BERITA TERKINI, DUNIA DALAM BERITA, SEPUTAR INFORMASI TERPECAYA

Cara Cari Uang Gampang Dan Halal

Mengurangi Stres Keuangan Masalah keuangan adalah salah satu penyebab utama stres dalam kehidupan. Pemahaman keuangan yang baik memungkinkan Anda menghindari masalah keuangan yang tidak perlu, mengurangi stres, dan meningkatkan kualitas hidup Anda.

Showing posts with label Sepak Bola Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Sepak Bola Indonesia. Show all posts

Tuesday, 6 October 2026

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Setelah Menang Dramatis atas Thailand

Kedung Munduk RW – Berita Olahraga

Timnas Indonesia akhirnya keluar sebagai juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah melewati final yang penuh drama menghadapi Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin malam, 5 Oktober 2026.

Pertandingan berlangsung sengit hingga 120 menit. Indonesia dan Thailand bermain imbang 2-2, sehingga gelar juara harus ditentukan melalui adu penalti.

Dalam drama dari titik putih tersebut, Indonesia tampil lebih tenang dan berhasil menang 4-2.

Kemenangan ini menjadi momen istimewa bagi Timnas Indonesia karena diraih di hadapan puluhan ribu suporter yang memadati SUGBK.

Ilustrasi

 

Baca juga: Persiapan Matang Timnas Indonesia Sebelum Final

Final Berlangsung Ketat Sejak Awal

Sejak pertandingan dimulai, Indonesia langsung tampil agresif. Sejumlah peluang berhasil diciptakan melalui Luke Vickery, Mitchell Baker, Thom Haye, Ole Romeny, hingga Justin Hubner.

Namun, pertahanan Thailand masih mampu mengantisipasi serangan-serangan tersebut.

Thailand juga beberapa kali mencoba membangun serangan melalui Chanathip Songkrasin dan Teerasak Poeiphimai. Meski demikian, sampai babak pertama berakhir, kedua tim belum mampu mencetak gol.

Skor sementara: Indonesia 0-0 Thailand.

Indonesia Unggul Setelah Thailand Kehilangan Pemain

Memasuki babak kedua, pertandingan semakin menarik. John Herdman melakukan perubahan dengan memasukkan Dean James menggantikan Thom Haye.

Drama terjadi pada menit ke-80 ketika Thailand harus bermain dengan 10 pemain setelah Nicholas Mickelson menerima kartu kuning kedua yang berujung kartu merah.

Situasi tersebut dimanfaatkan Indonesia.

Dean James yang menjadi eksekutor tendangan bebas berhasil melepaskan bola yang kemudian berbelok setelah mengenai Iklas Sanron dan masuk ke gawang Thailand.

Indonesia pun unggul 1-0.

Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama. Thailand mampu menyamakan kedudukan melalui Iklas Sanron pada menit ke-87.

Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal dan tambahan waktu selesai. Pertandingan akhirnya harus dilanjutkan ke extra time.

Thailand Sempat Berbalik Unggul

Memasuki babak tambahan, Indonesia terus berusaha memanfaatkan keunggulan jumlah pemain.

Beberapa peluang berhasil diciptakan, tetapi penyelesaian akhir belum membuahkan gol.

Justru Thailand yang kembali mengejutkan Indonesia.

Pada menit ke-111, Peeradol Chamrasamee berhasil mencetak gol setelah memanfaatkan assist Anan Yodsangwal.

Thailand berbalik unggul 2-1.

Dalam kondisi tertinggal, para pemain Indonesia tidak menyerah. Serangan terus dilakukan untuk mencari gol penyama kedudukan.

Elkan Baggott Jadi Penyelamat Indonesia

Perjuangan Indonesia akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-116.

Berawal dari kerja sama Egy Maulana Vikri dan Rizky Ridho di sisi kanan, Ridho memberikan umpan tarik ke dalam kotak penalti.

Elkan Baggott yang berada di posisi lebih depan berhasil menyambut bola tersebut dan mencetak gol.

Indonesia 2-2 Thailand.

Gol Baggott membuat suasana SUGBK semakin bergemuruh.

Beberapa menit terakhir berlangsung menegangkan. Kedua tim masih memiliki peluang, tetapi tidak ada gol tambahan hingga pertandingan berakhir.

Setelah 120 menit, skor tetap 2-2.

Juara FIFA ASEAN Cup 2026 pun harus ditentukan melalui adu penalti.

Indonesia Menang Adu Penalti 4-2

Drama semakin menegangkan ketika kedua tim berdiri di titik penalti.

Indonesia tampil sangat tenang.

Kevin Diks yang menjadi penendang pertama sukses menjalankan tugasnya. Dean James kemudian mencetak gol, disusul Elkan Baggott.

Shayne Pattynama menjadi eksekutor keempat Indonesia dan kembali berhasil mencetak gol.

Indonesia berhasil memasukkan empat penalti dari empat kesempatan.

Sementara itu, Thailand hanya mampu mencetak dua gol.

Kapten Thailand, Sarach Yooyen, gagal setelah tendangannya membentur tiang. Nattapong Sayriya juga gagal setelah tendangannya berhasil ditepis oleh kiper Indonesia, Emil Audero.

Hasil akhir adu penalti: Indonesia 4-2 Thailand.

Indonesia pun resmi menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026.

Perjuangan yang Layak Diapresiasi

Kemenangan ini bukan sekadar tentang trofi. Timnas Indonesia menunjukkan mental bertanding yang kuat.

Sempat unggul, kemudian kebobolan dan tertinggal 1-2 pada extra time, Indonesia tetap berjuang sampai menit-menit terakhir.

Gol Elkan Baggott pada menit ke-116 menjadi salah satu momen penting dalam pertandingan.

Setelah itu, ketenangan para pemain dalam adu penalti menjadi penentu keberhasilan Indonesia meraih gelar juara.

Bermain di hadapan 70.098 penonton di SUGBK, kemenangan ini tentu menjadi malam yang sulit dilupakan oleh para pemain dan suporter Garuda.

Susunan Pemain

Indonesia (4-4-2):
Emil Audero; Kevin Diks (kapten), Elkan Baggott, Justin Hubner, Calvin Verdonk; Luke Vickery, Ragnar Oratmangoen, Joey Pelupessy, Thom Haye; Mitchell Baker, Ole Romeny.
Pelatih: John Herdman.

Thailand (4-1-4-1):
Saranon Anuin; Nattapong Sayriya, Manuel Bihr, Nicholas Mickelson, Suphanan Bureerat; Sarach Yooyen; Kakana Khamyok, Kritsada Kaman, Chanathip Songkrasin, Supachai Chaided; Teerasak Poeiphimai.

Penutup

Final Indonesia vs Thailand menjadi salah satu pertandingan paling dramatis di FIFA ASEAN Cup 2026.

Skor 2-2 selama 120 menit dilanjutkan kemenangan 4-2 melalui adu penalti membuat malam di SUGBK menjadi pesta besar bagi pendukung Garuda.

Selamat untuk Timnas Indonesia. Juara bukan karena perjalanan selalu mudah, tetapi karena mampu terus berjuang ketika keadaan menjadi sulit.

Catatan Redaksi:
Artikel ini ditulis ulang dan disusun kembali untuk kebutuhan informasi pembaca dengan bahasa yang lebih ringan. Data pertandingan mengacu pada informasi yang tersedia mengenai final FIFA ASEAN Cup 2026.
Redaksi Blog Orang Desa

Share:

Monday, 5 October 2026

Persiapan Matang Timnas Indonesia Menjelang Laga Final FIFA ASEAN Cup 2026

Persiapan Matang Timnas Indonesia Menjelang Laga Final FIFA ASEAN Cup 2026

Blog orang desa

 

Atmosfer sepak bola Asia Tenggara mencapai puncaknya malam ini, Senin, 5 Oktober 2026. Pertandingan pamungkas yang dinanti-nantikan publik tanah air akhirnya tiba: Timnas Indonesia vs Thailand pada laga puncak Final FIFA ASEAN Cup 2026. Pertempuran sengit ini akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pukul 20.00 WIB.

Dukungan puluhan ribu suporter Garuda di kandang sendiri dipastikan menjadi modal krusial bagi skuad asuhan John Herdman untuk mengamankan piala bergengsi ini.


Jadwal Pertandingan Final

Bagi Anda yang ingin menyaksikan perjuangan Skuad Garuda secara langsung maupun melalui layar kaca, berikut detail lengkap pertandingannya:

  • Pertandingan: Indonesia vs Thailand (Final FIFA ASEAN Cup 2026)
  • Waktu: Senin, 5 Oktober 2026 | Pukul 20.00 WIB
  • Stadion: Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta
  • Siaran Langsung: Indosiar, SCTV, & Live Streaming Vidio

Kunci Persiapan & Modal Berharga Skuad Garuda

Menjelang partai penentu ini, Timnas Indonesia mengantongi sejumlah modal penting yang membuat optimisme suporter kian membumbung tinggi:

1. Ketajaman Lini Depan yang Sedang 'On Fire'

Langkah Indonesia menuju final dipastikan lewat performa luar biasa di babak penyisihan Grup A. Kemenangan telak 9-2 atas Bangladesh menjadi bukti betapa mengerikannya daya gempur Garuda. Penyerang muda Mitchell Baker tampil sangat impresif dengan mengemas 5 gol sekaligus dalam laga tersebut.

2. Adu Taktik Dua Pelatih Asal Inggris

Laga final ini menyajikan adu strategi yang sangat menarik antara juru taktik Indonesia, John Herdman, dan pelatih Thailand, Anthony Hudson. Kedua pelatih berpaspor Inggris ini sudah saling mengenal rekam jejak dan gaya permainan satu sama lain sejak berkarier di zona CONCACAF. Taktik fleksibel Herdman diyakini bakal menjadi penentu untuk membongkar pertahanan Thailand.

3. Dukungan Penuh Puluhan Ribu Suporter di SUGBK

Bermain di kandang sendiri memberikan keuntungan psikologis yang sangat besar. Gemuruh chant dari puluhan ribu suporter di SUGBK siap membakar semangat para pemain Indonesia sekaligus memberikan tekanan mental bagi tim tamu.


Misi Mencetak Sejarah Baru

Pertandingan malam ini bukan sekadar laga final biasa, melainkan pembuktian dari perkembangan pesat kualitas sepak bola nasional di kancah internasional. Gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 akan menjadi piala berharga yang melengkapi momentum kebangkitan Timnas Indonesia.

Mari rapatkan barisan, berikan doa dan dukungan terbaik untuk Timnas Indonesia malam ini. Garuda Terbang Tinggi!

Share:

Friday, 2 October 2026

Sembilan Gol Antar Indonesia ke Final Piala ASEAN FIFA 2026

Sembilan Gol Antar Indonesia ke Final Piala ASEAN FIFA 2026

JAKARTA — Timnas Indonesia memastikan tiket ke final Piala ASEAN FIFA 2026 setelah meraih kemenangan dramatis atas Bangladesh dengan skor telak 9-2 pada pertandingan Grup A, Kamis, 1 Oktober 2026.

Kemenangan tersebut terasa semakin istimewa karena Indonesia harus mengejar selisih gol dari Malaysia untuk mengamankan posisi puncak klasemen Grup A.

Ilustrasi — Blog Orang Desa

 

Mitchell Baker Jadi Bintang

Penampilan gemilang ditunjukkan Mitchell Baker. Pemain muda Indonesia tersebut menjadi pencetak gol terbanyak dalam pertandingan dengan membukukan lima gol.

Baker membuka pesta gol Indonesia pada menit ke-11. Ia kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-20.

Rizky Ridho kemudian membawa Indonesia semakin jauh dengan gol pada menit ke-32. Bangladesh sempat memperkecil ketertinggalan melalui Shahriar Emon pada menit ke-36.

Namun, Indonesia tidak mengendurkan tekanan.

Baker mencetak gol ketiganya pada menit ke-37 dan kembali menambah gol pada menit ke-42. Justin Hubner kemudian ikut mencetak gol pada masa tambahan waktu babak pertama.

Indonesia pun menutup babak pertama dengan keunggulan 6-1.

Drama Terjadi di Menit-Menit Akhir

Memasuki babak kedua, Indonesia masih berusaha menambah gol. Namun, kiper Bangladesh mampu beberapa kali menggagalkan peluang para pemain Garuda.

Sementara itu, persaingan dengan Malaysia membuat setiap gol menjadi sangat penting.

Indonesia akhirnya kembali mencetak gol melalui Luke Vickery pada menit ke-90. Bangladesh sempat membalas hanya beberapa saat kemudian melalui Farhaan Ali Wahid sehingga skor berubah menjadi 7-2.

Situasi tersebut membuat Indonesia membutuhkan dua gol tambahan pada masa injury time untuk melewati Malaysia dalam jumlah gol yang dicetak.

Drama pun benar-benar terjadi.

Kevin Diks mencetak gol pada menit ke-90+6, sebelum Mitchell Baker melengkapi malam luar biasanya dengan gol kelima pada menit ke-90+7.

Skor akhir menjadi Indonesia 9-2 Bangladesh.

Indonesia Lolos ke Final

Hasil tersebut membuat Indonesia dan Malaysia sama-sama mengoleksi 9 poin. Namun, Indonesia unggul dalam jumlah gol yang dicetak sehingga berhak menempati posisi teratas Grup A.

Dengan hasil ini, Indonesia melaju ke final Piala ASEAN FIFA 2026.

Perjalanan Indonesia menuju final juga menunjukkan betapa pentingnya produktivitas gol dalam pertandingan terakhir Grup A. Sempat berada dalam situasi sulit menjelang akhir pertandingan, Garuda mampu mencetak dua gol tambahan pada masa injury time.

Daftar Pencetak Gol Indonesia

  • Mitchell Baker: menit 11, 20, 37, 42, 90+7
  • Rizky Ridho: menit 32
  • Justin Hubner: menit 45+1
  • Luke Vickery: menit 90
  • Kevin Diks: menit 90+6

Indonesia 9-2 Bangladesh.

Kemenangan tersebut sekaligus membawa Indonesia menuju pertandingan final Piala ASEAN FIFA 2026 dan menjadi salah satu pertandingan paling dramatis bagi Garuda di fase grup.


Catatan Redaksi: Artikel ini ditulis ulang dan dirangkum berdasarkan informasi pertandingan yang dipublikasikan FIFA pada 1 Oktober 2026.

Redaksi Blog Orang Desa

Share:

Sunday, 27 September 2026

Modal Manis Garuda! Tekuk Singapura 2-0, Langkah Awal Gemilang di FIFA ASEAN Cup 2026

Modal Manis Garuda! Tekuk Singapura 2-0, Langkah Awal Gemilang di FIFA ASEAN Cup 2026

 


Jakarta – Timnas Indonesia berhasil membuka perjalanan mereka di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil positif. Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Jumat (25/9/2026) malam, Skuad Garuda sukses mengamankan kemenangan 2-0 atas Singapura.

Dua gol kemenangan Indonesia dicetak oleh Ragnar Oratmangoen pada babak pertama dan penalti Ole Romeny di babak kedua.


Analisis Pertandingan: Dominasi Taktis dan Momen Kunci

1. Babak Pertama: High Pressing dan Efektivitas Ragnar

Sejak awal, Indonesia tampil menekan dengan struktur agresif. Gol cepat Ragnar Oratmangoen pada menit ke-13 membuktikan efektivitas serangan balik cepat memanfaatkan celah pertahanan lawan. Keunggulan ini membuat Indonesia leluasa mengontrol tempo hingga jeda.

2. Babak Kedua: Penyesuaian Taktik & Insiden Penting

Di babak kedua, rotasi dilakukan untuk menjaga intensitas serangan. Dua insiden krusial menjadi penentu laga:

  • Menit 70 (Kartu Merah Safuwan Baharudin): Melanggar Ole Romeny yang melaju ke gawang. Setelah peninjauan VAR, wasit memberikan kartu merah langsung.
  • Menit 74 (Penalti Ole Romeny): Tendangan bebas Thom Haye mengenai tangan Song Ui-Young. Ole Romeny sukses mengesekusi penalti ke pojok kanan gawang.

Catatan Penting Lainnya

  • Debut Pemain: Menjadi panggung debut bagi Luke Vickery di lini belakang sebelum digantikan Rizky Ridho pada menit ke-79.
  • Klasemen Sementara: Kemenangan 2-0 menempatkan Indonesia di posisi ke-2 Grup A, di bawah Malaysia yang unggul selisih gol usai menang 3-0 atas Bangladesh.

Laga Berikutnya: Mengenang Penentuan Lawan Malaysia

Indonesia akan melakoni laga sengit memperebutkan puncak klasemen Grup A melawan Malaysia pada Senin (28/9/2026) malam WIB di SUGBK.


Susunan Pemain

Indonesia: Maarten Paes; Kevin Diks, Elkan Baggott, Justin Hubner; Luke Vickery (Rizky Ridho 79'), Mitchell Baker, Joey Pelupessy, Dean James (Nathan Tjoe-A-On 46'); Ole Romeny (Rayhan Hannan 75'), Ragnar Oratmangoen (Ivar Jenner 63'), Calvin Verdonk (Thom Haye 64').

Singapura: Izwan Mahbud; Ryhan Stewart, Nur Adam Abdullah, Hariss Harun, Safuwan Baharudin; Kyoga Nakamura (Joel Chew 80'), Shah Shairan, Farhan Zulkifli (Jacob Mahler 62'), Harhys Stewart; Ilhan Fandi (Glenn Kweh 62'), Shawal Anuar (Song Ui-Young 46').

Share:

Friday, 30 January 2026

Persita vs Persija: Macan Kemayoran Tundukkan Pendekar Cisadane 2-0

Persita vs Persija: Macan Kemayoran Tundukkan Pendekar Cisadane 2-0

Persija Jakarta kembali menunjukkan konsistensi di papan atas Super League 2025/2026. Bertandang ke markas Persita Tangerang, Macan Kemayoran sukses membawa pulang tiga poin penuh usai menang dengan skor meyakinkan 2-0.

Pertandingan yang digelar di Indomilk Arena, Jumat (30/1/2026), berlangsung cukup ketat sejak menit awal. Meski bermain di kandang, Persita belum mampu memaksimalkan sejumlah peluang yang mereka ciptakan.

 

ilustrasi

Jalannya Pertandingan

Persita sempat mengancam lebih dulu melalui sepakan jarak jauh Eber Bessa pada menit ke-7, namun bola masih melebar dari sasaran. Persija membalas lewat percobaan Rizky Ridho, tetapi kiper Persita, Igor Rodrigues, tampil sigap.

Peluang demi peluang tercipta dari kedua tim. Rayco Rodriguez kembali mencoba peruntungan untuk Persita, sementara Gustavo hampir membawa Persija unggul sebelum menit ke-30.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-32. Tembakan Maxwell yang sempat ditepis kiper gagal diamankan sempurna, dan Gustavo dengan cepat menyambar bola liar untuk membawa Persija unggul 1-0 hingga turun minum.

Babak Kedua: Maxwell Jadi Pembeda

Memasuki babak kedua, Persija tampil lebih efektif. Pada menit ke-50, Maxwell berhasil menggandakan keunggulan usai menerima umpan matang dan melepaskan tembakan mendatar ke sudut gawang.

Persija terus menekan lewat beberapa peluang tambahan dari Gustavo, Rayhan Hannan, dan Dony Tri Pamungkas. Namun, penampilan impresif Igor Rodrigues membuat skor tidak kembali berubah.

Persita berusaha keluar dari tekanan di sisa laga, tetapi rapatnya lini pertahanan Persija membuat mereka kesulitan menciptakan peluang bersih. Skor 2-0 bertahan hingga laga usai.

Dampak di Klasemen

Hasil ini membawa Persija Jakarta naik ke posisi dua klasemen sementara dengan raihan 41 poin, hanya kalah head-to-head dari Persib Bandung yang masih berada di puncak.

Sementara itu, Persita tetap berada di peringkat lima dengan 32 poin dan masih berpotensi tergeser jika hasil pertandingan tim pesaing tidak berpihak.

Analisis Singkat

Efektivitas menjadi kunci kemenangan Persija. Meski Persita cukup agresif, ketajaman lini depan Macan Kemayoran dan ketenangan dalam memanfaatkan peluang menjadi pembeda nyata dalam laga ini.

Duet Gustavo dan Maxwell kembali membuktikan peran vital mereka dalam menjaga asa Persija di jalur perebutan gelar.


Catatan Redaksi:
Kemenangan tandang seperti ini menunjukkan kematangan permainan Persija, terutama saat menghadapi tekanan dari tuan rumah yang tampil cukup berani.

Penutup Reflektif:
Dalam sepak bola, peluang tak selalu menjamin gol. Yang menentukan adalah siapa yang paling siap memanfaatkannya.

Redaksi Blog Orang Desa

Tabel Ringkasan Pertandingan

Keterangan Detail
Pertandingan Persita vs Persija
Skor Akhir 0-2
Stadion Indomilk Arena
Pencetak Gol Gustavo (32’), Maxwell (50’)
Kompetisi Super League 2025/2026
Posisi Persija 2
Posisi Persita 5
Share:

Monday, 29 December 2025

Gol Tunggal Andrew Jung Bawa Persib Bandung Tundukkan PSM Makassar & Rebut Puncak Klasemen Super League 2025/26

 


Persib Bandung sukses mengamankan tiga poin krusial usai menaklukkan PSM Makassar dengan skor tipis 1-0 pada lanjutan Super League 2025/26. Laga yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (27/12/2025), sepenuhnya menjadi milik Andrew Jung yang tampil sebagai penentu kemenangan Maung Bandung.

Gagal Penalti, Andrew Jung Langsung Membayar Tuntas

Pertandingan sebenarnya bisa saja berpihak lebih cepat kepada Persib Bandung. Pada menit ke-24, Maung Bandung mendapatkan hadiah penalti setelah Berguinho dijatuhkan di kotak terlarang. Andrew Jung maju sebagai algojo, namun eksekusinya berhasil dibaca dan ditepis kiper PSM Makassar, Hilman Syah.

Meski gagal dari titik putih, striker asal Prancis tersebut tidak larut dalam kekecewaan. Tak berselang lama, Andrew Jung menebus kesalahannya dengan cara yang sempurna. Memanfaatkan sepak pojok akurat dari Thom Haye, Jung melepaskan sundulan keras yang tak mampu dihalau Hilman Syah. Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda dalam laga ini.

Persib Bandung Naik ke Puncak Klasemen

Keunggulan 1-0 mampu dipertahankan Persib hingga peluit panjang dibunyikan. Tambahan tiga poin ini membuat Persib Bandung resmi mengkudeta Borneo FC dari puncak klasemen Super League 2025/26.

Secara perolehan poin, Persib dan Borneo FC sama-sama mengoleksi 34 angka. Namun, Maung Bandung unggul dalam catatan head-to-head setelah sebelumnya menang 3-1 atas Pesut Etam. Meski demikian, Borneo FC masih menyimpan satu pertandingan yang akan dimainkan melawan Malut United.

Andrew Jung Makin Tajam Bersama Maung Bandung

Gol ke gawang PSM Makassar menegaskan peran vital Andrew Jung di lini depan Persib Bandung. Hingga pekan ini, ia telah mencetak empat gol di Super League 2025/26 dan total delapan gol di semua kompetisi.

Lebih impresif lagi, mantan penyerang OFI Crete tersebut sudah mencatatkan 10 kontribusi gol berupa gol dan assist dari 15 penampilan bersama Persib. Statistik ini membuktikan bahwa Andrew Jung bukan hanya seorang finisher, tetapi juga bagian penting dari skema permainan racikan Bojan Hodak.

Analisis Singkat: Mental Juara Persib Mulai Terlihat

Kemenangan atas PSM Makassar menunjukkan kematangan mental Persib Bandung. Meski gagal mengeksekusi penalti dan menghadapi lawan yang bermain disiplin, Persib tetap tenang serta efektif dalam memanfaatkan peluang.

Faktor bola mati kembali menjadi senjata mematikan Maung Bandung musim ini. Jika konsistensi ini mampu dijaga hingga paruh kedua kompetisi, Persib berpeluang besar menjadi kandidat kuat juara Super League 2025/26.

Jadwal Berikutnya Persib & PSM

Laga ini menjadi pertandingan terakhir bagi Persib Bandung dan PSM Makassar di sepanjang tahun 2025.

  • PSM Makassar dijadwalkan bertandang ke markas Borneo FC pada 3 Januari 2026.
  • Persib Bandung akan melakoni laga tandang melawan Persik Kediri pada 5 Januari 2026.
Share:

Saturday, 25 October 2025

Hasil Bali United vs Persita 0-0: Pertahanan Rapat Pendekar Cisadane Bikin Tuan Rumah Frustrasi

Hasil Bali United vs Persita 0-0: Pertahanan Pendekar Cisadane Bikin Tuan Rumah Frustrasi

Bali United harus puas berbagi angka saat menghadapi Persita Tangerang pada lanjutan pekan ke-10 Super League 2025-2026. Bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Sabtu (25/10/2025), laga berakhir tanpa gol dan membuat tuan rumah frustrasi sepanjang 90 menit.

Bali United vs Persita
Dok. Bali United


Sejak awal pertandingan, Serdadu Tridatu tampil agresif dengan penguasaan bola yang dominan. Namun, rapatnya barisan pertahanan Persita yang dikomandoi Javlon Guseynov membuat serangan tuan rumah berkali-kali mentah.

Peluang terbaik Bali United hadir pada menit ke-21 lewat eksekusi tendangan bebas Jordy Bruijn, tetapi bola masih melambung di atas gawang. Persita pun memberi respons berbahaya melalui Rayco Rodriguez pada menit ke-29, namun Mike Hauptmeijer sigap melakukan penyelamatan gemilang.

Masuk babak kedua, tekanan demi tekanan terus dilancarkan Bali United. Sayangnya, penampilan disiplin lini belakang Persita serta performa solid kiper Igor Rodrigues membuat gol yang ditunggu tuan rumah tak pernah hadir hingga peluit akhir berbunyi.

Tambahan satu poin membuat Bali United tertahan di posisi ketujuh klasemen sementara dengan 13 poin. Sementara itu, Persita Tangerang sukses mengamankan posisi ketiga berkat raihan 17 poin sejauh ini.

Susunan Tag

Bali United, Persita Tangerang, Super League 2025, Liga Indonesia, Serdadu Tridatu, Pendekar Cisadane, Hasil Pertandingan

Share:

Wednesday, 8 October 2025

Jalan Panjang dan Berliku Menuju Piala Dunia 2026

Jalan Panjang dan Berliku Menuju Piala Dunia 2026

Jalan Panjang dan Berliku Menuju Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia kini berada di titik paling menentukan dalam perjalanan menuju Piala Dunia 2026. Perjuangan panjang yang dimulai sejak 2023 akhirnya membawa Garuda ke babak keempat kualifikasi zona Asia. Kini, tantangan besar menanti: Arab Saudi dan Irak.

 

Timnas Indonesia latihan di Bali
Antara foto

Format baru FIFA yang menambah jumlah peserta menjadi 48 tim membuka peluang bagi negara-negara Asia Tenggara untuk mencetak sejarah. Indonesia yang berada di bawah konfederasi AFC kini memiliki kesempatan lebih besar karena jatah Asia bertambah dari 4 menjadi 8 tim.

Perjalanan Garuda dimulai dengan kemenangan telak atas Brunei Darussalam pada 2023. Setelah itu, langkah mereka semakin berat saat memasuki putaran kedua, menghadapi Irak, Filipina, dan Vietnam. Hasil imbang melawan Filipina dan kemenangan atas Vietnam membuat Indonesia lolos ke putaran ketiga sebagai runner-up grup.

Namun di babak ketiga, performa pasang surut membuat posisi Indonesia di ujung tanduk. Dua hasil imbang kontra Arab Saudi dan Australia sempat membangkitkan asa, tetapi kekalahan dari Jepang dan China menimbulkan perdebatan soal masa depan pelatih Shin Tae-yong.

Polemik berakhir setelah Patrick Kluivert ditunjuk sebagai pelatih baru. Meski debutnya tidak sempurna usai kalah dari Australia, Kluivert berhasil memimpin Garuda menang atas China dan Bahrain sebelum kalah telak dari Jepang di laga terakhir putaran ketiga.

Hasil tersebut membuat Indonesia melaju ke putaran keempat bersama Arab Saudi dan Irak di Grup B. Dua tim teratas akan langsung melangkah ke Piala Dunia 2026, sementara peringkat kedua akan melanjutkan perjuangan melalui jalur playoff antarkonfederasi.

Peluang Indonesia memang berat. Dari sembilan pertemuan terakhir melawan Irak, Indonesia belum pernah menang. Begitu pula dengan Arab Saudi yang hanya sekali kalah dari 14 pertemuan. Namun, dalam sepak bola, keajaiban bisa terjadi kapan saja.

Harapan Besar untuk Garuda

Dengan dukungan lebih dari 250 juta rakyat Indonesia, Rizky Ridho dan kawan-kawan diharapkan mampu memecahkan sejarah. Laga melawan Arab Saudi pada Kamis dini hari (9/10/2025) dan Irak pada Minggu (12/10/2025) akan menjadi penentu nasib Indonesia di panggung dunia.

Apapun hasilnya nanti, perjalanan panjang ini menunjukkan betapa sepak bola Indonesia terus berkembang. Dari era Shin Tae-yong hingga Patrick Kluivert, semangat untuk mengibarkan Merah Putih di Piala Dunia tidak pernah padam.


📰 Sumber: Kompas.id (Agung Setyahadi, 8 Oktober 2025)

Share:

Friday, 3 October 2025

Perjalanan Thom Haye dari Eredivisie ke Persib Bandung

Perjalanan Thom Haye dari Eredivisie ke Persib Bandung

Perjalanan Thom Haye dari Eredivisie ke Persib Bandung

 

IG/@thomhaye

Karier Awal di Belanda

Thom Haye memulai karier profesionalnya di Belanda bersama AZ Alkmaar di ajang Eredivisie. Sejak muda, ia sudah dikenal sebagai gelandang dengan visi bermain yang matang dan kemampuan distribusi bola yang baik. Setelah memperkuat AZ, Thom sempat merasakan pengalaman bermain bersama Willem II dan kemudian pindah ke SC Heerenveen.

Pengalaman di Eredivisie

Selama bermain di Eredivisie, Thom Haye menunjukkan kualitasnya sebagai gelandang modern. Ia tak hanya piawai dalam mengatur tempo permainan, tetapi juga dikenal mampu mencetak gol dari luar kotak penalti. Konsistensi permainan membuatnya jadi salah satu pemain yang diperhitungkan di Belanda.

Hijrah ke Persib Bandung

 

IG @thomhaye

Pada tahun 2024, Thom Haye resmi bergabung dengan Persib Bandung. Kepindahan ini menjadi sorotan besar karena ia meninggalkan Eropa untuk mencoba tantangan baru di Asia. Bersama Persib, Thom diharapkan bisa membawa pengalaman dan kualitas permainan tingkat tinggi ke Liga 1 Indonesia.

Bersama Timnas Indonesia

Selain bermain di level klub, Thom Haye juga memutuskan membela Timnas Indonesia setelah resmi menjadi WNI. Debutnya terjadi pada 26 Maret 2024 saat melawan Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Sejak itu, ia menjadi andalan di lini tengah Garuda.

Kesimpulan

Perjalanan Thom Haye dari Eredivisie ke Persib Bandung menunjukkan dedikasi dan semangatnya untuk terus berkembang. Kini, ia tidak hanya menjadi tumpuan Persib di kompetisi domestik, tetapi juga menjadi bagian penting dari mimpi besar Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2026.

Share:

Kata-kata Thom Haye Jelang Timnas Indonesia Hadapi Arab Saudi dan Irak

Kata-kata Thom Haye Jelang Timnas Indonesia Hadapi Arab Saudi dan Irak

Kata-kata Thom Haye Jelang Timnas Indonesia Hadapi Arab Saudi dan Irak

By Admin Blog  |  Updated: 3 Oktober 2025, 01:22 WIB

Gelandang Persib Bandung, Thom Haye, menyampaikan rasa antusiasnya menjelang memperkuat Timnas Indonesia pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Pemain berdarah Belanda itu dipanggil untuk memperkuat skuad Garuda di Grup B, yang akan menghadapi lawan berat seperti Arab Saudi dan Irak.

 


Pertandingan di Grup B akan berlangsung pada 8-14 Oktober 2025. Timnas Indonesia dijadwalkan melawan Arab Saudi pada 8 Oktober dan bertemu Irak pada 11 Oktober, dengan lokasi pertandingan di King Abdullah Sports City, Jeddah.

Hanya juara grup yang berhak langsung lolos ke Piala Dunia 2026, sementara posisi runner-up harus melanjutkan ke putaran kelima untuk memperebutkan tiket play-off antarbenua. Kondisi ini membuat setiap pertandingan krusial bagi perjalanan Garuda.

Antusiasme Thom Haye

Thom Haye mengatakan laga ini memiliki arti besar bagi sepak bola Indonesia secara keseluruhan. Ia juga berharap dukungan besar dari para suporter Indonesia tetap mengalir meski tampil di kandang lawan.

“Ini adalah pekan yang sangat besar bagi sepak bola Indonesia. Kalau Anda sudah melihat dukungan suporter sebelumnya (dalam laga tandang melawan Arab Saudi). Sebenarnya itu hampir seperti 1 tambah 1 sama dengan 2. Anda sudah tahu kami akan mendapatkan dukungan itu. Bahkan pertama kali kami bermain di Arab Saudi, sudah ada banyak sekali dukungan dari orang Indonesia.”

Mimpi Lolos Piala Dunia

Sejak debut pada 26 Maret 2024 melawan Vietnam, Thom Haye terus menaruh harapan besar bersama Timnas Indonesia. Baginya, kualifikasi ini adalah langkah penting menuju mimpi tampil di Piala Dunia 2026.

“Dengan tim yang sudah bekerja sama sejak pertandingan pertama saya di Vietnam dan bahkan sebelum itu, selalu ada satu tujuan. Yaitu semua orang bermimpi untuk lolos ke Piala Dunia. Jadi saya hanya melihat ini sebagai satu langkah lebih dekat ke tujuan tersebut,” ujar mantan gelandang SC Heerenveen itu.

Share:

Sunday, 28 September 2025

Persita Tangerang Lanjutkan Tren Positif, Kalahkan Persib Bandung 2-1 di Bali

Persita Tangerang Lanjutkan Tren Positif, Kalahkan Persib Bandung 2-1 di Bali

 

Persita 2-1 Persib - Desain penulis admin
Desain penulis admin

Persita Tangerang Lanjutkan Tren Positif, Kalahkan Persib Bandung 2-1 di Bali

Persita Tangerang kembali menunjukkan kebangkitan di BRI Super League 2025/2026. Bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, "Pendekar Cisadane" berhasil menaklukkan juara bertahan Persib Bandung dengan skor 2-1 pada Sabtu (27/9/2025) malam.

Jalannya Pertandingan

Persita membuka keunggulan melalui tendangan bebas Javlon Guseynov pada menit ke-42. Gol penentu lahir dari pemain binaan Persita, Esal Sahrul, yang melepaskan sepakan melengkung indah di masa injury time (90+2). Persib hanya sempat memperkecil lewat sundulan Beckham Putra pada menit 90+9, tetapi waktu yang tersisa tak cukup untuk membalikkan keadaan.

Tiga Kemenangan Beruntun

Kemenangan atas Persib menambah catatan positif Persita setelah sebelumnya menumbangkan PSM Makassar dan Persijap Jepara — semua berakhir dengan skor identik 2-1. Menariknya, walau berstatus tuan rumah dalam laga ini, Persita harus mengungsi jauh dari Indomilk Arena karena masalah izin pertandingan.

Analisis: Mental Juara Mulai Terbentuk

Tiga kemenangan beruntun bukan kebetulan. Pola yang terlihat adalah kesanggupan Persita mempertahankan fokus sampai menit akhir. Gol terjadi pada fase terlambat pertandingan, menandakan daya tahan fisik dan kualitas konsentrasi yang meningkat. Adaptasi terhadap status “nomaden” justru menjadi kelebihan—tim mampu menjadikan situasi sulit sebagai motivasi bertempur.

Peran Vital Igor Rodrigues

Kiper Igor Rodrigues tampil gemilang: ia menggagalkan penalti Luciano Guaycochea pada menit ke-7 dan mencatat delapan penyelamatan sepanjang laga. Selain kemampuan teknis, ia berperan sebagai pemimpin lini belakang, memberi instruksi penting yang membantu menahan gempuran Persib.

Posisi Klasemen

Dengan tambahan tiga poin, Persita kini mengoleksi 10 angka dari enam laga dan menempati posisi sembilan klasemen, kalah selisih gol dari beberapa tim di atasnya. Persib gagal merebut poin penting untuk memangkas jarak dengan pemimpin klasemen dan menambah beban jelang laga internasional mereka.

Pernyataan Tim

"Kami sangat senang dengan hasil ini. Sayangnya kami tidak bisa merayakannya dengan fans. Tentu, lebih senang jika kami bisa bermain di Indomilk Arena. Ini kemenangan untuk suporter yang menyaksikan di rumah," ujar pelatih Persita, Carlos Pena.

Esal Sahrul menambahkan bahwa kemenangan ini menunjukkan persiapan tim berjalan maksimal dan menegaskan kepercayaan diri skuad meningkat.

Share:

Friday, 26 September 2025

Liga 1 BRI 2025: Dewa United Harus Puas Berbagi Poin dengan Persebaya

Gol Telat Bruno Moreira Gagalkan Kemenangan Dewa United atas Persebaya

Gol Telat Bruno Moreira Gagalkan Kemenangan Dewa United atas Persebaya

Banten International Stadium, Serang — Jumat (26/9/2025)

 


Pertandingan seru tersaji di Banten International Stadium, Serang, Jumat (26/9/2025). Dewa United harus puas berbagi angka 1-1 dengan Persebaya Surabaya dalam lanjutan BRI Super League 2025/26.

Jalannya Pertandingan

Sejak awal laga kedua tim tampil ngotot. Dewa United mengandalkan duet Marukawa dan Egy Maulana Vikri untuk mengontrol permainan. Di menit ke-28, Stefano Lilipaly sempat menjebol gawang Persebaya, namun gol dianulir setelah VAR menunjukkan posisi offside.

Persebaya mendapat tekanan berat setelah Dejan Tumbas diusir pada menit ke-38 akibat kartu merah. Unggul pemain, Dewa United menekan habis namun skor tetap 0-0 sampai turun minum.

Babak Kedua dan Gol

Memasuki babak kedua Dewa United terus menekan hingga akhirnya membuka keunggulan lewat sundulan Septian Bagaskara pada menit ke-70, hasil umpan matang dari Brian Fatari. Skor berubah jadi 1-0 untuk tuan rumah.

Drama di Akhir Laga

Meski sempat menguasai jalannya pertandingan, Dewa United kecolongan di penghujung laga. Pelanggaran kiper terhadap Catur Pamungkas dalam kotak penalti berbuah penalti. Bruno Moreira menjadi eksekutor dan sukses menaklukkan kiper, mengubah skor jadi 1-1.

Posisi Klasemen

Hasil imbang ini membuat Dewa United bertahan di posisi ke-7 klasemen dengan 10 poin dari 7 laga. Sementara Persebaya berada di posisi ke-5 dengan 10 poin dari 6 laga.

Analisis Singkat

  • Dewa United perlu memperbaiki konsentrasi di menit-menit akhir—kebobolan penalti jadi sinyal waspada.
  • Persebaya menunjukkan mental juang tinggi meski sempat bermain 10 orang hampir sepanjang laga.
  • Bruno Moreira kembali memperlihatkan kualitas sebagai pemain kunci yang mampu menentukan momen krusial.
Share:

Thursday, 25 September 2025

Hasil Babak Pertama Liga 1 Hari Ini: Bhayangkara FC Tertinggal dari Malut United

Bhayangkara FC Tertinggal 0-1 dari Malut United di Babak Pertama Liga 1 2025

Bhayangkara FC Tertinggal 0-1 dari Malut United di Babak Pertama Liga 1 2025

Redaktur: Jansen Siahaan | Kamis, 25 September 2025 | Stadion PTIK, Jakarta

Bhayangkara FC sementara tertinggal 0-1 dari Malut United pada babak pertama laga pekan ke-7 Liga 1 musim 2025/2026. Gol tunggal tim tamu dicetak oleh Yakob Sayuri pada menit ke-32 setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang Bhayangkara.

 


Meski Bhayangkara mendominasi penguasaan bola dengan 59%, Malut United lebih efektif dalam peluang. Selama 45 menit pertama, tim tamu tercatat melepaskan enam tembakan dengan dua mengarah ke gawang, sementara Bhayangkara hanya mencatat tiga tembakan dengan dua tepat sasaran.

Statistik Utama Babak Pertama

  • Penguasaan bola: Bhayangkara 59% – 41% Malut United
  • Total tembakan: Bhayangkara 3 – 6 Malut United
  • Tembakan ke arah gawang: 2 – 2
  • Tembakan melenceng: 1 – 4
  • Tendangan sudut: 3 – 2
  • Offside: 1 – 1
  • Pelanggaran: Bhayangkara 6 – 7 Malut United
  • Kartu kuning: Bhayangkara 2 – 0 Malut United
  • Lemparan ke dalam: Bhayangkara 11 – 10 Malut United

Wasit yang memimpin pertandingan adalah Nazhafaliev A. (Uzbekistan). Suasana stadion sendiri diperkirakan dihadiri oleh sekitar 3.000 penonton. Bhayangkara harus melakukan evaluasi taktik pada babak kedua untuk bisa membalikkan keadaan, sementara Malut United akan berusaha mempertahankan keunggulan.

Tags: Bhayangkara FC, Malut United, Liga 1, Hasil Pertandingan, Statistik
Share:

Saturday, 20 September 2025

Malut United vs Madura United: Balotelli & Ciro Alves Bawa Malut United Menang 4-1 | Super League 2025

Hasil Super League: Malut United Bungkam Madura United, Persebaya Tekuk Semen Padang

Jakarta, 19 September 2025 – Malut United tampil gemilang dengan menaklukkan Madura United lewat skor telak 4-1 dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Laga ini menjadi sorotan karena Ciro Alves mencetak hattrick, sementara Balotelli dari Madura United harus menerima kartu merah. Di pertandingan lain, Persebaya Surabaya sukses menang tipis 1-0 atas Semen Padang.

 


Malut United vs Madura United

Pertandingan Malut United vs Madura United digelar di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate. Sejak awal laga, Malut United FC tampil menyerang dan membuka keunggulan di menit ke-11 lewat gol Ciro Alves hasil umpan David da Silva.

Madura United sempat membalas melalui gol Jordy Werhmann di menit ke-35, sehingga skor imbang 1-1. Namun, di babak kedua, malut kembali unggul lewat sepakan keras Yakob Sayuri di menit ke-53.

Situasi semakin sulit bagi Madura United setelah Balotelli dikartu merah pada menit ke-56. Bermain dengan 10 orang, Madura tak mampu menahan gempuran. Ciro Alves kembali mencetak gol di menit ke-63 dan 81, melengkapi hattrick yang membawa Malut vs Madura berakhir dengan skor 4-1.

Hasil ini membuat Malut United naik ke posisi 5 klasemen sementara dengan 8 poin dari 6 laga. Sedangkan Madura United masih tertahan di peringkat 13 dengan 5 poin.

Persebaya Surabaya vs Semen Padang

Di laga lainnya, Persebaya Surabaya mengunci kemenangan tipis 1-0 atas Semen Padang di Stadion Gelora Bung Tomo. Gol tunggal kemenangan Bajul Ijo dicetak oleh Bruno Moreira pada menit ke-78.

Kemenangan ini membuat Persebaya naik ke posisi 3 klasemen dengan 9 poin dari 5 laga. Sedangkan Semen Padang berada di peringkat 15 dengan 4 poin.


Keyword SEO: Malut United vs Madura United, Balotelli, Ciro Alves, Malut United, Malut vs Madura, Malut, Madura United, Malut United FC, Malut vs

Share:

Hasil Persebaya vs Semen Padang 1-0: Gol Bruno Moreira Bawa Bajul Ijo ke Papan Atas Super League 2025


Hasil Persebaya vs Semen Padang 1-0: Gol Bruno Moreira Bawa Bajul Ijo ke Papan Atas Super League 2025

Hasil Persebaya vs Semen Padang 1-0: Gol Bruno Moreira Bawa Bajul Ijo ke Papan Atas

Oleh | | Kompas.com

Persebaya Surabaya berhasil mengamankan tiga poin penting setelah menundukkan Semen Padang FC dengan skor tipis 1-0 pada lanjutan pekan ke-6 Super League 2025-2026. Gol tunggal kemenangan dicetak oleh Bruno Moreira menit ke-78 di Stadion Gelora Bung Tomo.

Jalannya Pertandingan

Sebagai tuan rumah, Persebaya menurunkan formasi 4-2-3-1 dan langsung mengambil inisiatif serangan. Toni Firmansyah dan Mihailo Perovic beberapa kali merepotkan lini belakang Semen Padang, namun beberapa peluang masih bisa digagalkan kiper Arthur Augusto.

Semen Padang juga memakai formasi serupa. Mereka mengandalkan kecepatan Cornelius Ezekiel Stewart pada serangan balik, tetapi kesulitan menembus rapatnya pertahanan Persebaya. Hingga turun minum, skor tetap 0-0.

Gol Penentu: Bruno Moreira (78')

Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-78. Bruno Moreira memanfaatkan bola di dalam kotak penalti dan mengeksekusinya dengan kaki kiri—membuat skor berubah menjadi 1-0 untuk Persebaya. Gol itu menjadi satu-satunya di pertandingan dan memastikan tiga poin untuk Bajul Ijo.

Dampak pada Klasemen

Kemenangan ini mengangkat Persebaya ke posisi 3 klasemen sementara Super League 2025-2026 dengan total 9 poin. Sementara Semen Padang tertahan di posisi 15 dengan 4 poin.

Statistik Singkat

  • Gol: Bruno Moreira (78')
  • Skor akhir: Persebaya 1-0 Semen Padang
  • Penguasaan bola: Persebaya lebih dominan
  • Kiper kunci: Arthur Augusto melakukan beberapa penyelamatan penting

Kesimpulan

Hasil tipis ini memberi modal berharga bagi Persebaya untuk terus menanjak di klasemen Super League. Untuk Semen Padang, evaluasi cepat perlu dilakukan agar tren kurang baik tidak berlanjut.

Persebaya Surabaya Semen Padang FC Super League 2025 Hasil Liga Indonesia Bruno Moreira
Share:

Friday, 12 September 2025

Persik Kediri Naik ke Papan Atas, Malut United Tersungkur Usai Kalah 2-1

Persik Vs Malut United: Macan Putih Menang Tipis 2-1 | BRI Super League

Persik Vs Malut United: Macan Putih Menang Tipis 2-1

Kediri — BRI Super League | Jumat, 12 Sep 2025

Persik Kediri sukses meraih tiga poin saat menjamu Malut United di Stadion Brawijaya. Macan Putih menang tipis 2-1 setelah unggul cepat di babak pertama.

 

Persik Vs Malut United - Foto

Foto: Dok. iLeague

Kunci Jalannya Pertandingan

Persik Kediri langsung tampil agresif sejak peluit awal. Baru dua menit pertandingan berjalan, Jose Enrique Rodriguez memaksimalkan assist dari Williams Lugo untuk membawa tuan rumah unggul 1-0.

Tekanan Persik terus berlanjut. Di menit ke-16, giliran Imanol Garcia yang mencatatkan namanya di papan skor setelah menyambut sepak pojok yang dieksekusi oleh Williams Lugo. Babak pertama usai dengan skor 2-0 untuk Persik.

Memasuki babak kedua, Malut United berusaha bangkit dan memperbesar tempo serangan. Hasilnya, pada menit ke-60, Gustavo Moreno berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 usai menerima umpan dari Igor Inocencio. Meskipun terus menekan, Malut United gagal menyamakan skor dan Persik bertahan hingga peluit akhir.

Hasil akhir: Persik Kediri 2 - 1 Malut United

Susunan Pemain

Persik Kediri: Malik Riwani; Yoga Aditama, Khurshidbek Mukhtorov, Francisco Pereira, Henhen Herdiana; Imanol Garcia, Telmo Castanheira, Krisna Bayu; Yandi Sofyan, Jose Enrique, William Ladera.

Malut United: Alan Bernardon; Igor Inocencio, Safrudin Tahar, Gustavo Moreno, Yance Sayuri; Wbeymar Angulo, Tri Setiawan; Ciro Alves, Tyronne Gustavo, Septian David Maulana; David Aparecido.

Dampak di Klasemen

Kemenangan ini menjadi kemenangan beruntun pertama Persik Kediri di Super League musim ini. Persik naik ke posisi kelima klasemen sementara dengan 7 poin, sedangkan Malut United turun ke posisi enam dengan 5 poin.

Catatan dan Statistik Singkat

  • Gol cepat Persik dua menit awal melalui Jose Enrique jadi penentu momentum.
  • Imanol Garcia dari set piece memperlebar jarak di menit ke-16.
  • Gustavo Moreno sebagai eksekutor balasan Malut di menit ke-60.
  • Persik menunjukkan pertahanan solid hingga menit akhir meski ditekan lawan.

Referensi & sumber berita asli: Detik Sport - Persik Vs Malut United: Macan Putih Menang Tipis 2-1

Tags / kata kunci: Persik vs Malut United, Persik Kediri, Persik, Malut United, Persik Kediri vs Malut United, Malut, Malut vs Persik, Persik vs Malut, Williams Lugo, Malut United FC, Henhen Herdiana, Malut vs, BRI Super League, Super League 2025

Share:

BRI Liga 1: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya Terhenti Karena Hujan

Persib Bandung Vs Persebaya Ditunda Sementara Akibat Hujan Lebat

Persib Vs Persebaya Ditunda Sementara Akibat Hujan Lebat

Bandung – Pertandingan Persib Bandung vs Persebaya Surabaya di pekan kelima BRI Liga 1 Indonesia harus ditunda sementara. Laga yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (12/9/2025) sore WIB, terhenti akibat hujan deras mengguyur hingga membuat lapangan tergenang.

 

Persib Bandung Vs Persebaya
FOTO IG @persib

Jalannya Pertandingan

Sejak babak pertama dimulai, Persib Bandung dan Persebaya Surabaya sama-sama tampil menyerang. Beberapa peluang tercipta, namun hingga turun minum skor tetap 0-0.

Memasuki babak kedua, hujan semakin deras mengguyur. Meski begitu, Persib berhasil mencetak gol pada menit ke-53 melalui sontekan Uilliam Barros yang menerima umpan tarik dari Rosembergne Da Silva. Skor berubah 1-0 untuk keunggulan Persib Bandung.

Di menit ke-60, Thom Haye dan Eliano Reijnders masuk menggantikan Marc Klok dan Kakang Rudianto. Kehadiran dua pemain baru ini sempat memberikan warna dalam serangan Maung Bandung.

Namun memasuki menit ke-71, hujan deras membuat beberapa titik lapangan tergenang. Kondisi tersebut akhirnya membuat wasit menghentikan pertandingan sementara waktu demi keamanan pemain.

Susunan Pemain

Persib Bandung: Teja Paku Alam; Frans Putros, Federico Barba, Patricio Matricardi, Kakang Rudianto; Luciano Guaycochea, Marc Klok; Uilliam Barros, Adam Alis, Rosembergne Da Silva; Ramon De Souza.

Persebaya Surabaya: Ernando Ari; Arief Pamungkas, Dime Dimov, Risto Mitrevski, Dejan Tumbas; Milos Raickovic, Toni Firmansyah; Malik Risaldi, Francisco Rivera, Bruno Moreira; Mihailo Perović.

Kesimpulan

Hingga laga ditunda, skor sementara masih 1-0 untuk Persib Bandung atas Persebaya Surabaya. Jadwal lanjutan pertandingan akan diumumkan kemudian oleh pihak penyelenggara Liga 1 Indonesia.


Sumber resmi berita: Detik Sport

Share:

Mari Mengulurkan Tangan Hari Ini

Mari Mengulurkan Tangan Hari Ini
Kami mengajak Anda menjadi bagian dari solusi untuk meringankan beban sesama. Donasi kini lebih mudah cukup dengan memindai kode QRIS di bawah ini melalui aplikasi m-banking atau e-wallet Anda (GoPay, OVO, DANA, ShopeePay, dll.):

Popular Posts