BERITA TERKINI, DUNIA DALAM BERITA, SEPUTAR INFORMASI TERPECAYA

Cara Cari Uang Gampang Dan Halal

Mengurangi Stres Keuangan Masalah keuangan adalah salah satu penyebab utama stres dalam kehidupan. Pemahaman keuangan yang baik memungkinkan Anda menghindari masalah keuangan yang tidak perlu, mengurangi stres, dan meningkatkan kualitas hidup Anda.

Showing posts sorted by date for query Kriminal. Sort by relevance Show all posts
Showing posts sorted by date for query Kriminal. Sort by relevance Show all posts

Friday, 20 February 2026

Anggota Brimob Diamankan Terkait Dugaan Kekerasan Anak di Kota Tual, Satu Korban Meninggal Dunia

 

ilustrasi
IG @neVerAl0nely___

Terduga saat ini telah diamankan dan ditahan di Rumah Tahanan Polres Tual. Proses penyelidikan masih terus berjalan guna mengungkap secara jelas kronologi serta unsur pidana dalam peristiwa tersebut.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, insiden bermula ketika korban berinisial AT (14) mengendarai sepeda motor di ruas jalan sekitar RSUD Maren Tual. Diduga terjadi tindakan pemukulan menggunakan helm oleh seorang oknum, yang menyebabkan korban terjatuh dari kendaraannya.

Salah satu saksi yang juga masih di bawah umur menyebutkan bahwa korban sempat sadar setelah terjatuh. Namun, korban mengalami pendarahan di bagian mulut dan hidung serta benturan di kepala.

Korban segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawa AT tidak tertolong dan telah dimakamkan pada Kamis (19/02/2026). Sementara satu korban lainnya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Proses Hukum Berjalan

Kasat Reskrim Polres Tual, IPTU Aji Prakoso Trisaputra, membenarkan bahwa terduga telah diamankan dan sedang dalam pemeriksaan oleh penyidik. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi lanjutan dari pihak Polda Maluku terkait perkembangan kasus tersebut.

Pihak kepolisian menyatakan akan menangani kasus ini secara profesional dan transparan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


Catatan Redaksi

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa penegakan hukum harus berjalan adil tanpa memandang latar belakang pelaku. Proses hukum yang transparan dan objektif sangat dibutuhkan demi menjaga kepercayaan masyarakat.

Redaksi Blog Orang Desa berharap seluruh pihak menahan diri dari spekulasi serta menunggu hasil penyelidikan resmi agar tidak menambah luka bagi keluarga korban.

Sumber: Disrupsi


Ringkasan Peristiwa

Aspek Informasi
Lokasi Kota Tual, Maluku
Korban AT (14) – Meninggal dunia
Korban Lain 1 orang – Dalam perawatan
Terduga MS – Anggota Brimob
Status Diamankan & dalam pemeriksaan
Tempat Penahanan Rutan Polres Tual

Label: Berita Nasional, Kriminal, Maluku, Viral

Share:

Sunday, 28 December 2025

Mahasiswi FEB ULM Tewas di Selokan, Oknum Polisi Jadi Terduga Pelaku

Oknum Polisi Diduga Pembunuh Mahasiswi FEB ULM Zahra Dilla Ditangkap Polresta Banjarmasin

 

Ilustrasi AI

Kasus kematian tragis Zahra Dilla (20), mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lambung Mangkurat (ULM), kini mulai terungkap. Seorang oknum anggota kepolisian berinisial S ditangkap oleh Satuan Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin, Polda Kalimantan Selatan.

Penangkapan tersebut dilakukan setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan atas penemuan jasad korban yang sempat menggegerkan warga Kota Banjarmasin.

Dihadirkan Saat Pengungkapan Kasus

Pada Jumat, 26 Desember 2025, terduga pelaku S dihadirkan dalam sesi pengungkapan kasus di Mapolresta Banjarmasin. Ia terlihat mengenakan baju tahanan berwarna oranye, celana pendek, serta tangan dalam kondisi terborgol.

Hingga kini, pihak kepolisian belum mengumumkan pangkat maupun satuan tempat S bertugas dengan alasan kepentingan penyidikan.

Kronologi Penemuan Jasad Zahra Dilla

Kasus ini bermula dari penemuan jasad Zahra Dilla oleh petugas kebersihan Dinas PUPR Kota Banjarmasin saat menjalankan aktivitas rutin membersihkan peralatan dan mengambil air di selokan.

Saat membuka penutup gorong-gorong, petugas mendapati bagian tubuh manusia terlihat di dalamnya. Salah seorang petugas bernama Rahmat mengungkapkan, awalnya mereka sempat ragu dengan apa yang dilihat.

Namun setelah memastikan temuan tersebut mencurigakan, mereka segera menghubungi warga sekitar dan melaporkannya kepada pihak berwajib.

Relawan dan aparat kepolisian kemudian tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi. Jasad korban yang belum teridentifikasi dibawa ke RSUD Ulin Banjarmasin untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Identitas Korban dan Barang Hilang

Identitas Zahra Dilla baru dipastikan setelah kedua orang tuanya datang ke kamar pemulasaran jenazah pada Rabu sore. Keluarga memastikan bahwa jasad tersebut adalah putri mereka.

Pihak keluarga juga mengungkapkan bahwa sejumlah barang pribadi korban tidak ditemukan, di antaranya:

  • Sepeda motor Honda Vario
  • Dua unit ponsel
  • Dompet
  • Tas
  • Gelang emas

Hilangnya barang-barang tersebut turut menjadi bagian dari penyelidikan kepolisian.

Penyelidikan Masih Berlanjut

Saat ini, Sat Reskrim Polresta Banjarmasin masih mendalami motif serta peran terduga pelaku dalam kasus pembunuhan mahasiswi FEB ULM tersebut. Sejumlah saksi juga masih dimintai keterangan untuk mengungkap kasus secara menyeluruh.

Kasus ini menyita perhatian luas publik dan memicu keprihatinan mendalam, khususnya di lingkungan kampus Universitas Lambung Mangkurat serta masyarakat Kalimantan Selatan.

Sumber: Tribunnews.com

Share:

Diduga Dibunuh, Mahasiswi ULM Zahra Dilla Tewas di Selokan Banjarmasin

Mahasiswi FEB ULM Zahra Dilla Ditemukan Tewas di Selokan Banjarmasin, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan

 


Warga Banjarmasin digegerkan dengan penemuan jasad seorang mahasiswi di dalam selokan kawasan Simpang Empat Sungaiandai, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Korban diketahui bernama Zahra Dilla (20), mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lambung Mangkurat (ULM).

Jasad Zahra ditemukan pada Rabu pagi, 24 Desember 2025, oleh petugas kebersihan Dinas PUPR Kota Banjarmasin saat hendak mengambil air di selokan.

Ditemukan Saat Petugas Membuka Tutup Got

Salah satu petugas kebersihan bernama Rahmat mengungkapkan, penemuan jasad tersebut bermula ketika mereka membuka penutup got.

"Kami mau mengambil banyu di selokan, pas dibuka tutupnya terlihat kaki manusia. Setelah itu kami sepakat menunggu polisi," ujar Rahmat.

Petugas kemudian memberi tahu warga sekitar. Tak lama berselang, relawan bersama pihak kepolisian datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi.

Jasad korban yang belum diketahui identitasnya langsung dibawa ke RSUD Ulin Banjarmasin untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Identitas Korban Dikenali Keluarga

Identitas korban baru dipastikan pada Rabu sore setelah kedua orang tua datang ke ruang pemulasaran jenazah RSUD Ulin Banjarmasin. Keluarga memastikan jasad tersebut adalah putri sulung mereka, Zahra Dilla.

"Jasad korban telah dikenali oleh kedua orang tuanya," kata Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Utara, Ipda Hafiz Satria Arianda.

Zahra diketahui berasal dari Desa Lok Tamu, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar. Selama kuliah, ia tinggal di indekos di Banjarmasin dan sesekali pulang ke rumah orang tuanya.

Sejumlah Barang Pribadi Korban Hilang

Pihak keluarga menyebutkan sejumlah barang milik korban tidak ditemukan, di antaranya:

  • Sepeda motor Honda Vario
  • Dua unit ponsel
  • Dompet
  • Tas
  • Gelang emas seberat 10 gram

Hilangnya sejumlah barang tersebut memperkuat dugaan adanya tindak kriminal.

Ditemukan Bekas Jeratan di Tubuh Korban

Berdasarkan hasil visum sementara, polisi menemukan bekas jeratan pada tubuh korban.

"Dari hasil visum ditemukan bekas jeratan, di antaranya pada bagian leher dan lengan," ungkap Ipda Hafiz.

Temuan ini mengarah pada dugaan bahwa korban mengalami kekerasan sebelum meninggal dunia.

Sosok Zahra di Mata Kampus

Zahra Dilla tercatat sebagai mahasiswi aktif Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis ULM, semester V.

Dekan FEB ULM Banjarmasin, Ahmad Yunani, menyebut korban dikenal sebagai pribadi yang baik dan mudah bergaul. Pada awal masa perkuliahan, Zahra juga sempat aktif mengikuti kegiatan program studi.

Saat ini, sebagian besar mahasiswa FEB ULM telah menyelesaikan ujian akhir semester dan pulang ke daerah masing-masing. Namun, beberapa mahasiswa masih berada di Banjarmasin untuk keperluan skripsi dan seminar.

Kasus Masih Dalam Penyelidikan

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kematian Zahra Dilla serta menelusuri keberadaan barang-barang korban yang hilang.

Kasus ini menyita perhatian publik dan menimbulkan duka mendalam, khususnya bagi keluarga, civitas akademika Universitas Lambung Mangkurat, serta masyarakat Kalimantan Selatan.

Sumber: Tribunnews.com

Share:

Sunday, 9 November 2025

Seksual Anak di Tangeran>Kasus Pelecehang, Banten | Berita Terkini

Kasus Pelecehan Seksual Anak di Tangerang, Banten | Berita Terkini

 


Kasus Pelecehan Seksual Anak di Tangerang, Banten

Kota Tangerang, Banten, kembali digemparkan dengan kasus pelecehan seksual yang sangat memprihatinkan. Seorang wanita berusia 22 tahun, bernama Raihani, resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian. Kasus ini mengundang perhatian publik setelah video yang memperlihatkan tindak asusila yang dilakukan oleh pelaku terhadap anak kandungnya yang masih balita, beredar luas di media sosial.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Aram Indr, pelaku menyerahkan diri ke pihak kepolisian setelah video tersebut viral. Saat ini, Raihani sudah ditahan dan kasusnya sedang ditangani oleh Tim Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Penyidik terus melakukan pemeriksaan secara intensif untuk mengungkap motif di balik tindakan yang sangat menyedihkan ini.

Dalam kasus ini, pelaku dijerat dengan beberapa pasal serius, yaitu:

  • Pasal 45 ayat 1 Jo Pasal 27 ayat 1 UU Nomor 1 Tahun 2024, terkait perubahan kedua UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
  • Pasal 29 Jo Pasal 4 ayat 1 UU Nomor 44 Tahun 2008, tentang Pornografi.
  • Pasal 88 Jo Pasal 76 UU Nomor 35 Tahun 2014, perubahan dari UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Video viral berdurasi sekitar 7 menit tersebut memperlihatkan tindakan pelecehan seksual yang dilakukan oleh sang ibu terhadap anaknya sendiri, yang masih berusia balita. Adegan dalam video itu menimbulkan reaksi keras dari masyarakat, yang mayoritas mengecam keras tindakan yang sangat tidak manusiawi ini.

Sementara itu, pihak Polsek Ciledug, melalui Kapolseknya Kompol Saiful Anwar, menyampaikan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam terkait video viral tersebut. Tujuannya adalah memastikan semua fakta terungkap, termasuk pihak lain yang mungkin terlibat atau mengetahui peristiwa ini sebelumnya.

Kejadian ini menimbulkan keprihatinan publik yang sangat mendalam. Sejumlah netizen memberikan komentar keras, menuntut agar pelaku mendapatkan sanksi hukum yang setimpal dan agar kasus ini menjadi perhatian serius dalam upaya perlindungan anak di Indonesia. Kasus ini juga menjadi peringatan keras bagi masyarakat tentang pentingnya kewaspadaan dan perhatian terhadap anak-anak, khususnya terkait keamanan dan keselamatan mereka di lingkungan rumah maupun digital.

Pihak kepolisian pun menegaskan bahwa mereka akan menindak tegas siapa pun yang terbukti melakukan pelecehan seksual terhadap anak, sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Raihani kini harus menghadapi proses hukum yang ketat, sementara publik menunggu perkembangan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan keadilan bagi korban, sang anak balita yang menjadi korban pelecehan.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat, pemerintah, dan pihak berwenang, untuk meningkatkan edukasi, pengawasan, dan perlindungan terhadap anak, agar kejadian serupa tidak terjadi lagi di masa mendatang.

Untuk informasi lebih lengkap, masyarakat dapat mengikuti perkembangan kasus ini melalui kanal resmi kepolisian atau media berita terpercaya.

Share:

Saturday, 1 November 2025

Dampak dan Konsekuensi Melakukan Hal Ilegal di Kehidupan Sehari-hari




Pendahuluan

Setelah memahami penyebab orang tergoda melakukan hal ilegal, kini saatnya membahas apa dampak nyata yang ditimbulkannya.
Banyak orang mengira bahwa pelanggaran kecil tidak akan berpengaruh besar, padahal dampaknya bisa menjalar ke berbagai aspek kehidupan — mulai dari reputasi, ekonomi, hingga hubungan sosial.

1. Dampak Sosial dari Perbuatan Ilegal

  1. Kehilangan Kepercayaan dari Masyarakat
    Sekali seseorang diketahui melanggar hukum, kepercayaan sulit untuk dikembalikan.
    Misalnya, pelaku korupsi, penipu online, atau pencuri data pribadi akan sulit diterima kembali di lingkungan sosialnya.

  2. Kerusakan Moral dan Teladan Buruk
    Tindakan ilegal yang dianggap “biasa” akan menular ke generasi muda. Akibatnya, nilai kejujuran dan tanggung jawab mulai hilang.

  3. Keresahan dan Ketidakstabilan Sosial
    Jika tindakan ilegal sering terjadi di masyarakat, rasa aman pun berkurang. Warga akan mudah curiga dan kehilangan rasa saling percaya.

2. Dampak Hukum yang Ditimbulkan

  1. Sanksi Pidana dan Denda
    Setiap pelanggaran hukum memiliki konsekuensi — mulai dari hukuman penjara, denda besar, hingga pembatasan hak sosial.

  2. Catatan Kriminal
    Catatan kejahatan akan mengikuti seseorang seumur hidup dan bisa memengaruhi kesempatan kerja atau pendidikan.

  3. Kerugian Finansial dan Reputasi
    Selain hukuman, pelaku juga bisa kehilangan harta benda, aset, bahkan reputasi di mata publik.

3. Cara Mencegah Dampak Negatif di Lingkungan Kita

  • Tingkatkan kesadaran hukum di masyarakat.
    Ikut serta dalam kegiatan edukasi atau sosialisasi hukum sederhana.

  • Laporkan pelanggaran secara bijak.
    Gunakan jalur resmi atau aplikasi pelaporan pemerintah.

  • Jadilah teladan kecil.
    Mulai dari diri sendiri dengan taat aturan dan jujur dalam hal kecil sekalipun.

Kesimpulan

Perbuatan ilegal bukan hanya urusan individu, tapi juga membawa dampak sosial dan hukum yang luas.
Dengan memahami akibatnya, kita diharapkan lebih berhati-hati dalam bertindak, serta memilih jalan legal yang lebih aman, bermartabat, dan bermanfaat bagi semua.


Share:

Wednesday, 29 October 2025

Polres Karawang Ungkap Kasus Bayi Baru Lahir Tewas di Tirtamulya dalam Waktu 24 Jam

 

Polres Karawang Ungkap Kasus Bayi Baru Lahir Tewas di Tirtamulya dalam Waktu 24 Jam

Polres Karawang Ungkap Kasus Bayi Baru Lahir Tewas di Tirtamulya dalam Waktu 24 Jam

Karawang, Jawa Barat — 28 Oktober 2025

Polres Karawang berhasil mengungkap kasus tragis kematian seorang bayi baru lahir di Kampung Kalengkuku, Kecamatan Tirtamulya, hanya dalam waktu kurang dari 24 jam setelah laporan penemuan jenazah.

AKBP Fiki N. Ardiansyah, Kapolres Karawang, dalam konferensi pers pada Selasa (28/10/2025) mengatakan bahwa tim penyidik gabungan dari unit Reskrim, Samapta, dan Polsek bekerja cepat untuk menelusuri identitas korban dan para pelaku.

"Kasus ini berawal dari penemuan mayat bayi yang sudah menjadi buah bibir masyarakat di Kampung Kalengkuku. Setelah mendapat laporan, tim langsung mendatangi TKP dan berkoordinasi intensif untuk menelusuri identitas korban serta pelaku," ujar Kapolres.

Dalam penyelidikan cepat tersebut, penyidik berhasil mengidentifikasi dan menetapkan dua tersangka dalam kurun waktu satu kali 24 jam. Kedua pelaku yang diamankan berinisial MRB (20), laki-laki, warga Labanmulia, Kecamatan Tegalmulia; dan RDL (21), perempuan, warga Dusun Pasir Tanjung, Kecamatan Lemahabang.

Berdasarkan keterangan pelaku kepada penyidik, peristiwa memilukan itu terjadi pada Sabtu, 25 Oktober 2025, sekitar pukul 14.00 WIB. RDL melahirkan bayi tersebut di kediamannya di Pasir Tanjung. Namun, alih-alih merawat, pasangan ini justru melakukan tindakan yang mengakibatkan kematian sang bayi.

Menurut pengakuan, MRB dan RDL menutup mulut bayi dengan lakban hingga bayi tidak dapat bernapas dan meninggal dunia. Setelah itu, jasad bayi dibungkus menggunakan kain berwarna hitam dan biru sebelum ditemukan oleh warga setempat.

Kapolres menyampaikan bahwa penyidik masih mendalami motif di balik tindakan kedua pelaku dan kasus ini akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku dengan pasal-pasal yang relevan.

Peristiwa ini mengingatkan pentingnya perlindungan terhadap anak dan penegakan hukum yang tegas terhadap tindakan yang mengancam nyawa manusia, apalagi terhadap bayi yang tidak berdosa.

PolresKarawang BeritaKarawang Kriminal KasusBayi JawaBarat
Share:

Tuesday, 14 October 2025

Kronologi Lengkap Wanita 22 Tahun Ditemukan Tewas di Hotel Palembang | Bagian 2

Fakta Baru Kasus Wanita Hamil Ditemukan Tewas di Hotel Palembang

Fakta Baru Kasus Wanita Hamil Ditemukan Tewas di Hotel Palembang: Tangan Terikat dan Mulut Disumpal

Palembang, Sumatera Selatan — Sabtu, 11 Oktober 2025

 


Kasus kematian tragis seorang wanita muda di Palembang kembali menyita perhatian publik. AP (22), warga Jalan Tegal Binangun, Kelurahan Plaju Darat, ditemukan meninggal dunia di kamar Hotel Lendosis, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan IT II Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (11/10/2025).

Dugaan Pembunuhan Sadis di Kamar Hotel

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, diduga kuat korban meninggal akibat dibunuh. Saat ditemukan, korban berada dalam kondisi tangan terikat, mulut disumpal pakaian, dan wajah tertutup bantal. Tubuhnya juga mengalami sejumlah luka lebam yang mengindikasikan adanya kekerasan sebelum meninggal dunia.

Pihak kepolisian memperkirakan korban telah meninggal sekitar 12 jam sebelum ditemukan oleh karyawan hotel pada Sabtu sore pukul 15.00 WIB.

Ditemukan oleh Karyawan Hotel

Korban pertama kali ditemukan oleh seorang karyawan hotel yang curiga karena korban tidak keluar kamar sejak pagi. Saat diperiksa, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Temuan itu langsung dilaporkan ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.

Kesedihan Keluarga Korban

Korban telah dimakamkan oleh pihak keluarga di TPU Talang Petai, Palembang, pada Minggu (12/10/2025) pagi. Sang ayah, Agus Nasi (56), mengatakan bahwa terakhir kali melihat anaknya pada Jumat (10/10/2025) sore sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu, AP berpamitan hendak mengantarkan suaminya bekerja.

“Kami sempat mencari ke teman-temannya, tapi tidak ada yang tahu keberadaannya,” ujar Agus, dikutip dari Sripoku.com.

Karena tak kunjung pulang dan nomor ponselnya tidak bisa dihubungi, keluarga sempat berpikir positif bahwa AP sedang berada di rumah temannya. Namun, duka mendalam datang ketika keluarga mendapat kabar dari Polrestabes Palembang bahwa AP ditemukan meninggal dunia di kamar hotel.

“Setelah mendengar berita itu, saya langsung mendatangi kantor polisi,” kata Agus dengan nada sedih.

Polisi Selidiki Pelaku dan Motif

Polisi masih terus menyelidiki kasus ini untuk mengungkap siapa pelaku di balik kematian AP. Berdasarkan informasi sementara, korban diketahui sempat check-in bersama seorang pria yang kini sedang dicari untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Sumber: Tribunnews.com

Share:

Thursday, 11 September 2025

Tragedi di Bangkalan: Kakak-Adik Bunuh Ayah Tiri, Motifnya Kesal Ibu Menikah Lagi

Tragedi di Bangkalan: Kakak-Adik Bunuh Ayah Tiri, Motifnya Kesal Ibu Menikah Lagi

Tragedi di Bangkalan: Kakak-Adik Bunuh Ayah Tiri, Motifnya Kesal Ibu Menikah Lagi

Dipublikasikan pada: 10 September 2025 | Kategori: Hukum & Kriminal

Sebuah aksi nekat yang mengerikan terjadi di Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Seorang ayah tiri, M, tewas dibacok oleh anak tirinya sendiri di hadapan ibu kandungnya. Motif di balik tragedi ini disebut-sebut karena kesal sang ibu menikah lagi setelah ditinggal merantau oleh ayah kandung mereka.

Kronologi Mengerikan di Jalan Raya Desa Macajah

Peristiwa berdarah ini terjadi pada Selasa, 9 September 2025, sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu, korban M yang berprofesi sebagai warga Desa Bandang Dajah, Kecamatan Tanjung Bumi, sedang membonceng istrinya, SF, yang tak lain adalah ibu kandung dari pelaku.

Dalam sekejap, suasana tenang itu berubah menjadi horor. KD, bersama adiknya RMA, menghadang dan melakukan pembacokan berulang kali terhadap M hingga tewas. Aksi brutal itu terjadi di Jalan Raya Desa Macajah, tepat di depan mata ibu mereka sendiri.

Kapolres Bangkalan, AKBP Hendro Sukmono, mengonfirmasi bahwa polisi telah mengamankan pelaku utama KD dan menyita barang bukti berupa sebilah celurit lengkap dengan selongsongnya. Senjata tajam itulah yang digunakan untuk menghabisi nyawa korban.

Motif Pelaku: Anggap Ibu Selingkuh dan Tinggalkan Keluarga

Apa yang mendorong anak-anak untuk melakukan pembunuhan keji terhadap ayah tirinya?

Motifnya berawal dari persepsi keliru tentang hubungan ibunya. KD mengaku sangat kesal setiap kali melihat korban, M, membonceng ibunya. Ia masih menganggap ibunya, SF, adalah istri sah dari ayah kandungnya yang merantau bekerja ke Ambon.

Padahal, menurut penjelasan polisi, pernikahan siri antara SF dan ayah kandung pelaku telah usai dengan perceraian. Sudah lima tahun SF meninggalkan rumah dan memutuskan untuk menikah siri dengan korban, M. Dari pernikahan itu, mereka dikaruniai seorang anak yang kini berusia 4 tahun.

Namun, kenyataan pahit itu tidak bisa diterima oleh KD. Ia bersikukuh bahwa ibunya telah berselingkuh dengan korban dan dianggap tega meninggalkan dia serta tiga saudara kandungnya. Dendam yang dipendam bertahun-tahun akhirnya meledak dalam aksi nekat tersebut.

Korban sempat menunjukkan sikap baiknya dengan memberi uang Rp 300.000 kepada pelaku tidak lama sebelum terjadi pembacokan. Namun, tindakan itu sama sekali tidak meredam niat jahat pelaku.

Korban Sempat Berbuat Baik sebelum Dibunuh

Yang membuat pilu, Kapala Satuan Reserse Kriminal Polres Bangkalan, AKP Hafid Dian Maulidi, menyatakan bahwa hubungan korban dengan anak-anak tirinya baik-baik saja.

Bahkan, tidak lama sebelum peristiwa pembacokan terjadi, korban sempat menunjukkan sikap baiknya dengan memberi uang Rp 300.000 kepada KD. Tindakan itu sama sekali tidak meredam niat jahat pelaku yang sudah terlanjur dipenuhi rasa benci dan dengki.

Balita berusia 4 tahun, buah hati dari perkawinan SF dan M, juga turut menjadi saksi hidup dalam tragedi tersebut karena ikut dibonceng saat kejadian.

Ancaman Hukum Pidana Mati bagi Pelaku

Akibat perbuatannya, tersangka KD kini terancam hukuman yang sangat berat. Polisi menjeratnya dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana yang ancamannya hukuman mati atau seumur hidup.

Selain itu, juga Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman penjara 15 tahun, serta Pasal 170 KUHP tentang penganiayaan beramai-ramai dengan ancaman pidana penjara 20 tahun.

Proses penyidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap setiap detail peristiwa dan melengkapi barang bukti. Keluarga dari kedua pihak kini harus berhadapan dengan duka yang mendalam akibat dari tragedi yang sebenarnya bisa dihindari ini.

Kesimpulan: Tragedi ini menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya komunikasi dalam keluarga dan penerimaan terhadap perubahan dinamika hubungan keluarga. Dendam dan persepsi keliru dapat berujung pada tindakan kriminal yang merugikan banyak pihak.

Artikel ini dilaporkan oleh Tribun X, menghadirkan berita lokal untuk Indonesia.

© 2025 - All Rights Reserved

Share:

Saturday, 6 September 2025

Suami di Bondowoso Nekat Tembak Selingkuhan Istrinya di Area Persawahan, Ini Kronologinya

Suami di Bondowoso Tembak Selingkuhan Istrinya - Kronologi Lengkap

Suami di Bondowoso Nekat Tembak Selingkuhan Istrinya di Area Persawahan

Ditulis pada: 25 Agustus 2025 | Kategori: Hukum & Kriminal

BONDOWOSO - Sebuah tragedi yang dipicu oleh rasa cemburu dan pengkhianatan terjadi di Kecamatan Pujer, Bondowoso, Jawa Timur. Seorang suami, berinisial AG, nekat melakukan penembakan terhadap seorang pria yang diduga merupakan selingkuhan istrinya. Peristiwa memilukan ini terjadi saat kedua korban sedang berduaan di semak-semak di area persawahan.

Insiden penembakan ini menjadi pelajaran pahit tentang bahaya main hakim sendiri dalam menyelesaikan masalah rumah tangga.

Latar Belakang Penembakan

Insiden ini berawal dari dugaan perselingkuhan yang dilakukan oleh istri AG. Merasakan keanehan dalam perilaku istrinya, AG pun mulai melakukan penyelidikan sendiri. Puncaknya pada Selasa, 12 Agustus 2025 lalu, ia berhasil memergoki istrinya yang diduga sedang berduaan dengan pria idaman lain, berinisial DS, di area persawahan Desa Sukodono.

Dibakar oleh amarah dan rasa cemburu, AG yang telah mengintai dari kejauhan lalu mengarahkan senapan angin miliknya. Tanpa berpikir panjang, ia melepaskan tembakan yang mengenai bagian leher DS. Melihat hal tersebut, perempuan yang bersama DS langsung kabur dari lokasi kejadian.

Kronologi Penembakan Menurut Kapolres

"Kejadian ini bermula dari dugaan perselingkuhan yang dilakukan oleh istri pelaku AG. Kemudian AG mencoba menyelidiki dengan mencari keberadaan istrinya dan memergoki DS di semak-semak."

"Di sana AG mengintip DS bersama seorang perempuan yang dicurigai sebagai istrinya. Lantas AG menembakkan senapan angin itu dan mengenai leher korban. Setelah ada penembakan, sosok perempuan yang bersama DS lari."

- AKBP Harto Agung Cahyono, Kapolres Bondowoso

Kapolres Bondowoso, AKBP Harto Agung Cahyono, menjelaskan kronologi kejadian saat rilis pada Senin, 25 Agustus 2025. Korban, DS, awalnya bingung siapa yang menembaknya. Namun, ia akhirnya menyadari bahwa AG telah lama melakukan penyelidikan atas dugaan perselingkuhan tersebut.

Pelaku Diamankan dan Ancaman Hukumannya

Setelah kejadian, pihak kepolisian berhasil mengamankan pelaku, AG. Bukti yang disita berupa satu pucuk senapan angin dan 14 butir amunisi. AG kini harus berhadapan dengan hukum atas perbuatannya.

"Pelaku disangkakan Pasal 351 ayat (1) jo. ayat (2) subs 359 KUHP. Ancaman hukumannya selama-lamanya 5 tahun penjara," pungkas Kapolres Harto. Pasal tersebut mengancam pidana penjara bagi mereka yang melakukan penganiayaan hingga menimbulkan luka.

Pelajaran dari Tragedi Bondowoso

Peristiwa ini menjadi pelajaran pahit tentang betapa berbahayanya mengambil tindakan main hakim sendiri. Alih-alih menyelesaikan masalah, AG justru harus berurusan dengan hukum dan menghadapi konsekuensi pidana. Penyelesaian melalui jalur hukum dan konseling pernikahan seharusnya menjadi pilihan utama dalam menyelesaikan konflik rumah tangga.

Disclaimer: Berita ini disusun berdasarkan rilis resmi dari Kapolres Bondowoso. Nama-nama yang digunakan adalah inisial untuk menjaga etika pemberitaan. Gambar yang digunakan hanya sebagai ilustrasi.

Share:

Thursday, 21 August 2025

Kacab Bank di Jakarta Diculik dan Dibunuh – Motif dan Fakta Lengkap

Kacab Bank di Jakarta Diculik dan Dibunuh – Motif dan Fakta Lengkap

Seorang Kepala Kantor Cabang Pembantu (KCP) bank di Jakarta Pusat, Mohamad Ilham Pradipta (37), tewas secara tragis setelah diculik di area parkiran sebuah pusat perbelanjaan di Ciracas, Jakarta Timur. Jasad Ilham kemudian ditemukan terkubur di Serang Baru, Kabupaten Bekasi—dalam kondisi mengenaskan dengan tangan, kaki, dan mata terikat lakban.

 

Mohamad Ilham Pradita


Mohamad Ilham Pradita (Foto: dok. Istimewa)


Empat pelaku penculikan berhasil dibekuk oleh tim gabungan Polres Metro Jakarta Timur dan Polda Metro Jaya. Mereka terdiri dari AT, RS, RAH—semuanya diamankan di Jalan Johar Baru III, Jakarta Pusat—dan RW, yang ditangkap setelah tiba di Nusa Tenggara Timur, diduga saat mencoba melarikan diri.

Menurut pihak kepolisian, keempat orang ini merupakan pelaku yang menculik korban, bukan yang secara langsung melakukan pembunuhan. Penyelidikan masih terus dijalankan untuk mengungkap pelaku lain, termasuk eksekutor dan otak di balik aksi ini, serta motif sesungguhnya.

Ringkasan Fakta Utama

Korban Mohamad Ilham Pradipta (37), Kepala KCP bank di Jakarta Pusat
Lokasi Penculikan Parkiran pusat perbelanjaan di Ciracas, Jakarta Timur
Penemuan Jasad Ditemukan di Serang Baru, Kabupaten Bekasi, dengan kondisi ikatan lakban
Jumlah Pelaku Ditangkap Empat orang—pelaku penculikan, bukan eksekutor pembunuhan
Penanganan Polisi Penyidikan masih berjalan: mencari pelaku lainnya, motif, dan otak kriminal
Status Kasus Sedang pengembangan lebih lanjut oleh Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jaktim

Sumber: Detik News

Share:

Saturday, 2 August 2025

Terungkap! Aktivitas Prostitusi di IKN untuk Layani Kuli Bangunan hingga ASN

Aktivitas Prostitusi di IKN

FOTO: OKEZONE

🔴 EKSKLUSIF: Prostitusi di IKN Terbongkar! Korbannya Dipaksa Layani Kuli hingga Pejabat

Okezoners, kasus perdagangan orang (TPPO) dan prostitusi di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali mencuat ke permukaan. Setelah menjadi sorotan publik beberapa waktu lalu, kini terungkap fakta mengejutkan bahwa pekerja seks komersial (PSK) di lokalisasi IKN ternyata melayani berbagai kalangan, mulai dari tukang bangunan hingga aparatur sipil negara (ASN).

🚨 LAPORAN RESMI KE BARESKRIM POLRI

Ketua Umum Jaringan Nasional (Jarnas) Anti-TPPO, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, mengaku telah menerima laporan mengenai praktik prostitusi yang melibatkan korban perdagangan orang di IKN. Laporan ini kemudian disampaikan langsung ke Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Komjen Pol Wahyu Widada, untuk ditindaklanjuti.

"Korban-korban TPPO ini dipaksa melayani berbagai pihak, mulai dari pekerja proyek hingga ASN yang bertugas di IKN," ungkap Saraswati.

💡 Prostitusi di Balik Pembangunan IKN

Pembangunan IKN sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia rupanya tidak hanya diwarnai oleh kemajuan infrastruktur, tetapi juga praktik ilegal seperti prostitusi. Keberadaan lokalisasi terselubung ini diduga kuat melibatkan jaringan sindikat yang memanfaatkan korban TPPO untuk melayani kebutuhan pekerja dan pejabat di kawasan tersebut.

Fenomena ini memunculkan pertanyaan besar: sejauh mana pengawasan aparat terhadap aktivitas ilegal di IKN? Apakah ada oknum yang turut terlibat atau menutup mata terhadap praktik ini?

⚖️ Masyarakat Berharap Penegakan Hukum Tegas

Kasus ini tentu mencoreng citra IKN sebagai simbol kemajuan Indonesia. Masyarakat pun berharap agar Polri dan instansi terkait segera mengusut tuntas jaringan prostitusi dan TPPO di wilayah tersebut.

"Semoga kasus ini bisa segera diungkap dan korban-korban TPPO mendapatkan perlindungan serta keadilan," harap Saraswati.

📌 Baca Selengkapnya:

🔗 Baca Laporan Lengkap di Okezone

Bagaimana tanggapan Anda terkait kasus ini? Yuk, share pendapat di kolom komentar!

📸 Foto: Okezone

© 2025 - All Rights Reserved

Share:

Friday, 25 July 2025

Hulk Hogan Wafat di Usia 71 Tahun: Profil & Warisan Legendaris WWE

ANTARA/HO-France24.com

Hulk Hogan Meninggal Dunia di Usia 71 Tahun, Dunia Gulat Berduka

Hulk Hogan Meninggal Dunia di Usia 71 Tahun, Dunia Gulat Berduka

Florida, AS – Dunia hiburan dan olahraga kehilangan salah satu tokoh paling legendarisnya. Hulk Hogan, yang memiliki nama asli Terry Gene Bollea, meninggal dunia dalam usia 71 tahun pada Kamis pagi, 24 Juli 2025, di kediamannya di Clearwater Beach, Florida.

Penyebab kematian sang legenda WWE ini adalah henti jantung mendadak. Ia sempat dibawa ke rumah sakit Morton Plant Hospital, namun dinyatakan wafat pukul 11.17 waktu setempat. Pihak kepolisian menyatakan tidak ditemukan unsur kriminal dalam kejadian tersebut.

Karier dan Jejak Hulk Hogan

Hogan dikenal luas sebagai ikon WWE pada era 1980-an dan 1990-an, serta pelopor fenomena "Hulkamania". Ia mulai bergulat sejak akhir 1970-an dan menjadi bintang besar setelah tampil dalam acara-acara besar seperti WrestleMania. Hogan sukses meraih enam kali gelar juara WWE, dan dua kali masuk WWE Hall of Fame.

Di luar ring, ia membintangi beberapa film dan acara televisi seperti Rocky III dan Hogan Knows Best, menjadikan namanya dikenal lintas generasi bahkan oleh penonton non-wrestling.

Respons dari Dunia Hiburan dan Olahraga

Kabar duka ini langsung menjadi perhatian global. Tokoh-tokoh gulat seperti Ric Flair dan The Rock hingga para penggemar di seluruh dunia menyampaikan belasungkawa melalui media sosial. Bahkan, beberapa tokoh politik dan selebritas Hollywood juga turut menyampaikan penghormatan terakhir.

WWE melalui pernyataan resminya menyebut Hogan sebagai tokoh sentral dalam ekspansi global mereka. Ia dianggap sebagai inspirasi bagi generasi pegulat setelahnya.

Kata Kunci SEO Terkait:

  • Hulk Hogan meninggal dunia
  • Wafatnya Hulk Hogan 2025
  • Legenda WWE tutup usia
  • Profil Hulk Hogan
  • Berita WWE terbaru

Kesimpulan

Kepergian Hulk Hogan meninggalkan duka mendalam bagi dunia gulat profesional dan penggemar hiburan di seluruh dunia. Warisan dan semangat Hulkamania akan terus dikenang sebagai bagian dari sejarah emas WWE dan budaya pop global.


Sumber resmi:
https://www.antaranews.com/berita/4992369/hulk-hogan-wafat-di-usia-71-tahun-profil-dan-warisan-legendaris-wwe

Share:

Friday, 18 July 2025

Miris! Suami Bacok Istri di Asahan karena Selingkuh | Cerita Lengkap

Foto: Tampang Agus Wandana yang tega membacok istrinya. (Dok. Polres Asahan)


Miris! Suami Bacok Istri di Asahan karena Cemburu & Selingkuh

😱 Miris! Suami Bacok Istri di Asahan karena Cemburu Gegara Selingkuh

Asahan, Sumatera Utara – 14 Juli 2025 – Warga Asahan digegerkan dengan aksi brutal seorang pria bernama Agus Wandana (29) yang tega membacok istrinya sendiri, Pitrianingsih, hingga kritis. Aksi kejam ini dipicu rasa cemburu setelah korban diduga berselingkuh.

⏱ Kronologi Kejadian

Kejadian berlangsung pada Minggu dini hari (13/7), sekitar pukul 00.30 WIB. Lokasinya di sebuah rumah di Jalan Semanggi, Kecamatan Kisaran Timur. Agus tiba-tiba menyerang istrinya menggunakan senjata tajam dan mengayunkannya berkali-kali ke arah kepala dan tangan korban.

🚓 Pelaku Langsung Ditangkap Polisi

Polisi bergerak cepat dan berhasil menangkap Agus hanya beberapa jam setelah kejadian. Ia ditangkap sekitar pukul 02.00 WIB di Dusun 4, Desa Tanjung Sari, Kecamatan Sei Dadap, Kabupaten Asahan.

🏥 Kondisi Korban

Korban langsung dilarikan ke RSUD Abdul Manan Simatupang di Kisaran dan kini masih dalam kondisi kritis. Tim medis melakukan perawatan intensif atas luka serius di bagian kepala dan tangannya.

💔 Motif: Cemburu karena Selingkuh

Menurut keterangan AKP Ghulam Yanuar, Kasat Reskrim Polres Asahan, motif utama pelaku adalah rasa cemburu setelah mengetahui sang istri diduga berselingkuh dengan pria lain. Emosi yang tak terkendali membuat Agus gelap mata hingga melakukan kekerasan sadis tersebut.

📋 Data Singkat Kasus

Pelaku Agus Wandana (29 tahun)
Korban Pitrianingsih (istri)
Lokasi Jalan Semanggi, Kisaran Timur, Asahan
Waktu Kejadian Minggu, 13 Juli 2025 pukul 00.30 WIB
Motif Cemburu karena perselingkuhan
Status Korban Kritis, dirawat di RSUD Kisaran

✍️ Penutup

Kisah ini jadi peringatan keras buat kita semua bahwa rasa cemburu yang nggak terkontrol bisa berubah jadi tindakan kriminal. Semoga korban segera pulih, dan pelaku mendapatkan proses hukum yang setimpal. Jangan biarkan emosi merusak hidup kita dan orang lain.


🔗 Sumber Resmi: Detik Sumut – Motif Pria Bacok Istri hingga Kritis di Asahan

Share:

Monday, 30 June 2025

Sadis! Wanita di Sorong Hampir Diperkosa di Pinggir Jalan, Aksi Pelaku Terekam CCTV

 

Kota Sorong, Papua Barat Daya – Aksi kekerasan dan percobaan pemerkosaan menghebohkan warga Kota Sorong pada Sabtu (28/6/2025) sore. Seorang pria tertangkap kamera CCTV saat melakukan penganiayaan brutal terhadap seorang wanita di pinggir jalan kampung, tepatnya di Jalan Bangau I, Kota Sorong.



Dalam rekaman CCTV yang beredar luas di media sosial, terlihat korban tengah duduk seorang diri sebelum didatangi pelaku. Tanpa banyak bicara, pelaku langsung memukul korban secara membabi buta dan melakukan pelecehan seksual.

Korban yang berani melawan membuat warga sekitar segera berdatangan ke lokasi. Kepanikan membuat pelaku kabur dari tempat kejadian.

Tak butuh waktu lama, aparat kepolisian yang menerima laporan dari warga langsung melakukan pengejaran. Minggu dini hari, pelaku berhasil ditangkap. Namun, karena berusaha melarikan diri saat ditangkap, polisi terpaksa melumpuhkannya dengan tembakan di bagian kaki.

Kini pelaku telah diamankan di Mapolresta Sorong Kota dan tengah menjalani proses hukum serta penyelidikan lebih lanjut.

Kasus ini menjadi peringatan serius bagi warga untuk tetap waspada, terutama di lokasi sepi, dan mendorong pihak berwenang untuk meningkatkan patroli keamanan.

🏷️ Tag SEO 

percobaan pemerkosaan Sorong, wanita diserang di Papua Barat, CCTV pemerkosaan Sorong, kekerasan terhadap perempuan, berita kriminal Papua 2025, penganiayaan wanita Sorong, Mapolresta Sorong, video pemerkosaan viral, pemerkosaan di jalan sepi, kejahatan malam hari Sorong

Share:

Saturday, 21 June 2025

Tragedi Cinta Terlarang Ibu dan Anak di Armenia: Kisah Nyata yang Menggemparkan

 


Saat melakukan riset mengenai kasus Diana dan Edgar dari Armenia, saya menemukan kisah lain yang tak kalah mengejutkan dari harian cetak lokal di Yerevan. Kisah ini menyeret seorang politikus dan polisi ternama, Garik Milikian, ke dalam pusaran cinta terlarang dan tragedi keluarga yang berujung pada dua nyawa melayang. Berikut ceritanya.

Garik Milikian adalah sosok sukses di dunia politik Armenia pada era 1990-an. Saat itu, di usia 35 tahun, ia sudah digadang-gadang akan menjadi menteri. Ia memiliki istri bernama Ana dan lima orang putri. Namun, karena terobsesi ingin memiliki anak laki-laki, ia terus berharap akan mendapatkan anak lelaki dalam rumah tangganya.

Pada tahun 1992, dalam sebuah tugas ke Yerevan, Garik jatuh cinta pada seorang gadis magang berusia 20 tahun bernama Milica. Mereka berpacaran diam-diam meski Garik telah berkeluarga. Saat Milica hamil, Garik berjanji akan menikahinya jika anak itu lahir. Benar saja, pada 1993 lahirlah putra mereka, Husep. Ana akhirnya menyetujui Garik menikahi Milica sebagai istri kedua.

Namun, dua tahun kemudian, Garik dan Ana menjebak Milica agar terlihat berselingkuh lalu menceraikannya. Hak asuh Husep pun jatuh ke tangan Garik. Sejak saat itu, Milica menghilang dan tidak diketahui lagi keberadaannya.

Husep dibesarkan dengan penuh kasih oleh Ana dan para kakaknya. Ia tumbuh menjadi anak yang aktif, menyukai sepak bola, dan berhasil menamatkan pendidikan ekonomi pada tahun 2016. Setelah lulus, ia tetap melatih kursus sepak bola di SMP swasta di Yerevan.

Namun, kehidupan Husep berubah ketika ia menerima pesan dari seorang wanita bernama Milica yang mengaku sebagai ibu kandungnya. Awalnya Husep mengabaikan pesan tersebut, namun setelah ayahnya meninggal pada Juni 2016, ia memberanikan diri mengungkapkan pesan itu pada Ana.

Ana akhirnya mengaku bahwa Husep memang anak dari Garik dan Milica, namun ia membesarkannya seperti anak kandung sendiri. Ia juga tak melarang jika Husep ingin bertemu ibunya.

Awal 2017, Husep dan Milica akhirnya bertemu. Mereka saling melepas rindu yang terpendam selama 22 tahun. Milica saat itu hidup susah, bekerja sebagai pedagang es krim dan tinggal bersama pacar pemabuk bernama Euro. Karena sering mengalami kekerasan, Husep meminta ibunya putus dari Euro dan membantunya pindah rumah. Ana bahkan membantu melunasi utang Milica sebesar 17 juta rupiah kepada Euro.

Baca juga kisah serupa: Cinta Terlarang: Ketika Seorang Anak  Menghamili pada Ibu Kandungnya

Namun, Euro tidak tinggal diam. Ia terus mengganggu kehidupan Milica dan Husep. Husep pun memutuskan tinggal bersama ibunya demi keamanan. Dari sinilah terjadi kedekatan emosional yang tidak sehat. Kerinduan yang terpendam berkembang menjadi rasa yang tak pantas antara ibu dan anak.

Milica hamil lagi dan pada Februari 2018 melahirkan seorang bayi perempuan yang cacat. Karena malu dan takut ketahuan warga, Husep mulai menunjukkan niat buruk. Malam 15 Maret 2018, saat Milica tidur, Husep membekap bayinya dengan bantal dan membuang jasadnya ke sungai Azat.

Dalam kondisi kacau, ia mampir ke apotek dan bertemu Euro yang memaki-makinya. Karena emosi, Husep menabrak dan melindas tubuh Euro dengan mobil hingga tewas.

Husep menyerahkan diri ke polisi dan mengaku atas dua pembunuhan. Dalam persidangan, Milica mengaku salah karena menjalin hubungan dengan anak kandungnya. Ia mengakui menyesal namun tak bisa menolak perasaan cinta aneh yang muncul karena kerinduan mendalam.

Pengadilan tinggi Yerevan pada 21 Agustus 2018 menjatuhkan vonis penjara seumur hidup kepada Husep dan dua tahun penjara bagi Milica. Meski keluarga Milikian, terutama Ana dan kakak-kakaknya, sangat terpukul, mereka tetap memberikan dukungan moral dan berharap Husep mendapat keringanan karena usianya yang masih muda dan sebelumnya tidak memiliki catatan kriminal.

Akhir Kata:
Kisah ini sangat kompleks dan menyedihkan. Ia mencerminkan bagaimana dendam, hasrat, dan keputusasaan dapat merusak akal sehat manusia. Apakah pantas Husep dihukum seberat itu? Atau justru ia hanyalah korban dari sistem dan trauma keluarga? Berikan pendapat kamu di kolom komentar.

Share:

Friday, 30 May 2025

Menggemparkan! Ibu dan Anak Jadi Tersangka Video Asusila di Kuningan, Polisi Selidiki Dugaan Sindikat

 



Kuningan, Jawa Barat – Kasus video asusila yang melibatkan ibu dan anak kandung di Kuningan, Jawa Barat, mengejutkan publik dan menyulut keprihatinan mendalam. Kepolisian Resor Kuningan telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus ini, yang diduga kuat bermotif ekonomi dan kini tengah ditelusuri kemungkinan keterlibatan sindikat penyebaran konten dewasa ilegal.

Tiga Orang Jadi Tersangka, Termasuk Ibu dan Anak Kandung

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Kuningan, AKP I Putu Ika Prabawa, menyampaikan bahwa tiga orang telah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka. Ketiganya adalah:

  • SS (40) – Ibu

  • MR (20) – Anak kandung SS

  • KS (26) – Kerabat yang merekam video

“Mereka bertiga sepakat membuat video asusila tersebut. SS dan MR menjadi objek, sementara KS yang merekam,” ujar Putu, dikutip dari Kompas.id (4/10/2024).

Motif Ekonomi dan Rencana Jual Video ke Media Sosial

Video berdurasi 11 detik itu dibuat pada Rabu, 2 Oktober 2024, dan telah tersebar luas di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan pengakuan para tersangka, video tersebut diperuntukkan untuk dijual secara daring, dengan harapan memperoleh keuntungan secara finansial.

“Ketiga tersangka mengakui video tersebut akan diperjualbelikan atau disebarkan ke media sosial agar ada yang tertarik membelinya. Jadi, memang ada motif ekonomi,” jelas Putu.

Penyelidikan Masih Berlanjut: Polisi Telusuri Jaringan dan Penyebar Pertama

Polisi saat ini masih menelusuri lebih dalam mengenai tujuan penyebaran video serta harga jual yang direncanakan. Tak hanya itu, aparat juga menyelidiki siapa pihak pertama yang menyebarluaskan video tersebut ke media sosial, serta potensi keterlibatan pihak lain.

“Kami masih mendalami kasus ini lebih lanjut. Untuk sementara, tiga orang sudah resmi menjadi tersangka dan ditahan,” tambah Putu.

Ancaman Hukuman Berat Menanti Pelaku

Ketiga tersangka dijerat dengan UU No. 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Berikut rincian pasal dan ancamannya:

  • SS dan MR: Dijerat Pasal 34, dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara dan denda hingga Rp 5 miliar.

  • KS: Dijerat Pasal 29 dan 35, dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara dan denda Rp 6 miliar.

Bukan Kasus Pertama: Ibu dan Anak Sebelumnya Juga Terlibat Kasus Serupa

Kasus mengejutkan ini bukan yang pertama terjadi di Indonesia. Pada Juni 2024, Polda Metro Jaya juga mengungkap kasus serupa yang melibatkan ibu berinisial AK (26) dan anak lelakinya yang masih berusia 10 tahun. AK tergiur oleh janji imbalan uang dari akun media sosial, namun uang yang dijanjikan tak pernah diterima.

WCC Mawar Balqis: Jangan Hanya Lihat dari Motif Ekonomi

Sa’adah, Manajer Program Women Crisis Center Mawar Balqis, mengingatkan bahwa kasus ini tidak bisa hanya dilihat dari sisi ekonomi semata. Ia mendesak aparat untuk menyelidiki lebih dalam, termasuk potensi adanya sindikat penyebar video asusila.

“Di beberapa platform media sosial, ada grup-grup yang diduga jadi tempat jual beli video asusila. Ini harus diungkap dan ditindak tegas,” ujar Sa’adah.

Kesimpulan

Kasus video asusila yang melibatkan ibu dan anak di Kuningan ini membuka mata kita bahwa kejahatan digital terus berkembang dengan motif ekonomi sebagai dalih. Penyebaran konten dewasa ilegal bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga menyentuh sisi moral, psikologis, dan sosial masyarakat. Penanganan serius dan pengungkapan jaringan di baliknya menjadi tanggung jawab bersama, demi mencegah kasus serupa di masa depan.

Tag SEO: video asusila ibu dan anak, kasus asusila Kuningan, video dewasa dijual online, Polres Kuningan, kasus pornografi Indonesia, sindikat video asusila, hukum UU Pornografi

Share:

Thursday, 27 February 2025

15 Rekomendasi Film Hollywood 2025 Terbaik untuk Menemani Akhir Pekan

 



Tahun 2025 menjanjikan banyak film menarik yang siap menghibur Anda di akhir pekan. Berikut adalah daftar film Hollywood terbaru yang patut Anda nantikan!

1. Den of Thieves 2: Pantera

Sekuel dari film aksi kriminal Den of Thieves, menampilkan Gerard Butler sebagai Big Nick yang memburu Donnie Wilson di Eropa. Rilis: 10 Januari 2025.

2. Wolf Man

Film horor thriller tentang Blake yang mengalami kejadian misterius di rumah masa kecilnya. Rilis: 17 Januari 2025.

3. Flight Risk

Seorang agen FBI mendapati pilot yang mencurigakan dalam penerbangan penuh ketegangan. Rilis: 24 Januari 2025.

4. Companion

Thriller psikologis tentang seorang gadis muda yang menemukan rahasia berbahaya dalam hubungannya. Rilis: 31 Januari 2025.

5. Dog Man

Film animasi tentang polisi dan anjing patroli yang berubah menjadi pahlawan super. Rilis: 31 Januari 2025.

6. Captain America: Brave New World

Sam Wilson kembali sebagai Captain America menghadapi tantangan politik besar. Rilis: 14 Februari 2025.

7. Snow White (2025)

Adaptasi live-action dari animasi klasik Disney, dibintangi oleh Rachel Zegler sebagai Snow White dan Gal Gadot sebagai Evil Queen. Rilis: 21 Maret 2025.

8. Mission: Impossible – The Final Reckoning

Tom Cruise kembali sebagai Ethan Hunt dalam petualangan terakhirnya. Rilis: 23 Mei 2025.

9. Lilo & Stitch

Remake live-action dari film animasi Disney tahun 2002. Rilis: 23 Mei 2025.

10. Ballerina (John Wick Spin-off)

Seorang pembunuh wanita membalas dendam atas kematian ayahnya. Rilis: 6 Juni 2025.

11. 28 Years Later

Sekuel 28 Days Later yang berlatar hampir tiga dekade setelah wabah virus menyerang dunia. Rilis: 28 Juni 2025.

12. F1

Film aksi olahraga tentang dunia Formula 1, dibintangi oleh Brad Pitt. Rilis: 27 Juni 2025.

13. Superman (2025)

Reboot epik dari film Superman yang disutradarai oleh James Gunn dan dibintangi oleh David Corenswet sebagai Clark Kent. Rilis: 11 Juli 2025.

14. The Fantastic Four

Marvel memperkenalkan kembali Fantastic Four ke MCU. Rilis: 25 Juli 2025.

15. The Conjuring: Last Rites

Sekuel The Conjuring: The Devil Made Me Do It, menghadirkan kisah seram pasangan Ed dan Lorraine Warren. Rilis: 5 September 2025.

Jangan lewatkan film-film ini di bioskop favorit Anda!

Baca lebih lanjut tentang film Snow White (2025) dan Superman (2025) untuk mengetahui lebih dalam tentang adaptasi live-action dan reboot superhero yang paling ditunggu tahun ini!

Share:

Wednesday, 19 February 2025

Skandal Perselingkuhan Pegawai Imigrasi Pekanbaru Viral di Media Sosial


Sebuah peristiwa mengejutkan terjadi di Pekanbaru, Riau, di mana dua pegawai Kantor Imigrasi Kelas 1 Pekanbaru tertangkap basah berselingkuh oleh pasangan sah mereka masing-masing. Kejadian ini terekam dalam video amatir dan menjadi viral di media sosial, mengundang perhatian luas dari masyarakat.

Penggerebekan di Jalan Subrantas

Insiden ini terjadi di persimpangan Tabek Gadang, Jalan Subrantas, Kecamatan Bina Widya, Kota Pekanbaru. Sang istri sah dari salah satu pegawai menggerebek suaminya yang tengah berduaan dengan wanita lain di dalam sebuah mobil. Tidak hanya itu, suami dari wanita yang diduga sebagai pelakor juga menangkap basah istrinya tengah bersama pria lain di dalam minibus berwarna hitam.

Rekaman video penggerebekan ini memperlihatkan ketegangan antara para pasangan yang terlibat, dengan teriakan dan konfrontasi yang menarik perhatian warga sekitar. Kejadian ini pun dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial.

Tindakan dari Pihak Kantor Imigrasi

Menanggapi kejadian ini, Kepala Subbagian Teknologi Informasi dan Komunikasi Kantor Imigrasi Kelas 1 Pekanbaru menyatakan bahwa pihaknya telah membentuk tim khusus untuk melakukan pemeriksaan internal terhadap kedua pegawai yang terlibat.

“Kami telah membentuk tim untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap kedua pegawai ini,” ujar perwakilan Kantor Imigrasi. Pemeriksaan ini dilakukan guna mengetahui kronologi kejadian dan tindakan yang akan diambil terhadap mereka.

Laporan ke Kepolisian

Selain menjadi bahan perbincangan di media sosial, kasus ini juga telah dilaporkan ke kepolisian. Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru saat ini tengah menyelidiki laporan dari salah satu istri yang mengaku ditabrak oleh mobil yang dikendarai oleh suaminya. Pihak kepolisian menyatakan bahwa laporan ini telah diterima dan sedang dalam proses penyelidikan.

Dampak dan Reaksi Masyarakat

Kasus ini menambah daftar panjang skandal perselingkuhan yang terbongkar di ruang publik. Banyak warganet yang mengecam tindakan kedua pegawai tersebut, terutama karena mereka merupakan aparatur negara yang seharusnya memberikan contoh yang baik. Beberapa komentar di media sosial menyoroti pentingnya etika dan moralitas bagi pegawai negeri sipil.

Dengan viralnya kejadian ini, publik kini menunggu langkah lebih lanjut dari instansi terkait mengenai sanksi yang akan diberikan kepada kedua pegawai yang bersangkutan. Kasus ini juga menjadi pengingat bagi banyak orang akan pentingnya menjaga kepercayaan dalam sebuah hubungan serta konsekuensi sosial dari perbuatan yang tidak bertanggung jawab.

Kesimpulan

Kasus perselingkuhan dua pegawai imigrasi di Pekanbaru ini bukan hanya menjadi bahan perbincangan di media sosial, tetapi juga telah menarik perhatian pihak berwenang. Dengan adanya investigasi internal dari Kantor Imigrasi serta penyelidikan dari pihak kepolisian, diharapkan kasus ini dapat diselesaikan dengan adil dan memberikan pelajaran bagi semua pihak. Kita tunggu perkembangan lebih lanjut mengenai hasil pemeriksaan dan tindakan yang akan diambil terhadap kedua pegawai tersebut.

sumber https://youtu.be/x5SyeyyZ-3A?si=eah4UFxHyiGVYT0h

Share:

Thursday, 5 September 2024

Siapakan Peran Utama Dalam Film Animasi Naruto ?

Naruto adalah serial manga dan anime yang sangat populer, diciptakan oleh Masashi Kishimoto. Ceritanya berpusat pada seorang ninja muda bernama Naruto Uzumaki yang bercita-cita menjadi Hokage, pemimpin dan ninja terkuat di desanya, Konohagakure.

Awal Mula

Naruto pertama kali diterbitkan sebagai manga di majalah Weekly Shonen Jump pada tahun 1999 dan berlanjut hingga 2014. Serial ini kemudian diadaptasi menjadi anime yang mulai tayang pada tahun 2002.

Plot Utama

Cerita dimulai dengan Naruto yang dianggap sebagai anak nakal dan sering dijauhi oleh penduduk desa karena di dalam tubuhnya tersegel rubah ekor sembilan, Kyuubi. Namun, dengan tekad dan semangatnya, Naruto berusaha keras untuk mendapatkan pengakuan dari desanya dan mencapai mimpinya menjadi Hokage.

Perkembangan Cerita

Seiring berjalannya waktu, cerita Naruto berkembang menjadi lebih kompleks dengan memperkenalkan berbagai karakter, klan, dan teknik ninja. Salah satu elemen penting dalam cerita adalah chakra, energi yang digunakan oleh para ninja untuk melakukan berbagai teknik.

Naruto Shippuden

Setelah seri pertama berakhir, cerita berlanjut dengan Naruto Shippuden, yang mengikuti perjalanan Naruto setelah dua setengah tahun berlatih di bawah bimbingan Jiraiya. Di sini, Naruto menghadapi ancaman yang lebih besar, termasuk organisasi kriminal Akatsuki.

Warisan Naruto

Setelah Naruto berakhir, cerita dilanjutkan dengan Boruto: Naruto Next Generations, yang mengikuti petualangan anak Naruto, Boruto Uzumaki.

Sasuke Uchiha adalah salah satu karakter utama dalam serial Naruto yang diciptakan oleh Masashi Kishimoto. Dia adalah anggota terakhir dari klan Uchiha yang masih hidup di Konohagakure setelah kakaknya, Itachi Uchiha, membantai seluruh klan mereka.

Latar Belakang

Sasuke lahir pada 23 Juli dan merupakan anak kedua dari Fugaku dan Mikoto Uchiha. Sejak kecil, Sasuke selalu hidup di bawah bayang-bayang kakaknya yang jenius, Itachi. Namun, hidupnya berubah drastis ketika Itachi membantai seluruh klan Uchiha, meninggalkan Sasuke dengan dendam yang mendalam.

Perjalanan Hidup

Setelah tragedi tersebut, Sasuke bertekad untuk menjadi lebih kuat agar bisa membalas dendam kepada Itachi. Dia bergabung dengan Tim 7 bersama Naruto Uzumaki dan Sakura Haruno, di bawah bimbingan Kakashi Hatake. Meskipun awalnya Sasuke adalah teman dan sekutu, rasa dendam dan keinginannya untuk menjadi lebih kuat membuatnya meninggalkan desa dan bergabung dengan Orochimaru.

Kemampuan

Sasuke dikenal dengan Sharingan, kemampuan mata khas klan Uchiha yang memungkinkan penggunanya untuk menyalin teknik ninja dan melihat gerakan dengan sangat cepat. Dia juga menguasai Chidori, teknik petir yang dia pelajari dari Kakashi1. Seiring berjalannya waktu, Sasuke juga mendapatkan Mangekyō Sharingan dan Rinnegan, yang memberinya kekuatan yang lebih besar1.

Peran dalam Cerita

Sasuke memainkan peran penting dalam berbagai alur cerita, termasuk pertarungannya dengan Itachi, keterlibatannya dengan Akatsuki, dan akhirnya, pertarungan terakhirnya dengan Naruto. Setelah perang besar ninja, Sasuke akhirnya kembali ke desa dan berusaha menebus kesalahannya.

Kehidupan Setelah Naruto

Dalam seri Boruto: Naruto Next Generations, Sasuke menjadi mentor bagi Boruto Uzumaki, anak Naruto. Dia juga menikah dengan Sakura Haruno dan memiliki seorang putri bernama Sarada Uchiha.



Share:

Blog Archive

Popular Posts