dibintangi aktor dan aktris papan atas.






Sinopsis: Pengkhianatan yang Menghancurkan Keluarga

"NORMA: ANTARA MERTUA DAN MENANTU" mengisahkan perjalanan rumah tangga Norma Risma yang hancur akibat perselingkuhan suaminya, Rozi, dengan ibu kandung Norma sendiri, Rihanah. Awalnya, hubungan rumah tangga mereka tampak harmonis, dengan Rozi diterima baik oleh keluarga Norma. Namun, keharmonisan itu berubah menjadi mimpi buruk ketika cinta terlarang tumbuh di antara Rozi dan Rihanah.

Konflik yang diangkat dalam film ini tidak hanya menghancurkan rumah tangga Norma, tetapi juga meretakkan hubungan keluarganya secara keseluruhan. Kisah nyata ini membawa penonton dalam perjalanan emosional yang penuh air mata dan introspeksi.


Berdasarkan Kisah Nyata yang Viral

Kisah dalam film ini terinspirasi dari kejadian nyata yang sempat viral di akhir tahun 2022. Peristiwa tersebut mengejutkan publik karena melibatkan perselingkuhan yang tidak biasa antara menantu dan mertua. Dengan mengangkat cerita ini ke layar lebar, film "NORMA: ANTARA MERTUA DAN MENANTU" menjadi pengingat bahwa kehidupan nyata sering kali lebih dramatis daripada fiksi.


Deretan Pemain Bintang yang Menghidupkan Cerita

Dibintangi oleh aktor dan aktris ternama, film ini menjanjikan kualitas akting yang mumpuni. Tissa Biani memerankan karakter Norma, sementara Wulan Guritno tampil sebagai Rihanah, ibu Norma. Peran Rozi dimainkan oleh Yusuf Mahardika, yang menggambarkan kompleksitas seorang suami yang terjebak dalam hubungan terlarang.

Tidak hanya itu, film ini juga menghadirkan aktor pendukung berbakat seperti Rukmam Rosadi, Nunung, Intan RJ, Astri Nurdin, dan Naura Hakim. Kehadiran para aktor ini semakin menambah daya tarik film, sekaligus memberikan kedalaman emosi pada setiap karakter.





Sutradara Berpengalaman di Balik Layar

Film ini disutradarai oleh Guntur Soeharjanto, nama yang sudah tidak asing lagi di dunia perfilman Indonesia. Sebelumnya, ia sukses menyutradarai film-film populer seperti 99 Cahaya di Langit Eropa dan Ayat-Ayat Cinta 2. Dengan pengalamannya, Guntur dipastikan mampu menggambarkan drama keluarga ini dengan intensitas dan emosi yang mendalam.


Naskah Ditulis oleh Penulis LAYANGAN PUTUS

Naskah "NORMA: ANTARA MERTUA DAN MENANTU" ditulis oleh Oka Aurora, penulis di balik kesuksesan drama LAYANGAN PUTUS. Dengan kemampuan Oka dalam merangkai cerita penuh emosi, film ini dijamin akan membawa penonton pada perjalanan yang menguras air mata. Karakterisasi yang mendalam dan alur cerita yang kompleks menjadi daya tarik utama film ini.


Proses Syuting dan Jadwal Tayang

Proses syuting film ini telah dimulai di Kota Serang, Banten. Meski jadwal rilis resminya belum diumumkan, kabar bahwa syuting sedang berlangsung menjadi harapan bagi para penonton yang sudah tidak sabar menyaksikan kisah penuh intrik ini. Pantau terus perkembangan informasi terkait film ini agar tidak ketinggalan saat resmi tayang di bioskop!


Kesimpulan

"NORMA: ANTARA MERTUA DAN MENANTU" bukan sekadar film biasa. Mengangkat kisah nyata yang viral dan memilukan, dipadu dengan deretan pemain bintang serta tim produksi berpengalaman, film ini menawarkan drama keluarga yang penuh pelajaran hidup. Jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan cerita emosional ini di layar lebar. Masukkan ke dalam daftar tontonan wajib Anda!



Share:

Madura United Akhiri Tren Negatif, Taklukkan Bali United 2-1 di BRI Liga 1 2024/2025

 

DOK Madura United

Laskar Sapeh Kerrab Cetak Kemenangan Penting

Madura United akhirnya memutus tren negatif mereka di BRI Liga 1 2024/2025. Dalam pertandingan melawan Bali United, tim asuhan Rahmad Basuki yang kini ditangani sebagai caretaker berhasil meraih kemenangan tipis 2-1. Kedua gol kemenangan Madura United dicetak oleh Lulinha, sedangkan Bali United hanya mampu membalas lewat gol Privat Mbarga.

Hasil ini mengangkat moral Madura United meski mereka masih berada di dasar klasemen dengan raihan 9 poin. Sementara itu, kekalahan ini membuat Bali United tertahan di posisi kelima dengan koleksi 24 poin.

Babak Pertama: Gol Cepat Lulinha
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Madura United tampil agresif sejak peluit awal dibunyikan. Baru empat menit laga berjalan, Maxuel de Cassio memberikan umpan matang yang diselesaikan dengan sempurna oleh Lulinha. Gol cepat ini membuat Madura United unggul 1-0.

Bali United, yang tersengat oleh gol tersebut, segera bangkit dan mendominasi jalannya babak pertama. Namun, aksi gemilang kiper Aditya Harlan sukses mematahkan peluang demi peluang dari Serdadu Tridatu. Hingga turun minum, skor tetap 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.

Babak Kedua: Penalti Krusial dan Gol Balasan Privat Mbarga
Memasuki babak kedua, Bali United langsung tancap gas untuk mengejar ketertinggalan. Namun, kokohnya lini pertahanan Madura United dan penampilan cemerlang Aditya Harlan membuat mereka frustrasi.

Pada menit ke-78, Madura United mendapat hadiah penalti setelah Elias Dolah melakukan pelanggaran terhadap Maxuel di kotak terlarang. Lulinha, yang menjadi algojo, menjalankan tugasnya dengan sempurna. Skor berubah menjadi 2-0.

Hanya tiga menit berselang, Bali United berhasil memperkecil ketertinggalan. Privat Mbarga mencetak gol setelah memanfaatkan umpan dari M. Rahmat, mengubah skor menjadi 2-1.

Hingga peluit panjang dibunyikan, kedua tim sama-sama menciptakan peluang tambahan, namun skor akhir tetap 2-1 untuk kemenangan Madura United.

Susunan Pemain Kedua Tim

  • Madura United (3-4-3): Aditya Harlan; Pedro Tinoco, Nur Diansyah, Ahmad Rusadi; Koko Ari Araya, Muhamad Ilham Syah, Jordy Wherman, Taufik Hidayat; Lulinha, Maxuel De Cassio, Riski Afrisal.
    Pelatih: Rahmad Basuki (Caretaker)
  • Bali United (4-2-3-1): Adilson Maringa; Ricky Fajrin, Brandon Wilson, Elias Dolah, Novri Setiawan; Kadek Agung, Sidik Saimima; Nathan Ari, Irfan Jaya, Privat Mbarga.
    Pelatih: Stefano Cugurra.

Statistik Pertandingan

  • Skor: Madura United 2-1 Bali United
  • Total Tembakan: 10-13
  • Tembakan Tepat Sasaran: 4-7
  • Penguasaan Bola: 41%-59%
  • Pelanggaran: 14-17
  • Offside: 0-1

Kesimpulan
Kemenangan ini menjadi angin segar bagi Madura United yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi. Sementara itu, Bali United harus mengevaluasi lini pertahanan mereka jika ingin tetap bersaing di papan atas klasemen BRI Liga 1 2024/2025.

Kata Kunci

Madura United, Bali United, BRI Liga 1 2024/2025, Lulinha, Aditya Harlan, Rahmad Basuki, kemenangan Madura United, gol Lulinha, statistik pertandingan, Serdadu Tridatu.

Share:

Blog Archive