BERITA TERKINI, DUNIA DALAM BERITA, SEPUTAR INFORMASI TERPECAYA

Cara Cari Uang Gampang Dan Halal

Mengurangi Stres Keuangan Masalah keuangan adalah salah satu penyebab utama stres dalam kehidupan. Pemahaman keuangan yang baik memungkinkan Anda menghindari masalah keuangan yang tidak perlu, mengurangi stres, dan meningkatkan kualitas hidup Anda.

Sunday, 28 December 2025

Diduga Dibunuh, Mahasiswi ULM Zahra Dilla Tewas di Selokan Banjarmasin

Mahasiswi FEB ULM Zahra Dilla Ditemukan Tewas di Selokan Banjarmasin, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan

 


Warga Banjarmasin digegerkan dengan penemuan jasad seorang mahasiswi di dalam selokan kawasan Simpang Empat Sungaiandai, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Korban diketahui bernama Zahra Dilla (20), mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lambung Mangkurat (ULM).

Jasad Zahra ditemukan pada Rabu pagi, 24 Desember 2025, oleh petugas kebersihan Dinas PUPR Kota Banjarmasin saat hendak mengambil air di selokan.

Ditemukan Saat Petugas Membuka Tutup Got

Salah satu petugas kebersihan bernama Rahmat mengungkapkan, penemuan jasad tersebut bermula ketika mereka membuka penutup got.

"Kami mau mengambil banyu di selokan, pas dibuka tutupnya terlihat kaki manusia. Setelah itu kami sepakat menunggu polisi," ujar Rahmat.

Petugas kemudian memberi tahu warga sekitar. Tak lama berselang, relawan bersama pihak kepolisian datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi.

Jasad korban yang belum diketahui identitasnya langsung dibawa ke RSUD Ulin Banjarmasin untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Identitas Korban Dikenali Keluarga

Identitas korban baru dipastikan pada Rabu sore setelah kedua orang tua datang ke ruang pemulasaran jenazah RSUD Ulin Banjarmasin. Keluarga memastikan jasad tersebut adalah putri sulung mereka, Zahra Dilla.

"Jasad korban telah dikenali oleh kedua orang tuanya," kata Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Utara, Ipda Hafiz Satria Arianda.

Zahra diketahui berasal dari Desa Lok Tamu, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar. Selama kuliah, ia tinggal di indekos di Banjarmasin dan sesekali pulang ke rumah orang tuanya.

Sejumlah Barang Pribadi Korban Hilang

Pihak keluarga menyebutkan sejumlah barang milik korban tidak ditemukan, di antaranya:

  • Sepeda motor Honda Vario
  • Dua unit ponsel
  • Dompet
  • Tas
  • Gelang emas seberat 10 gram

Hilangnya sejumlah barang tersebut memperkuat dugaan adanya tindak kriminal.

Ditemukan Bekas Jeratan di Tubuh Korban

Berdasarkan hasil visum sementara, polisi menemukan bekas jeratan pada tubuh korban.

"Dari hasil visum ditemukan bekas jeratan, di antaranya pada bagian leher dan lengan," ungkap Ipda Hafiz.

Temuan ini mengarah pada dugaan bahwa korban mengalami kekerasan sebelum meninggal dunia.

Sosok Zahra di Mata Kampus

Zahra Dilla tercatat sebagai mahasiswi aktif Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis ULM, semester V.

Dekan FEB ULM Banjarmasin, Ahmad Yunani, menyebut korban dikenal sebagai pribadi yang baik dan mudah bergaul. Pada awal masa perkuliahan, Zahra juga sempat aktif mengikuti kegiatan program studi.

Saat ini, sebagian besar mahasiswa FEB ULM telah menyelesaikan ujian akhir semester dan pulang ke daerah masing-masing. Namun, beberapa mahasiswa masih berada di Banjarmasin untuk keperluan skripsi dan seminar.

Kasus Masih Dalam Penyelidikan

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kematian Zahra Dilla serta menelusuri keberadaan barang-barang korban yang hilang.

Kasus ini menyita perhatian publik dan menimbulkan duka mendalam, khususnya bagi keluarga, civitas akademika Universitas Lambung Mangkurat, serta masyarakat Kalimantan Selatan.

Sumber: Tribunnews.com

Share:

Friday, 26 December 2025

Foto Italia Dikaitkan dengan RK dan AK, Kolom Komentar Instagram Mendadak Ditutup

Isu RK dan AK Ramai Dibahas: Foto Italia hingga Kolom Komentar Instagram Ditutup

Isu yang melibatkan inisial RK dan AK kembali menjadi sorotan publik. Perbincangan ini ramai di media sosial setelah beredarnya foto yang dikaitkan dengan keduanya serta keputusan AK menutup kolom komentar di akun Instagram pribadinya. Meski demikian, hingga kini isu tersebut masih berada pada ranah dugaan dan belum disertai bukti yang terverifikasi secara resmi.

 


Awal Mula Isu Beredar

Isu RK dan AK bermula dari unggahan sejumlah akun gosip yang menampilkan foto seorang pria dan wanita yang disebut-sebut berada di Italia. Foto tersebut kemudian dikaitkan oleh warganet dengan sosok RK dan artis berinisial AK. Unggahan ini dengan cepat menyebar dan memicu berbagai spekulasi di kolom komentar.

Sejumlah media melakukan penelusuran dan menyebutkan bahwa foto yang beredar bukanlah foto terbaru. Foto tersebut diketahui merupakan unggahan lama yang sebelumnya pernah muncul di media sosial. Hingga saat ini, tidak ada bukti visual yang secara jelas dan resmi mengonfirmasi bahwa foto tersebut menampilkan RK dan AK bersama.

Kolom Komentar Instagram Ditutup

Di tengah ramainya spekulasi publik, perhatian juga tertuju pada langkah AK yang menutup kolom komentar di akun Instagram miliknya. Penutupan ini memicu beragam tafsir dari netizen, mulai dari dugaan tertentu hingga anggapan bahwa hal tersebut merupakan bentuk klarifikasi tidak langsung.

Namun, sejumlah pengamat media sosial menilai bahwa penutupan kolom komentar merupakan langkah yang wajar bagi figur publik untuk menghindari komentar negatif, ujaran kebencian, serta spekulasi yang berlebihan. Langkah ini tidak dapat dijadikan bukti atas kebenaran isu yang beredar.

Bantahan dan Klarifikasi

Dalam beberapa pemberitaan, pihak AK telah menyampaikan bantahan terkait isu yang mengaitkan dirinya dengan dugaan perselingkuhan. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak RK maupun AK yang membenarkan adanya hubungan khusus seperti yang dituduhkan oleh warganet.

Kesimpulan

Berdasarkan rangkuman informasi dari berbagai sumber, isu RK dan AK masih sebatas dugaan yang berkembang di media sosial. Foto yang diklaim sebagai bukti belum terverifikasi, sementara penutupan kolom komentar Instagram tidak dapat dijadikan dasar kesimpulan atas isu tersebut.

Masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi viral dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan tanpa adanya klarifikasi resmi dari pihak terkait.

Sumber:

  • Popbela
  • Medcom.id
  • Sewaktu.com
  • Pikiran Rakyat
  • BeritaSatu
  • Okezone
Share:

IndiGo Batalkan 67 Penerbangan, Cuaca Buruk dan Kendala Operasional Jadi Penyebab

IndiGo Batalkan 67 Penerbangan, Cuaca Buruk dan Kendala Operasional Jadi Penyebab

Meta Deskripsi: Maskapai IndiGo membatalkan 67 penerbangan akibat cuaca buruk dan masalah operasional. Pembatalan terjadi saat IndiGo masih berada di bawah pengawasan DGCA India.

 


Ilustrasi: Gangguan penerbangan akibat cuaca ekstrem. Watermark: BLOGGER ORANG DESA

Maskapai penerbangan terbesar di India, IndiGo, pada Kamis (25/12/2025) membatalkan sebanyak 67 penerbangan. Dari jumlah tersebut, 63 penerbangan dibatalkan akibat perkiraan cuaca buruk, sementara 4 penerbangan lainnya karena kendala operasional.

Pembatalan penerbangan ini berdampak pada sejumlah bandara, termasuk Agartala, Chandigarh, Dehradun, Varanasi, dan Bengaluru. Cuaca ekstrem berupa kabut tebal menjadi tantangan utama dalam operasional penerbangan selama musim dingin.

Masih Dalam Pengawasan DGCA

Kondisi ini terjadi saat IndiGo masih berada di bawah pemantauan Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil India (DGCA) menyusul gangguan besar yang terjadi pada awal Desember lalu.

DGCA telah menetapkan periode musim kabut musim dingin yang berlangsung dari 10 Desember hingga 10 Februari. Dalam periode ini, maskapai diwajibkan menggunakan pilot dengan pelatihan khusus serta pesawat yang dilengkapi teknologi CAT-IIIB, yang memungkinkan pendaratan aman meskipun jarak pandang sangat rendah.

Jumlah Penerbangan Dikurangi

Saat ini, IndiGo juga mengoperasikan jumlah penerbangan yang lebih sedikit dari rencana awal. Maskapai tersebut awalnya dijadwalkan mengoperasikan 2.144 penerbangan domestik per hari. Namun, setelah pembatalan massal sekitar 1.600 penerbangan dalam satu hari, pemerintah memangkas jadwal operasional sebesar 10 persen.

Dengan kebijakan tersebut, IndiGo kini hanya diperbolehkan mengoperasikan sekitar 1.930 penerbangan domestik per hari.

Investigasi Masih Berlangsung

DGCA telah membentuk tim investigasi beranggotakan empat orang untuk menelusuri penyebab gangguan operasional yang terjadi. Tim ini telah memanggil dan meminta keterangan dari CEO IndiGo Pieter Elbers serta Chief Operating Officer Isidre Porqueras.

Laporan hasil investigasi tersebut dijadwalkan dirilis dalam waktu dekat dan akan menjadi dasar penentuan langkah lanjutan regulator terhadap maskapai.

IndiGo Klaim Kondisi Mulai Membaik

Melalui akun resminya di platform X, IndiGo menyatakan bahwa sejumlah keterlambatan penerbangan di Bengaluru disebabkan oleh kabut tebal dan jarak pandang rendah. Maskapai juga mengklaim bahwa kondisi operasional kini berangsur stabil setelah gangguan besar pada periode 1–9 Desember.

Manajemen IndiGo menyebut bahwa fase terburuk telah dilewati, meskipun pemantauan ketat terhadap operasional penerbangan masih terus dilakukan.

Share:

Disclaimer

Disclaimer
Ketentuan Penggunaan Konten di kedungmundukrw.blogspot.com

Blog Archive

Popular Posts