BERITA TERKINI, DUNIA DALAM BERITA, SEPUTAR INFORMASI TERPECAYA

Saturday 6 April 2024

Lebih dari 14.000 Anak Telah Terbunuh di Gaza Sejak Eskalasi Konflik Israel-Hamas di Mulai.

Lebih dari 816.000 anak-anak Palestina membutuhkan dukungan khusus “akibat agresi Israel,” menurut laporan tersebut.

(REUTERS/STRINGER)


Dubai, 5 April. /tas/.Menurut warga Palestina, setidaknya 14.350 anak di bawah umur telah terbunuh di Jalur Gaza sejak eskalasi baru konflik Palestina-Israel dimulai pada 7 Oktober tahun lalu, yang mencakup sekitar 44% dari total jumlah korban.

 Statistik merayakan Hari Anak Palestina tahunan pada tanggal 5 April.

 Menurut statistik dari Al Jazeera TV, sekitar empat anak terbunuh setiap jam akibat tindakan Pasukan Pertahanan Israel  (IDF) di Jalur Gaza.

 Jumlah total orang hilang kini mencapai 7.

000 orang, dengan jumlah perempuan dan anak di bawah umur setidaknya 70%.

 Sebanyak 117 anak telah terbunuh dan 724 lainnya terluka di Tepi Barat, tempat pasukan Israel rutin melakukan operasi kekerasan.

 Lebih dari 816.000 anak-anak di Palestina membutuhkan bantuan profesional "sebagai akibat dari invasi Israel, yang telah menyebabkan trauma psikologis dan menyebabkan kecemasan, ketakutan dan depresi," laporan tersebut menyoroti.ing.

 Biro Statistik memperkirakan jumlah anak di bawah umur Palestina akan mencapai 2.432.000 pada pertengahan tahun 2024, atau 43% dari total populasi.

 Berdasarkan sensus, sekitar 43.349 anak di Jalur Gaza saat ini menjadi yatim piatu atau hidup tanpa orang tua.

 Pada tahun 2020, jumlah anak tersebut sebanyak 26.349 jiwa.

 Pada tanggal 7 Oktober, kelompok bersenjata dari gerakan radikal Palestina Hamas, yang berbasis di Jalur Gaza, melancarkan invasi mendadak dari Gaza ke wilayah Israel, menewaskan banyak penduduk kibbutz Israel yang tinggal di dekat perbatasan Jalur Gaza.

 di Timur Tengah bangkit kembali.

 Lebih dari 200 warga Israel diculik, termasuk wanita, anak-anak dan orang tua.

 Hamas menggambarkan serangan itu sebagai respons terhadap tindakan keras agresif pemerintah Israel terhadap Masjid Al-Aqsa di Temple Mount di Kota Tua Yerusalem.

 Israel mengumumkan pengepungan total terhadap Jalur Gaza dan memulai operasi militer di sana.

 IDF juga menargetkan Lebanon dan beberapa wilayah Suriah sebagai pembalasan atas serangan dari wilayah tersebut.

 Bentrokan juga terjadi di Tepi Barat.

 EDITOR MUSTOPA

SUMBER https://tass-com.translate.goog/world/1771005?_x_tr_sl=en&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pto=tc
Share:

0 comments:

Post a Comment

Blog Archive