BERITA TERKINI, DUNIA DALAM BERITA, SEPUTAR INFORMASI TERPECAYA

Cara Cari Uang Gampang Dan Halal

Mengurangi Stres Keuangan Masalah keuangan adalah salah satu penyebab utama stres dalam kehidupan. Pemahaman keuangan yang baik memungkinkan Anda menghindari masalah keuangan yang tidak perlu, mengurangi stres, dan meningkatkan kualitas hidup Anda.

Showing posts with label Manchester United. Show all posts
Showing posts with label Manchester United. Show all posts

Monday, 12 January 2026

Era Kelam MU Berlanjut, Brighton Hentikan Langkah Setan Merah

Manchester United Tersingkir dari Piala FA, Brighton Hancurkan Mimpi Setan Merah di Old Trafford

 

DESAIN BLOGGER ORANG DESA

Old Trafford kembali menjadi saksi malam penuh luka. Manchester United harus mengubur mimpi mereka di Piala FA setelah kalah 1–2 dari Brighton & Hove Albion dalam laga putaran ketiga, Minggu (11/1/2026). Kekalahan ini memastikan Setan Merah tersingkir lebih awal dari kompetisi tertua di dunia tersebut.

Bermain di hadapan publik sendiri, Manchester United sejatinya mencoba tampil agresif sejak menit awal. Namun Brighton menunjukkan organisasi permainan yang lebih rapi dan disiplin. Mereka mampu meredam tekanan tuan rumah sekaligus menunggu momen yang tepat untuk menyerang.

Petaka bagi MU datang dari sosok yang sudah sangat mereka kenal. Danny Welbeck, mantan striker Setan Merah, kembali menjadi tokoh antagonis. Gol yang ia cetak di babak kedua menjadi penentu kemenangan Brighton dan sekaligus menghancurkan harapan mantan klubnya untuk melaju lebih jauh di Piala FA.

Kekalahan ini terasa semakin menyakitkan karena terjadi di tengah situasi klub yang sedang goyah. Pemecatan Ruben Amorim beberapa hari sebelumnya membuat suasana tim belum sepenuhnya stabil. Darren Fletcher yang ditunjuk sebagai pelatih interim gagal memberikan kado perpisahan manis di laga terakhirnya.

Analisis Singkat Pertandingan

Secara permainan, Manchester United terlihat kehilangan arah. Transisi dari era Amorim ke Fletcher belum membuahkan keseimbangan yang solid. Lini tengah kerap kalah duel, sementara pertahanan sering kehilangan fokus saat Brighton melakukan serangan balik cepat.

Brighton justru tampil lebih matang. Mereka tidak perlu menguasai bola terlalu lama, tetapi mampu memaksimalkan setiap peluang. Skema permainan yang rapi dan disiplin membuat mereka sukses mengeksploitasi kelemahan United.

Kemenangan ini menjadi bukti bahwa Brighton bukan lagi tim kecil yang mudah ditaklukkan. Mereka datang ke Old Trafford bukan untuk bertahan, melainkan untuk mencuri sejarah — dan itu berhasil mereka lakukan.

Penutup

Tersingkirnya Manchester United dari Piala FA menjadi gambaran nyata musim yang penuh kekecewaan. Tanpa peluang meraih trofi domestik dan dengan kondisi manajemen yang belum stabil, masa depan Setan Merah kini dipenuhi tanda tanya.

Sementara itu, Brighton pulang dengan kepala tegak. Kemenangan di Old Trafford akan dikenang sebagai salah satu momen paling bersejarah dalam perjalanan mereka di Piala FA.

Share:

Sunday, 31 August 2025

Marah! Scott Parker Ledak VAR Usai Burnley Dipecundangi Manchester United

VAR dan Kontroversi Tak Berkesudahan: Apakah Sepak Bola Menuju "Game yang Paling Steril"?

VAR dan Kontroversi Tak Berkesudahan: Apakah Sepak Bola Menuju "Game yang Paling Steril"?

Ilustrasi wasit yang sedang berkonsultasi dengan monitor VAR
Ilustrasi wasit yang sedang berkonsultasi dengan monitor VAR

Belum juga tiga pekan bergulir, Liga Premier Inggris musim 2025/2026 sudah kembali dihebohkan oleh sejumlah kontroversi terkait Video Assistant Referee (VAR). Kali ini, dua laga yang melibatkan Manchester United vs Burnley dan Chelsea vs Fulham memicu kemarahan para manajer dan memantik perdebatan sengit di kalangan penggemar sepak bola.

Drama Injury Time di Old Trafford: Hadiah Penalti untuk Setan Merah

Pertandingan Manchester United melawan Burnley di Old Trafford berakhir dengan drama injury time yang pahit bagi tim tamu. Dengan skor imbang 2-2, wasit Sam Barrott awalnya membiarkan permainan berlanjut saat Jaidon Anthony dari Burnley melakukan grabbing (menarik baju) terhadap Amad Diallo dari MU di ujung area penalti.

Namun, setelah diminta meninjau ulang insiden tersebut di monitor pinggir lapangan oleh VAR Stuart Attwell yang berada ratusan kilometer jauhnya, Barrott mengubah keputusannya dan menganugerahkan penalti bagi Setan Merah. Bruno Fernandes yang menjalankan tugas dengan baik memastikan MU meraih kemenangan 3-2.

"Di lapangan, wasit tidak memberikan pelanggaran, lalu kami 'me-wasit-ulang' permainannya. Ini bukan lagi keputusan wasit utama, melainkan seorang lelaki di dalam kotak berjarak 200-an mil," ujar Parker dengan nada frustrasi, seperti dikutip BBC Match of the Day.

Gol Burnley yang Dianulir: Batas Offside Semakin Seni

Kontroversi bagi Burnley sebenarnya sudah dimulai lebih awal. Pada babak kedua, striker mereka Lyle Foster berhasil membobol gawang MU setelah mengalahkan kiper Altay Bayindir. Sorak-sorai pun pecah. Namun, kegembiraan itu hanya bertahan sejenak.

Teknologi offside semi-otomatis (semi-automated offside technology) menunjukkan bahwa Foster berada dalam posisi offside sangat marginal. Bagian lengannya dinyatakan lebih depan dibanding bek MU, Diogo Dalot. Keputusan yang sempit dan membuat Parker semakin geram.

"Kami mungkin hanya berjarak beberapa bulan atau setahun lagi dari situasi di mana kami tidak akan merayakan gol sama sekali. Saya berdiri di pinggir lapangan, Anda mencetak gol dan saya merasa ada sejuta hal yang melintas di pikiran—seperti sebuah checklist. Apakah offside? Apakah dia menginjak kakinya dua menit sebelumnya?"

Kemarahan Silva dan Fulham: "Keputusan yang Sulit Dipahami"

Kontroversi VAR tidak hanya terjadi di Old Trafford. Pada laga yang lebih awal, Fulham harus menelan pil pahit kekalahan 2-0 dari Chelsea di Stamford Bridge akibat dua keputusan yang sangat contentious (mengundang perdebatan).

Pertama, gol remaja mereka, Josh King, pada menit ke-21 dianulir. Wasit Rob Jones, setelah meninjau ulang, memutuskan bahwa Rodrigo Muniz melakukan foul (pelanggaran) terhadap Trevoh Chalobah dalam proses membangun serangan. Banyak yang menilai kontak antara Muniz dan Chalobah sangat minimal dan tidak disengaja.

Kemarahan Fulham mencapai puncaknya ketika Chelsea kemudian diberikan penalti karena bola mengenai tangan Ryan Sessegnon. Marco Silva, manajer Fulham, begitu murka.

"Semua orang terkejut dengan apa yang terjadi sore ini. Tidak ada yang bisa meyakinkan saya bahwa itu adalah pelanggaran yang obvious (jelas) dari Rodrigo. Sulit untuk dimengerti," ujarnya kepada Match of the Day.

Sudah Saatnya Mantan Pemain Bergabung dalam Tim VAR?

Gelombang kritik terhadap implementasi VAR semakin menjadi. Stephen Warnock, mantan pemain Liga Premier, menyuarakan keresahan yang sama. Ia merasa sepak bola sedang "berjalan mundur" dan tidak lagi menyenangkan untuk ditonton karena setiap gol selalu diselidiki dengan forensik yang berlebihan.

Warnock pun mengusulkan solusi: masukkan mantan pemain profesional ke dalam tim VAR.

"Mereka [wasit] tidak selalu melihat intricacies (seluk-beluk rumit) permainan. Kami [mantan pemain] tahu permainannya, kami mencintai permainan ini dan kami ingin melihatnya dimainkan dengan cara yang benar dan melihat hasil yang benar," tegas Warnock.

Usulan ini bukan tanpa alasan. Mantan pemain dianggap memiliki "feel" atau feeling alami terhadap dinamika permainan, seperti niat seorang pemain, intensitas kontak, dan situasi-situasi yang bagi wasit biasa mungkin terlihat sebagai pelanggaran, tetapi bagi pesepakbola adalah bagian dari permainan yang wajar.

Masa Depan VAR: Antara Keadilan dan Jiwa Sepak Bola

Tujuannya mulia: mencapai keadilan dan akurasi keputusan. Namun, dalam praktiknya, VAR justru sering menciptakan ketidakpastian baru, mematikan euforia, dan mengubah fokus dari permainan itu sendiri menjadi "forensik checking" setiap menit.

Pertanyaannya sekarang, sampai di titik mana kita mau mengorbankan flow dan emosi natural sepak bola—seperti sorak-sorai spontan setelah sebuah gol—demi sebuah keputusan yang "sempurna" secara hukum tetapi terasa steril dan tidak manusiawi?

Kontroversi ini dipastikan akan terus berlanjut. Solusinya mungkin tidak mudah, tetapi diskusi terbuka tentang perbaikan sistem—termasuk usulan melibatkan mantan pemain—perlu terus digulirkan agar teknologi benar-benar menjadi pelayan bagi sepak bola, bukan majikannya.

Share:

Wednesday, 27 August 2025

Rio Ngumoha, Sensasi 16 Tahun Liverpool Cetak Gol Kemenangan | Blog Bola

Rio Ngumoha, Sensasi 16 Tahun Liverpool Cetak Gol Kemenangan | Blog Bola

Rio Ngumoha, Sensasi 16 Tahun Liverpool yang Cetak Gol Kemenangan dan Bikin Theo Walcott Hampir Menangis

Meta Description: Rio Ngumoha, bocah 16 tahun, cetak gol kemenangan untuk Liverpool vs Newcastle. Theo Walcott hampir menangis terharu. Baca kisah sensasi muda yang samai rekor Wayne Rooney.
Keywords: Rio Ngumoha, Gol Liverpool, Liverpool vs Newcastle, Bocah 16 Tahun, Theo Walcott, Arne Slot, Hugo Ekitike, Akademi Liverpool, Liga Inggris, Bintang Muda

Para penggemar Liverpool memiliki nama baru untuk diingat: Rio Ngumoha. Bocah ajaib berusia 16 tahun ini menjadi pahlawan tak terduga bagi The Reds dengan mencetak gol kemenangan dramatis melawan Newcastle United. Aksi gemilangnya bahkan membuat mantan bintang Arsenal, Theo Walcott, hampir meneteskan air mata karena terharu.

Rio Ngumoha Liverpool
Rio Ngumoha bikin gol saat Liverpool menang atas Newcastle United. (Foto: AFP/ANDY BUCHANAN)

Momen Dramatis di Detik-Detik Akhir Laga

Pertandingan Liverpool melawan Newcastle di Stadion St James' Park berlangsung sangat sengit. Liverpool sempat unggul dua gol lewat Ryan Gravenberch dan Hugo Ekitike, namun Newcastle bangkit dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 berkat gol Bruno Guimaraes dan William Osula.

Justru di saat-saat penentuan, pada menit-menit terakhir pertandingan, Rio Ngumoha muncul sebagai pahlawan. Pemain muda itu dengan tenang menyelesaikan umpan silang ke dalam gawang Newcastle, mengamankan tiga poin penting bagi Liverpool dan memicu euphoria bagi para pendukung setia The Reds.

Pujian Meluap dari Theo Walcott

Momen bersejarah Ngumoha langsung menyita perhatian dunia sepakbola, tidak terkecuali Theo Walcott. Eks pemain Arsenal dan Inggris itu, yang kini menjadi pengamat, mengaku sangat terharu menyaksikan gol tersebut.

Walcott menyebutnya sebagai "momen yang luar biasa" dan mengungkapkan kekagumannya pada bakat muda yang tampil percaya diri di panggung besar Liga Inggris.

"Momen yang luar biasa. Saya hampir meneteskan air mata dengan gol itu dan Rio anak 16 tahun yang mencetaknya. Indah. Pemandangan yang luar biasa," kata Walcott di BBC, seperti dikutip dari sumber.

Menyamai Rekor Legenda, Wayne Rooney

Gol kemenangan Ngumoha bukan sekadar gol biasa. Menurut data statistik Opta, pencapaiannya menyamai rekor yang pernah ditorehkan oleh legenda Manchester United, Wayne Rooney. Ngumoha mencetak gol kemenangan di usia 16 tahun, sebuah prestasi yang sangat langka dan menjanjikan masa depan yang cerah.

Pencapaian ini menempatkannya dalam kelompok elit pemain muda dengan bakat dan mentalitas terbaik yang pernah lahir di Liga Inggris.

Masa Depan Cerah Liverpool di Bawah Arne Slot

Kemenangan ini melanjutkan awal yang mulus bagi Liverpool di musim 2025/2026 di bawah manajer baru Arne Slot. Sebelumnya, The Reds juga berhasil mengalahkan Bournemouth dengan skor 4-2.

Kemunculan Rio Ngumoha, bersama dengan performa gemilang debutan Hugo Ekitike, menunjukkan bahwa Liverpool tidak hanya memiliki masa kini yang kuat tetapi juga masa depan yang sangat cerah. Akademi The Reds terus membuktikan diri sebagai penghasil bintang-bintang berbakat yang siap bersinar di level tertinggi.

Kisah Rio Ngumoha adalah pengingat yang indah tentang mengapa sepak bola begitu memesona—sebuah drama yang ditulis oleh pahlawan-pahlawan tak terduga.

Share:

Saturday, 28 September 2024

Highlight dari Pertandingan Antara Newcastle United dan Manchester City

Foto: REUTERS/Scott Heppell


 Pertandingan antara Newcastle United dan Manchester City berlangsung dengan intensitas tinggi dan penuh aksi.
Berikut adalah gambaran jalannya permainan:

  1. Babak Pertama:

    • Manchester City memulai pertandingan dengan dominasi penguasaan bola, mencoba mengontrol tempo permainan.
    • Newcastle United bermain dengan disiplin, bertahan dengan baik dan mencoba melakukan serangan balik cepat.
    • Pada menit ke-35, Josko Gvardiol mencetak gol untuk Manchester City melalui sundulan setelah menerima umpan dari Jack Grealish. Gol ini membuat City unggul 1-0.
  2. Babak Kedua:

    • Newcastle United meningkatkan intensitas serangan mereka di babak kedua, berusaha keras untuk menyamakan kedudukan.
    • Pada menit ke-58, Anthony Gordon dijatuhkan oleh kiper Manchester City, Ederson, di dalam kotak penalti. Penalti diberikan kepada Newcastle, dan Gordon berhasil mengeksekusinya dengan baik, mengubah skor menjadi 1-1.
    • Setelah gol penyama kedudukan, kedua tim saling menyerang dan menciptakan beberapa peluang berbahaya. Manchester City terus menekan dengan serangan dari Erling Haaland dan Kevin De Bruyne, namun pertahanan Newcastle tetap solid.
  3. Menit-Menit Akhir:

    • Di menit-menit akhir pertandingan, kedua tim berusaha keras untuk mencetak gol kemenangan. Manchester City hampir mencetak gol melalui tendangan keras dari Haaland, namun kiper Newcastle, Nick Pope, melakukan penyelamatan gemilang.
    • Newcastle juga memiliki beberapa peluang melalui serangan balik cepat, namun tidak ada yang berhasil dikonversi menjadi gol.
  4. Akhir Pertandingan:

    • Pertandingan berakhir dengan skor imbang 1-1. Kedua tim menunjukkan performa yang kuat dan pertandingan berlangsung dengan penuh semangat dan determinasi.

Pertandingan ini menunjukkan kualitas dan ketangguhan dari kedua tim, dengan banyak momen menarik dan aksi yang mendebarkan. 

Berikut adalah susunan pemain dari kedua tim dalam pertandingan antara Newcastle United dan Manchester City:

Newcastle United:

  • Kiper: Nick Pope
  • Bek: Kieran Trippier, Fabian Schär, Dan Burn, Lewis Hall
  • Gelandang: Joelinton, Bruno Guimarães, Sandro Tonali
  • Penyerang: Anthony Gordon, Jacob Murphy, Harvey Barnes

Cadangan: Martin Dubravka, Emil Krafth, Garang Kuol, Tino Livramento, Miguel Almirón, Elliot Anderson, Sean Longstaff, Matt Ritchie, Callum Wilson

Manchester City:

  • Kiper: Ederson
  • Bek: Kyle Walker, Rúben Dias, Manuel Akanji, Josko Gvardiol
  • Gelandang: Mateo Kovacic, Rico Lewis, Ilkay Gündogan
  • Penyerang: Bernardo Silva, Erling Haaland, Jack Grealish

Cadangan: Stefan Ortega, Scott Carson, John Stones, Jeremy Doku, Matheus Nunes, Phil Foden, James McAtee, Savinho

Pertandingan ini menampilkan beberapa pemain kunci dari kedua tim yang berperan penting dalam jalannya pertandingan. 


TAG

 newcastle vs man city

susunan pemain newcastle vs man city

klasemen newcastle vs man city

city vs newcastle

statistik newcastle vs man city

man city vs newcastle

city vs

manchester city vs newcastle

liga

siaran langsung liga inggris

man city vs

mancity

jadwal man city

Share:

Monday, 25 March 2024

Amad Diallo Cetak Gol Penentu Saat Puasa Ramadhan, Manchester United Singkirkan Liverpool dari Piala FA

Amad Diallo Cetak Gol Penentu Saat Puasa Ramadhan, Manchester United Singkirkan Liverpool dari Piala FA

 

Amad Diallo meminta maaf karena selebrasi golnya berujung kartu merah setelah membuka baju. (REUTERS/Molly Darlington)

Pemain Muslim Manchester United, Amad Diallo, mengaku masih menjalankan ibadah puasa Ramadhan saat mencetak gol kemenangan dalam laga perempat final Piala FA 2023/2024 melawan Liverpool, Minggu malam (17/3).

Diallo tampil luar biasa dengan melakukan sprint panjang dari area pertahanan Manchester United hingga ke kotak penalti Liverpool sebelum mencetak gol penentu kemenangan Setan Merah.

Yang membuat momen itu semakin istimewa, pemain asal Pantai Gading tersebut melakukannya saat sedang berpuasa.

"Tidak mudah untuk tetap berpuasa. Yang penting kamu harus percaya pada dirimu sendiri. Saya melakukannya karena saya berpuasa untuk Tuhan," ujar Amad Diallo usai pertandingan, dikutip dari Stadium Astro.

"Saya suka puasa. Ketika saya di lapangan, saya ingin berjuang untuk tim. Saya bersyukur kepada Tuhan atas momen ini," tambahnya.

Jalannya Pertandingan

Manchester United memastikan tiket semifinal Piala FA setelah menundukkan Liverpool dengan skor dramatis 4-3 di Old Trafford.

MU unggul lebih dulu pada menit ke-10 lewat gol Scott McTominay. Liverpool kemudian menyamakan kedudukan melalui Alexis Mac Allister pada menit ke-44, sebelum Mohamed Salah membawa The Reds unggul 2-1 pada menit ke-45+2.

Pada menit ke-87, MU menyamakan skor menjadi 2-2 lewat gol Antony. Skor tersebut bertahan hingga waktu normal berakhir dan laga dilanjutkan ke babak tambahan.

Di perpanjangan waktu, Liverpool kembali unggul 3-2 melalui gol Harvey Elliott pada menit ke-105. Namun MU membalas lewat gol Marcus Rashford pada menit ke-112, membuat skor kembali imbang 3-3.

Puncak drama terjadi pada menit ke-120. Amad Diallo mencuri bola, menerima umpan dari Alejandro Garnacho, lalu berlari cepat menuju kotak penalti sebelum melepaskan tembakan yang menaklukkan kiper Liverpool.

Gol tersebut memastikan kemenangan Manchester United 4-3 dan membawa mereka lolos ke semifinal Piala FA.

Jadwal Semifinal Piala FA

Empat tim yang lolos ke semifinal Piala FA 2023/2024 adalah Manchester United, Coventry City, Manchester City, dan Chelsea.

Berdasarkan hasil undian, Manchester United akan menghadapi Coventry City, sementara Manchester City akan bertemu Chelsea.

Share:

Disclaimer

Disclaimer
Ketentuan Penggunaan Konten di kedungmundukrw.blogspot.com

Blog Archive

Popular Posts