BERITA TERKINI, DUNIA DALAM BERITA, SEPUTAR INFORMASI TERPECAYA

Cara Cari Uang Gampang Dan Halal

Mengurangi Stres Keuangan Masalah keuangan adalah salah satu penyebab utama stres dalam kehidupan. Pemahaman keuangan yang baik memungkinkan Anda menghindari masalah keuangan yang tidak perlu, mengurangi stres, dan meningkatkan kualitas hidup Anda.

Showing posts with label Berita Teknologi. Show all posts
Showing posts with label Berita Teknologi. Show all posts

Saturday, 17 January 2026

Elon Musk’s X Sempat Down Global, Puluhan Ribu Pengguna Terdampak

Elon Musk’s X Sempat Down Global, Puluhan Ribu Pengguna Terdampak

16 Januari 2026

Platform media sosial X milik Elon Musk sempat mengalami gangguan besar pada Jumat (16/1/2026). Berdasarkan data dari situs pemantau gangguan layanan Downdetector, puluhan ribu pengguna di berbagai negara melaporkan tidak bisa mengakses platform tersebut.

 

Elon Musk X Down Puluhan Ribu Pengguna Terdampak
BLOG ORANG DESA

 

Gangguan ini dilaporkan terjadi di sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Kanada, dan Australia. Banyak pengguna mengeluhkan linimasa tidak memuat, posting gagal muncul, hingga aplikasi dan situs web X yang tidak dapat diakses.

Di Inggris, Downdetector mencatat lonjakan sekitar 20.000 laporan tak lama setelah pukul 15.00 GMT. Sementara laporan global menunjukkan lebih dari 100.000 pengguna terdampak dalam waktu hampir bersamaan.

X Mulai Pulih, Namun Belum Sepenuhnya Stabil

Beberapa jam setelah gangguan terjadi, X dilaporkan mulai bisa diakses kembali oleh sebagian pengguna. Meski begitu, kondisi platform belum sepenuhnya normal karena linimasa masih kerap gagal memuat secara bergantian.

Hingga berita ini ditulis, pihak X belum memberikan penjelasan resmi terkait penyebab gangguan tersebut. Elon Musk juga belum mengunggah pernyataan apa pun mengenai insiden ini.

Grok Ikut Terdampak Gangguan

Gangguan ini tidak hanya berdampak pada platform X, tetapi juga pada Grok, chatbot berbasis kecerdasan buatan milik perusahaan xAI. Lebih dari 2.000 laporan terkait gangguan Grok tercatat di Downdetector.

Analisis: Gangguan Digital Diprediksi Akan Terus Terjadi

Para pengamat teknologi menilai gangguan layanan digital semakin sering terjadi seiring meningkatnya ketergantungan masyarakat pada platform online. Infrastruktur lama yang menopang teknologi modern juga disebut menjadi salah satu faktor risiko.

Insiden ini menjadi pengingat bahwa bahkan platform teknologi besar sekalipun tidak kebal dari gangguan sistem. Ke depan, kejadian serupa diprediksi masih akan terus terjadi.

Judul Artikel Elon Musk’s X Down Global, Puluhan Ribu Pengguna Terdampak
Topik Gangguan Platform Media Sosial X
Tanggal Kejadian 16 Januari 2026
Platform X (Twitter)
Tokoh Elon Musk
Wilayah Terdampak Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Australia
Sumber Data Downdetector, BBC News, Reuters
Kata Kunci Utama X Down, Elon Musk, Twitter Error Hari Ini
Kata Kunci Turunan Gangguan X Global, X Tidak Bisa Dibuka, Grok Error
Meta Deskripsi Platform X milik Elon Musk mengalami gangguan global pada 16 Januari 2026. Puluhan ribu pengguna di berbagai negara terdampak.
Share:

Friday, 26 December 2025

IndiGo Batalkan 67 Penerbangan, Cuaca Buruk dan Kendala Operasional Jadi Penyebab

IndiGo Batalkan 67 Penerbangan, Cuaca Buruk dan Kendala Operasional Jadi Penyebab

Meta Deskripsi: Maskapai IndiGo membatalkan 67 penerbangan akibat cuaca buruk dan masalah operasional. Pembatalan terjadi saat IndiGo masih berada di bawah pengawasan DGCA India.

 


Ilustrasi: Gangguan penerbangan akibat cuaca ekstrem. Watermark: BLOGGER ORANG DESA

Maskapai penerbangan terbesar di India, IndiGo, pada Kamis (25/12/2025) membatalkan sebanyak 67 penerbangan. Dari jumlah tersebut, 63 penerbangan dibatalkan akibat perkiraan cuaca buruk, sementara 4 penerbangan lainnya karena kendala operasional.

Pembatalan penerbangan ini berdampak pada sejumlah bandara, termasuk Agartala, Chandigarh, Dehradun, Varanasi, dan Bengaluru. Cuaca ekstrem berupa kabut tebal menjadi tantangan utama dalam operasional penerbangan selama musim dingin.

Masih Dalam Pengawasan DGCA

Kondisi ini terjadi saat IndiGo masih berada di bawah pemantauan Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil India (DGCA) menyusul gangguan besar yang terjadi pada awal Desember lalu.

DGCA telah menetapkan periode musim kabut musim dingin yang berlangsung dari 10 Desember hingga 10 Februari. Dalam periode ini, maskapai diwajibkan menggunakan pilot dengan pelatihan khusus serta pesawat yang dilengkapi teknologi CAT-IIIB, yang memungkinkan pendaratan aman meskipun jarak pandang sangat rendah.

Jumlah Penerbangan Dikurangi

Saat ini, IndiGo juga mengoperasikan jumlah penerbangan yang lebih sedikit dari rencana awal. Maskapai tersebut awalnya dijadwalkan mengoperasikan 2.144 penerbangan domestik per hari. Namun, setelah pembatalan massal sekitar 1.600 penerbangan dalam satu hari, pemerintah memangkas jadwal operasional sebesar 10 persen.

Dengan kebijakan tersebut, IndiGo kini hanya diperbolehkan mengoperasikan sekitar 1.930 penerbangan domestik per hari.

Investigasi Masih Berlangsung

DGCA telah membentuk tim investigasi beranggotakan empat orang untuk menelusuri penyebab gangguan operasional yang terjadi. Tim ini telah memanggil dan meminta keterangan dari CEO IndiGo Pieter Elbers serta Chief Operating Officer Isidre Porqueras.

Laporan hasil investigasi tersebut dijadwalkan dirilis dalam waktu dekat dan akan menjadi dasar penentuan langkah lanjutan regulator terhadap maskapai.

IndiGo Klaim Kondisi Mulai Membaik

Melalui akun resminya di platform X, IndiGo menyatakan bahwa sejumlah keterlambatan penerbangan di Bengaluru disebabkan oleh kabut tebal dan jarak pandang rendah. Maskapai juga mengklaim bahwa kondisi operasional kini berangsur stabil setelah gangguan besar pada periode 1–9 Desember.

Manajemen IndiGo menyebut bahwa fase terburuk telah dilewati, meskipun pemantauan ketat terhadap operasional penerbangan masih terus dilakukan.

Share:

Saturday, 20 December 2025

BV100, Baterai Nuklir Mini Tanpa Isi Ulang: Aman Digunakan atau Bom Waktu?

Baterai Nuklir Mini BV100 Diproduksi Massal, Tahan 50 Tahun Tanpa Isi Ulang

 


Perusahaan teknologi asal China, Betavolt, resmi memproduksi massal BV100, sebuah baterai nuklir mini berukuran koin yang mampu menghasilkan listrik secara stabil hingga 50 tahun tanpa perlu diisi ulang. Inovasi ini dinilai sebagai terobosan besar dalam dunia teknologi penyimpanan energi jangka panjang.

Baterai BV100 menggunakan teknologi peluruhan beta dengan panas yang sangat rendah. Berkat teknologi ini, baterai dapat bekerja secara stabil dalam jangka waktu sangat lama tanpa memerlukan perawatan atau pengisian ulang.

Daya Kecil, Fungsi Besar

Dengan output sekitar 100 mikrowatt, BV100 tidak dirancang untuk perangkat berdaya tinggi seperti ponsel atau laptop. Namun, baterai ini sangat ideal untuk perangkat berdaya rendah yang membutuhkan suplai energi terus-menerus.

Beberapa sektor yang menjadi target penggunaan BV100 antara lain:

  • Perangkat medis seperti alat pacu jantung
  • Industri dirgantara dan luar angkasa
  • Sensor pintar dan Internet of Things (IoT)
  • Robotika mikro dan perangkat AI skala kecil
  • Drone mini dan alat pemantau lingkungan ekstrem

Lebih Aman Dibanding Baterai Konvensional

Salah satu keunggulan utama BV100 adalah faktor keamanannya. Tidak seperti baterai lithium-ion, baterai nuklir mini ini tidak mengandung bahan mudah terbakar sehingga tidak berisiko meledak atau terbakar.

Radiasi yang dihasilkan dari proses peluruhan beta sepenuhnya tertahan di dalam struktur internal baterai, sehingga aman untuk penggunaan jangka panjang dan tidak membahayakan pengguna.

Target Versi 1 Watt Tahun 2025

Betavolt juga mengungkapkan rencana pengembangan versi baterai nuklir mini dengan daya 1 watt yang ditargetkan rilis pada tahun 2025. Jika berhasil melewati proses regulasi, versi ini berpotensi digunakan pada perangkat elektronik yang lebih kompleks.

Masa Depan Energi Jangka Panjang

Kehadiran BV100 membuka peluang baru dalam pengembangan energi nuklir skala kecil dan teknologi baterai masa depan. Dengan usia pakai yang sangat panjang dan tingkat keamanan tinggi, baterai ini berpotensi menjadi solusi energi untuk berbagai kebutuhan teknologi modern.

Sumber: Betavolt Technology, laporan teknologi energi nuklir mini

Share:

Sunday, 2 November 2025

Cara Mengatasi Koneksi Anda Tidak Pribadi di Web WhatsApp NET::ERR_CERTIFICATE_TRANSPARENCY_REQUIRED

Cara Mengatasi “Koneksi Anda Tidak Pribadi” di Web WhatsApp (NET::ERR_CERTIFICATE_TRANSPARENCY_REQUIRED)

Pernahkah kamu mencoba membuka web.whatsapp.com, tapi malah muncul pesan “Koneksi Anda tidak pribadi” dengan kode error NET::ERR_CERTIFICATE_TRANSPARENCY_REQUIRED? Jangan panik — ini bukan berarti situs WhatsApp berbahaya. Biasanya masalah ini muncul karena pengaturan waktu di komputer tidak akurat, sertifikat keamanan browser rusak, atau jaringan internet memblokir koneksi SSL.

Dalam artikel ini, kita akan membahas langkah-langkah mudah dan aman untuk mengatasinya.

 


1️⃣ Periksa Tanggal dan Waktu di PC

Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah cek tanggal dan waktu komputer kamu. Jika jam atau tanggal tidak sesuai, browser menganggap sertifikat situs sudah kadaluarsa.

Langkahnya:

  1. Klik kanan jam di pojok kanan bawah → pilih Atur tanggal/waktu.
  2. Aktifkan Setel waktu secara otomatis dan Setel zona waktu otomatis.
  3. Tutup browser dan buka ulang situs https://web.whatsapp.com.

2️⃣ Gunakan Mode Penyamaran (Incognito)

Coba buka WhatsApp Web lewat mode incognito.

  • Di Chrome: tekan Ctrl + Shift + N
  • Di Edge: tekan Ctrl + Shift + N

Jika berhasil dibuka, berarti masalahnya ada di cache atau ekstensi browser.

3️⃣ Hapus Cache dan Cookies

Cache lama atau cookie yang rusak bisa menghalangi akses ke situs aman.

Langkah:

  1. Buka Setelan Chrome → Privasi dan keamanan → Hapus data penjelajahan.
  2. Centang Gambar dan file dalam cache serta Cookie situs.
  3. Klik Hapus data, lalu coba buka ulang WhatsApp Web.

4️⃣ Nonaktifkan Sementara Antivirus atau VPN

Beberapa antivirus seperti Avast, Kaspersky, atau BitDefender memiliki fitur pemindaian HTTPS yang bisa menimbulkan konflik dengan sertifikat situs. Coba nonaktifkan sementara fitur Web Shield atau HTTPS scanning di antivirus kamu, lalu buka kembali situsnya.

5️⃣ Gunakan DNS Google

Kadang penyebab error SSL datang dari server DNS ISP. Kamu bisa ubah DNS menjadi milik Google agar koneksi lebih stabil.

  1. Buka Control Panel → Network and Internet → Network Connections.
  2. Klik kanan koneksi aktif → Properties.
  3. Pilih Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4).
  4. Masukkan DNS berikut:
    Preferred DNS: 8.8.8.8
    Alternate DNS: 8.8.4.4
    
  5. Klik OK, lalu buka ulang browser.

6️⃣ Update Browser

Pastikan browser kamu versi terbaru agar mendukung sertifikat keamanan terkini.

  • Di Chrome: klik titik tiga kanan atas → Bantuan → Tentang Google Chrome.
  • Tunggu proses update selesai, lalu restart browser.

7️⃣ Ganti Jaringan Internet

Jika kamu memakai Wi-Fi kantor, sekolah, atau jaringan publik, bisa jadi koneksi itu membatasi akses SSL. Coba gunakan hotspot dari HP untuk memastikan masalah bukan dari jaringan.

8️⃣ Coba Browser Lain

Kalau tetap error, coba buka di browser lain seperti Edge, Firefox, atau Opera. Jika berhasil, berarti sertifikat Chrome kamu perlu di-reset atau browser perlu diinstal ulang.

💡 Tips Agar WhatsApp Web Tidak Error Lagi

  • Selalu aktifkan pengaturan waktu otomatis di komputer.
  • Gunakan browser resmi dan update secara berkala.
  • Hindari memakai VPN gratis yang bisa mengubah sertifikat SSL.
  • Gunakan DNS Google untuk koneksi stabil dan aman.

✅ Kesimpulan

Pesan “Koneksi Anda tidak pribadi” di WhatsApp Web bukanlah ancaman serius. Masalah ini biasanya berasal dari pengaturan waktu, cache, atau jaringan, bukan dari situs WhatsApp itu sendiri. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu bisa mengakses WhatsApp Web kembali tanpa kendala.

Label: Tutorial Komputer, WhatsApp Web, Tips Teknologi, Error Browser, Internet & Jaringan, Solusi Masalah PC

Share:

Tuesday, 7 October 2025

Cara Developer Bangun Aplikasi di ChatGPT dengan Apps SDK (Update 2025)

🚀 OpenAI Resmi Luncurkan Aplikasi di ChatGPT dan Apps SDK: Era Baru Interaksi AI Dimulai

Tanggal: 6 Oktober 2025
Penulis: Admin

 


OpenAI resmi memperkenalkan aplikasi di ChatGPT bersama dengan Apps SDK, yang menandai lahirnya generasi baru aplikasi interaktif berbasis percakapan. Kini pengguna dapat berinteraksi langsung dengan berbagai aplikasi seperti Spotify, Canva, Booking.com, dan lainnya—tanpa harus meninggalkan jendela ChatGPT.

🌐 Apa Itu Apps di ChatGPT?

Fitur baru ini memungkinkan pengguna berkomunikasi langsung dengan aplikasi hanya melalui obrolan biasa. Misalnya, kamu bisa mengetik:

“Spotify, buatkan playlist untuk pesta Jumat malam,”

dan ChatGPT akan menampilkan aplikasi Spotify secara otomatis di jendela percakapan dengan daftar lagu yang sesuai konteks. Dengan dukungan antarmuka interaktif seperti peta, playlist, dan presentasi, pengguna bisa melakukan lebih banyak hal tanpa berpindah platform.

💡 Manfaat untuk Pengguna dan Developer

Bagi pengguna, aplikasi di ChatGPT akan muncul sesuai konteks percakapan, membantu mereka bekerja, belajar, atau berkreasi lebih efisien. Sedangkan bagi pengembang, Apps SDK membuka peluang untuk menjangkau lebih dari 800 juta pengguna ChatGPT di seluruh dunia.

Apps SDK kini tersedia dalam versi preview, dibangun menggunakan Model Context Protocol (MCP) — sebuah standar terbuka yang memungkinkan ChatGPT terhubung dengan alat dan data eksternal.

🤝 Mitra Awal yang Sudah Hadir

  • Booking.com
  • Canva
  • Coursera
  • Expedia
  • Figma
  • Spotify
  • Zillow

Aplikasi-aplikasi tersebut kini bisa digunakan oleh semua pengguna ChatGPT (Free, Go, Plus, dan Pro) di luar kawasan Uni Eropa.

“Kolaborasi dengan OpenAI membuat pengalaman mencari rumah jadi lebih manusiawi,” kata John Weisberg, Head of AI di Zillow.

🔧 Cara Developer Membangun Aplikasi di ChatGPT

Dengan Apps SDK, pengembang dapat:

  • Menentukan logika percakapan dan tampilan antarmuka aplikasi,
  • Menghubungkan langsung ke backend milik mereka,
  • Menyediakan fitur login dan akses premium bagi pengguna.

OpenAI juga telah merilis dokumentasi resmi, panduan desain, dan contoh kode sumber terbuka agar developer bisa memulai dengan mudah.

🔐 Keamanan dan Privasi di Prioritaskan

OpenAI menetapkan standar ketat untuk menjaga keamanan pengguna. Setiap aplikasi di ChatGPT wajib:

  • Mematuhi kebijakan penggunaan OpenAI,
  • Sesuai untuk semua audiens,
  • Menyertakan kebijakan privasi yang jelas dan transparan.

Saat pertama kali menggunakan aplikasi, ChatGPT akan meminta izin pengguna untuk menghubungkannya agar mereka tahu data apa yang mungkin dibagikan. Ke depan, OpenAI juga akan menambahkan kontrol yang lebih rinci agar pengguna dapat mengatur kategori data yang dapat digunakan oleh tiap aplikasi.

🧭 Langkah Selanjutnya

Dalam beberapa bulan ke depan, OpenAI berencana:

  • Membuka fitur aplikasi untuk pengguna Business, Enterprise, dan Edu,
  • Meluncurkan direktori aplikasi ChatGPT,
  • Memungkinkan developer memonetisasi aplikasi mereka,
  • Menyediakan dukungan untuk Agentic Commerce Protocol, yang memungkinkan pembelian instan langsung di ChatGPT.

🏁 Kesimpulan

Peluncuran Apps di ChatGPT dan Apps SDK menandai langkah besar dalam evolusi AI interaktif. Kini ChatGPT bukan sekadar chatbot, tetapi menjadi platform aplikasi cerdas yang bisa membantu pengguna melakukan hampir apa saja—dari mendesain, belajar, hingga merencanakan perjalanan.

OpenAI membuka peluang besar bagi developer di seluruh dunia untuk ikut serta membangun masa depan AI yang lebih kolaboratif, terbuka, dan bermanfaat untuk semua.


🏷️ Tag Populer

#OpenAI #ChatGPT #AppsSDK #AI #Teknologi #Developer #Canva #Spotify #Zillow #AplikasiChatGPT #AI2025 #OpenAIApps

Share:

Tuesday, 30 July 2024

Elon Musk Semprot Google Yang Hilangkan Donald Trump dari Mesin Pencarian

   

                   Elon Musk Semprot Google yang Hilangkan Donald Trump dari Mesin Pencarian
© Bisnis.com


Elon Musk tampaknya sedang marah pada Google karena menghilangkan informasi tentang Donald Trump dari mesin pencarian.
Dia mengunggah di akun media sosialnya bahwa ketika mengetikkan “Donald Trump,” mesin pencarian justru mengarahkan ke kata kunci “Donald Duck.” Bahkan ketika menuliskan “President Donald,” yang muncul adalah nama “President Donald Regan” 

   Kontroversi ini juga mencuat setelah Musk membagikan tangkapan layar yang menunjukkan bahwa mengetik “presiden donald” di kolom pencarian Google tidak menghasilkan saran tentang Donald Trump, melainkan tentang “presiden donald duck” dan “presiden donald regan

   Meskipun demikian, dari pantauan Bisnis, pencarian tentang Donald Trump masih dapat dilakukan di kolom Google 

https://www.bbc.com/indonesia/dunia-42537983


Gangguan ini tampaknya terkait dengan mesin pencari Google yang menghilangkan saran pencarian dengan kata kunci “President Donald Trump” 
Sepertinya Elon Musk sangat memperhatikan perubahan ini dan menyoroti potensi campur tangan dalam pemilu. 

   Google menghilangkan informasi tentang Donald Trump dari hasil pencarian karena algoritma mesin pencari mereka terus diperbarui dan disesuaikan.
Perubahan ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk perubahan dalam preferensi pengguna, perubahan dalam kebijakan perusahaan, atau perubahan dalam algoritma yang menentukan urutan hasil pencarian.
Namun, secara umum, Google berusaha untuk memberikan hasil pencarian yang relevan dan akurat berdasarkan konteks dan permintaan pengguna. 

  Reaksi publik terhadap perubahan ini bervariasi. Beberapa orang mungkin merasa frustrasi karena informasi tentang Donald Trump tidak lagi muncul dengan mudah dalam hasil pencarian Google. Namun, ada juga yang berpendapat bahwa perubahan ini adalah bagian dari upaya Google untuk memperbaiki relevansi dan kualitas hasil pencarian. Terlepas dari itu, perubahan dalam algoritma mesin pencari selalu menimbulkan perdebatan dan perhatian. 

Share:

Disclaimer

Disclaimer
Ketentuan Penggunaan Konten di kedungmundukrw.blogspot.com

Blog Archive

Popular Posts